Skeleton System

Skeleton System
20.Bant


__ADS_3

Xanders yang masih melihat bawahannya yang masih menunduk didepannya hanya tersenyum melihat tingkah bawahannya


Xanders mulai berdiri lalu membuka zirah hitamnya dan memasukan nya di Inventory, dan mulai duduk di pinggiran kasurnya


"berdirilah, rasanya aneh melihat ke bawah terus". ucap xanders


"grrr"


bawahannya sebenarnya enggan berdiri didepan tuanya tapi untuk menghormati perintah Tuan nya dirinya mulai berdiri dengan rasa hormatnya


"Deepa kenapa twins Horns Ant bisa berubah penampilan nya?". tanya Xanders


[Baik master, twins Horns Ant sudah berevolusi ke tingkat menengah yaitu captain dan karena menjalin kontrak dengan master sebagai bawahannya membuat berbeda dari monster atau Beast lainnya]


"hemm, jadi karena dia sudah menjadi bawahanku ya, jadi apa semua Tamer itu sama?". tanya xanders


[Baik Master, jawabannya tidak karena job Tamer king anda sudah berevolusi ke tingkat menengah jadi 10x lipat melebihi Tamer biasa dan seseorang Tamer sekalipun hanya membuat hewan jadi patuh.


dan berkat dari Deepa membuat job anda lebih spesial]. ujar Deepa bangga


"hemm, jadi begitu benar-benar menarik". gumam Xanders dan mengangguk


sementara Twins Horns Ant yang melihat Tuan nya berbicara sendiri hanya bingung dan mulai bertanya-tanya dalam pikirannya.


"lalu tentang intelligence? apa dia mempunyai kecerdasan?". tanya xanders


[Baik master, itu benar semakin tinggi levelnya semakin tinggi kecerdasan nya dan di level 75 bawahan Master juga bisa mulai berbicara walaupun belum selancar manusia]


xanders yang mulai mendengar perkataan Deepa mulai tersenyum puas dan mulai melihat ke arah Twins Horns Ant


"jadi apa kamu ingin nama?". tanya xanders sambil melihat ke Twins Horns Ant


twins Horns Ant mulai menunduk ke bawah dan mengangguk kesenangan, sementara xanders mulai memegang dagunya dan mulai berpikir sejenak


"baiklah aku sudah menentukan nya, Sekarang namamu Bant, mengerti". ujar xanders.


seketika Bant mulai mengeluarkan cahaya hitam ditubuhnya dan mulai meredup, xanders juga sudah tahu karena sudah melihat Alcira dengan kejadian yang sama.


tapi Xanders terkejut saat merasakan mana nya diserap setelah memberikan nama ke Bant dan hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya.


Bant yang sudah diberikan nama oleh tuannya dirinya mulai merasa senang Bant lalu melihat ke arah xanders dengan hormat


"Tu..an". ujar Bant memanggil Xanders dengan terbata-bata


xanders yang mengetahui nya hanya terkejut dan mulai melihat ke arah Bant dan mulai melihat status nya.


[Nama : Bant


Ras. : Black Ant


Level. : 75


Rank : A- (72.000)


Class : captain


Element : Wind


Skill : Body Reinforcement, wind Slash (Berevolusi), Dimension gate.


Hp : 25.600


MP : 11.000


intelligence : 50]


Xanders hanya menggeleng kan kepalanya dan tersenyum kearah Bant yang masih melihat kearahnya didepannya


"pantas saja mana ku terserap habis". gumam Xanders dengan senyuman puasnya


tapi dia masih terheran karena Bant levelnya melebihi Alcira dengan cepat tetapi dia hanya berpikir kalau pertumbuhan Monster biasa dan Legendaris berbeda.


setelah selesai mengasih nama ke Bant xanders menyuruhnya untuk kembali ke dimensi ruangnya, lalu Xanders mulai mengeluarkan semua bahan-bahan yang dibelinya ke kasurnya


xanders mengeluarkan 130 besi platinum dan 70 Goldens dan 60 bunga matahari untuk membuat senjatanya dan obat tingkat menengah.


xanders mulai mengaktifkan job Blacksmit nya dan muncul kuali dan bola hitam didepan nya, xanders mulai memasukan semua bahan besi ke kuali untuk meleburkannya.


setelah menunggu beberapa menit kemudian menaruh nya ke bola hitam dan mulai terserap, lalu xanders mulai membayangkan sekitar 200 pedang dan tombak


dengan membayangkan 100 tombak berwarna perak ke emasan dan 100 pedang perak keemasan dengan ukiran pedang panjang dan digagang yang melengkung seperti tanduk domba.


untuk tombak dirinya membayangkan tombak panjang kuat dan ukiran di tubuhnya dengan garis lurus-lurus dan ujung tombaknya sangat runcing dan tajam.


dan setelah selesai membuat senjata dirinya mulai membuat Potion Mana karna untuk Hp tubuhnya bisa beregenerasi jadi tidak perlu,


Xanders membuat 30 Potion tingkat menengah dan mulai menyimpan senjata dan Potion nya ke Inventory nya

__ADS_1


setelah menyelesaikan pembuatan semalaman tubuh xanders sudah lemas karena memakan hampir semua mananya


dia mulai merebahkan ke kasur dan memejamkan matanya dan seketika dia mengingat ada janji besok pagi. ke mansion Lord kota, untuk makan bersama


sebelumnya Atian mengundang xanders makan bersama saat Kurt mengenalkan ke Atian di saat pembicaraannya tadi siang


...


xanders mulai tertidur pulas dikasur besarnya, malam telah berlalu cepat dan pagi pun telah tiba matahari mulai menyinari disetiap kamar xanders yang masih tertidur


dirinya mulai merasakan matanya kesilauan dan mulai membuka matanya perlahan, setelah bangun dirinya meregangkan tubuhnya dan menuju kamar mandi untuk mencuci wajahnya


Xanders mulai kembali duduk dan melihat ke langit-langit kamar nya dengan lamunannya


"Status". gumam Xanders


Status


[ Nama : Xanders de Ramst


Ras : Half Immortal


Level : 67.


Umur : 101 tahun


Job (pekerjaan) : alchemist, Blacksmit, Tamer King, Sword King


Class. : Sword Mage, Assassin.


Title (gelar) : ``Seseorang yang diakui oleh System`` `` Monster Slayer``, Warisan (Lock)


"Mahluk yang mendapat hak istimewa"


Skill : LifeEater (UniQ skill),


Create Undead (Skeleton Knight),


Dragon Eye (UniQ skill)


sword Magic (dark sword, spear), (flame),


Parasite,


Body Reinforcement (Mana Armor)


Give and take (UniQ skill).


Zone (Al Element).


Dimension Gate


skill passif : Resistance, haste, Extra Regenerasi, (aura)


experience (Pengalaman) : Sword Master, Spear master.


INT : 217.


STR : 224.


VIT : 217.


AGT : 222.


LUC : 203.


HP : 28.500


MP/MANA : 11.200.


Inventory : Normal Sword, Normal Spear , 4 (Box Quest), 3.197 Gold, Golden of Darkness (Epic Armor), 100 sword art, 100 spear art, 30 Potion Mp.


[equipment :


Sword Eather (UniQ Sword).


Lost Night (Super Rare)


Familiar : Alcira (Lvl 71)


(Bawahan :


Bant (Lvl 75) {Captain} ].


setelah selesai memeriksa status nya dia mulai tersenyum dan bangkit dari kasur lalu menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.


setelah beberapa saat Xanders keluar dari kamar mandi dan menggunakan zirah lengkap hitam miliknya untuk mengahadiri undangan dari lord kota.

__ADS_1


dirinya berjalan menuju pintu kamar dan keluar dari kamar nya lalu menuruni tangga dan keluar dari penginapan menuju mansion lord Arsban


xanders yang mulai berjalan melihat dijalannan kota Arsban dan melihat banyak orang berjalan-jalan, membeli makanan dan minuman di kios jalan banyak juga para prajurit berlalu lalang untuk patroli.


setelah beberapa saat dirinya sudah berada didepan Mansion lord kota Arsban, bangunannya sangat megah dan indah diwarnai cat putih cerah dengan arsitektur seperti rumah Eropa dengan berlantai 2.


lalu Xanders mendekat ke mansion dengan zirah hitamnya, para prajurit penjaga gerbang memakai zirah perak lengkap dengan tombak panjang disertai perisai bundarnya mulai menyilangkan tombak panjangnya ke gerbang


"jangan mendekat, dilarang mendekati mansion tuan kota tanpa memiliki kepentingan dan ijin". tegas prajurit.


"aku Xanders kemarin tuan Atian mengundang ku untuk makan bersama". ucap xanders datar


"Tunggu sebentar". ujar prajurit


para prajurit mulai melihat satu sama lain lalu mengangguk dan salah satu prajurit mulai menuju mansion untuk menyampaikan bahwa tamunya sudah datang


saat memasuki mansion Atian sedang duduk di meja makan bersama keluarganya disertai keluarga Kurt.


"tuan Tamu Anda tuan Xanders sudah berada di depan gerbang". ucap prajurit


"tolong suruh dia masuk". ucap Atian tersenyum.


"Baik tuan". jawab prajurit


"akhirnya datang juga, benarkan Carla haha". ucap Kurt sembari melihat Carla.


Carla yang mendengar ucapan ayahnya wajahnya mulai memerah dan memalingkan wajahnya dan semua orang disana hanya tertawa kecil kecuali adiknya Re yang memiring kan kepalanya


setelah prajurit kembali dan menyuruh masuk, xanders hanya mengangguk dan berjalan menuju tempat Atian mengikuti prajurit saat sudah sampai disana xanders mulai membuka pintu dan memasuki nya.


semua orang yang duduk di meja makan mulai melihat ke arah Xanders dan menyuruh duduk di bangku yang kosong xanders hanya mengangguk dan duduk di bangku.


"terimakasih sudah datang keundangan ku Tuan xanders". ucap Atian tersenyum


"ah tidak, saya seharusnya yang berterima kasih ke anda dan juga panggil saya xanders saja". jawab


xanders


"baiklah kalau begitu panggil saya dengan paman atian saja seperti anda mengundang Kurt, xanders". ucap Atian melihat kearah Kurt


"baiklah paman". jawab xanders datar.


Atian hanya tersenyum dan mengangguk lalu menyuruh semua orang untuk memakan jamuan yang sudah disediakan oleh pelayan rumahnya


semua orang mulai makan bersama tetapi sebelumnya juga melihat ke arah Xanders yang masih memakai zirah lengkap hitam miliknya.


"xanders apa kamu mau memakan tanpa membuka zirah?". ucap Kurt.


xanders hanya bingung dan mulai memegang zirah atasnya, lalu hanya terkejut


"ah maaf, saya tidak sadar kalau memakai zirah". ujar xanders sembari membuka zirah bagian kepalanya.


semua orang mulai tertawa kecil lalu membukakan matanya karena melihat seorang didalam Zirahnya seorang pemuda dengan paras tampan dan mata yang merah serta aura dingin nya.


kecuali kurt dan Carla yang sudah melihat tampang Xanders dengan wajah tersenyum sementara Carla wajahnya berubah merah kembali.


"sepertinya aku pernah merasakan hal yang sama (Dejavu) haha". ujar dalam hati Kurt


Olivia juga tampak terkejut saat melihat Xanders membuka Zirahnya dan wajahnya mulai memerah tapi melihat Carla yang tersenyum membuat dirinya menggeleng kan kepalanya.


setelah itu semua orang mulai menyantap makanan yang sudah disediakan oleh Atian, beberapa saat kemudian makanan sudah habis tak tersisa.


Xanders yang juga sudah menyelesaikan makanan nya mulai berdiri dan membuka pembicaraan


"Untuk makanan nya terimakasih dan ini enak Paman, dan sebelumnya minta maaf saya ada keperluan di toko paman wargon". ucap xanders sambil berdiri


"begitu ya, huh sayang sekali padahal aku ingin berbincang-bincang tentang dirimu, tapi baiklah itu bisa lain kali". jawab atian mendengus dan tersenyum.


xanders mulai memberi hormat dan menuju pintu keluar lalu mulai keluar mansion sembari menggunakan zirah atasnya


"xa..Xanders!". teriak seorang wanita


Xanders berhenti dan menoleh ke arah suara yang memanggil nya


"ada apa Carla?". ucap xanders. Carla yang berjalan menuju ke tempat Xanders.


"i..itu a..pa se..setelah selesai urusan a..apa kamu a..ada Wak..waktu?". ucap Carla menunduk dengan wajah sangat merah.


Xanders yang melihat tingkah Carla hanya bingung dan berpikir "ada apa dengannya".


"tidak ada" ucap Xanders


apa kamu mau ikut ke tempat paman wargon?". lanjut xanders mengajak carla.


Carla yang diajak xanders wajahnya lebih merah dan mengangguk, xanders yang melihat Carla berpikir bahwa Carla juga mau melihat-lihat pedang atau semacamnya.


"ikuti aku". ucap xanders sembari berjalan dan diikuti Carla dibelakang nya

__ADS_1


setelah beberapa saat kemudian xanders sudah sampai ke tempat toko paman wargon.


__ADS_2