Skeleton System

Skeleton System
35.Bertemu rombongan pedagang


__ADS_3

"whus whus" (suara langkah kaki)


"grrrr"


"tuanku saya sudah menangkap para monster yang anda perintahkan". ucap Bant sembari membawa beberapa Monster.


"kerja bagus, jadi ini monster serigala abu-abu tak kusangka tubuhnya lebih besar melebihi rumornya" jawab xanders sambil mengamati Monster yang dibawa Bant.


"terimakasih atas pujiannya tuan". jawab Bant yang merasa sangat senang dipuji oleh tuannya.


Xanders lalu memegang satu persatu kepala monster serigala abu-abu tersebut dan dirinya lalu menggunakan job Tamer miliknya untuk membuat nya menjadi bawahannya.


"Tamer". gumam Xanders


seketika para serigala tersebut berubah menjadi penurut dan jinak matanya yang berwarna abu-abu sekarang menjadi warna emas terang.


"auuu"


ada sekitar lima serigala abu-abu sekarang menjadi bawahan Xanders, dirinya mulai tersenyum kearah para serigala tersebut.


"sekarang kita lihat bagaimana status milik serigala ini". ucap xanders.


[Nama : --


Ras. : grey wolf


Level. : 21


Rank : D (2.500)


Class : Normal


Element : -----


Skill : ------


Hp : 3.100


MP : 1.100


intelligence : 10]


"hm lumayan tapi sayang sekali kekuatan masih belum kuat". gumam Xanders.


"masuk lah kebayangan ku". ucap xanders kepada para serigala tersebut.


"auuu"


sebelumnya Xanders yang telah meninggalkan kota Arsban saat awal perjalanannya dirinya melihat para gerombolan serigala yang berhasil keluar dari hutan untuk berburu.


lalu xanders mulai berpikir untuk menjadi kan para serigala tersebut untuk menjadi kan bawahan nya lalu menyuruh Bant untuk menangkap para serigala itu.


.....


waktu berlalu sangat cepat sekarang sudah pada tengah malam, sekarang Xanders ada di tengah hutan untuk bermalam disana.


dirinya sekarang berada di atas pohon yang tinggi dan bersenderan diranting pohon yang besar, Xanders mulai melihat kearah langit dan melihat bulan dan bintang yang menghiasi malam yang gelap.


ditengah hutan xanders hanya mendengar suara dari para serangga dan Auman para serigala, dirinya hanya terus melihat kearah langit dan mulai tersenyum dengan sendirinya.

__ADS_1


"aku tidak tau kenapa, aku suka sekali memandangi langit malam". gumam Xanders.


"apakah tuan tidak apa-apa?". tanya Bant dari balik bayangan.


"ah tidak apa-apa, aku hanya sedikit lelah". jawab xanders yang menjawab pertanyaan Bant.


"tuan beristirahatlah saya dan para bawahan tuan akan melindungi tuan dari balik bayangan tuan". ujar Bant.


"untuk pertamakali nya hamba setuju dengan ucapan semut itu rajaku". sambung Erobos.


xanders lalu hanya tersenyum dari dalam topengnya dan mulai merasakan kelelahan dimatanya, perlahan-lahan mata xanders Mulai tertutup dan tertidur pulas.


Xanders sekarang tidur diatas pohon dengan disinari oleh cahaya bulan yang indah.


(Xanders lupa mencopot topeng nya saat tidur)


malam hari telah berlalu pagi hari pun telah tiba matahari mulai menaik keatas dan menyinari belahan bumi xanders juga ikut terbangun karena sinar matahari menyinari matanya.


saat xanders membuka matanya dirinya terkejut banyak sekali darah dan mayat dari burung dibawah pohon miliknya tertidur.


"apa yang terjadi?". tanya xanders yang masih bingung dengan situasi nya.


"tuan tidak perlu khawatir para burung itu mencoba mendekati tuan untuk menyerang tuan jadi saya membereskan setiap burung yang mendekat tuan". jawab Bant dari balik bayangan nya.


"be..begitu ke..kerja bagus". ucap xanders gugup, sementara Bant yang dipuji tuannya merasakan senang dan bahagia telah melindungi tuan nya.


"sepertinya aku harus mengajari nya apa itu kebaikan dan kejahatan, walaupun aku sebenarnya juga hanya sedikit mengetahui nya". gumam Xanders


setelah bangun dirinya lalu bangkit dan mencari sebuah danau untuk membersihkan tubuhnya, xanders lalu menemukan sebuah danau ditempat ujung hutan, danau tersebut bisa dibilang besar.


besar danau tersebut seperti setengah lapangan sepakbola, xanders lalu mulai mandi didanau tersebut, xanders sekarang terlihat sangat indah dengan paras yang tampan dan mempesona yang sedang mandi tersebut.


xanders bisa membuat para wanita yang melihat nya menjadi tergila-gila dengan nya.


"huh menyegarkan". ujar Xanders yang sedang menghirup dan merasakan yang namanya kebebasan.


setelah selesai berpakaian dirinya mulai memakai topeng miliknya dan mulai melanjutkan perjalanan nya menuju kota besar Burnei.


ditengah perjalanan Xanders melihat rombongan para pedagang yang masih berjalan dirute yang sama yaitu menuju kota Burnei.


xanders lalu menghampiri para rombongan para pedagang, disana para penjaga rombongan mulai bersiaga kepada xanders lalu mulai mengeluarkan senjata mereka dan mengarahkan kearah Xanders.


"siapa kau?!". teriak salah satu penjaga.


"tenang saja aku hanya seorang pengembara yang ingin menuju kota selanjutnya". ucap xanders yang mengangkat tangannya keatas.


"apa tujuan anda kekota besar Burnei tuan pengembara?". ucap salah satu pedagang.


"tuan berhati-hati lah dia bisa seorang bandit yang menyamar menjadi seorang pengembara!". ucap penjaga.


"apa aku memang terlihat mencurigakan ya?". jawab Xanders dengan basa basi.


"itu sudah jelaslah lihatlah sekarang kau yang sedang memakai topeng untuk menutupi wajahmu!". ucap penjaga.


"aku benar-benar lupa kalau aku sekarang memakai topeng". gumam Xanders.


"ah maaf, tapi aku tidak bisa menunjukkan identitas ku karena suatu alasan, aku hanya ingin bergabung saja dengan para rombongan anda,


terlebih lagi tujuan kita sama bagaimana?". jawab xanders.

__ADS_1


"walau kita membawa mu apa manfaat untuk kita tuan bertopeng?". sambung pedagang yang keluar dari kereta kudanya.


"tuan tolong hati-". ucap penjaga yang dipotong pembicaraanya karena pedagang itu mulai mengangkat salah satu tangannya keatas.


"saya sebagai pedagang harus ada yang namanya keuntungan dan kerugian lalu masalah untuk membawa anda,


apa yang bisa kami dapatkan dari anda tuan bertopeng?". tanya pedagang tersebut dengan senyuman diwajahnya.


"berani sekali manusia rendahan itu! bukannya mereka berterimakasih dan bersujud kepada tuan karena sudah mengijinkan nya untuk bergabung,


dan sekarang meminta untuk mendapatkan sesuatu dari tuan, apa saya bisa membunuh para manusia rendahan itu tuanku?!". ujar Bant dari balik bayangan xanders.


"tenanglah Bant, mereka bertanya dengan baik-baik jadi kita juga harus menjawab nya dengan baik juga". jawab xanders kepada Bant.


"tuan tapi-".


"haha semut otak mu memang sangat dangkal ya?". ucap Erobos yang memotong pembicaraan Bant.


setelah itu Bant dan Erobos seperti biasa mereka bertarung di ruang bayangan milik Xanders, sementara dirinya hanya menggeleng kan kepalanya saja


"kau, kenapa kau diam saja, segera jawab pertanyaan tuan besar!". teriak penjaga.


"ah maaf kan saya para serangg- tidak maksud saya para tuan-tuan sekalian". jawab xanders yang raut wajahnya sedikit marah dibalik topeng nya


"baiklah untuk keuntungan nya saya juga bisa sedikit membantu untuk menjaga rombongan anda bisa dibilang saya juga sedikit bisa untuk bertempur.


untuk kerugian nya anda hanya memberikan saya tempat untuk bergabung dengan anda Bagaimana? tidak buruk bukan?". jelas xanders kepada pedagang panjang lebar.


"hahaha anda benar-benar menarik, baiklah saya izinkan untuk bergabung tuan bertopeng". jawab pedagang.


"tapi tuan ini--".


"diamlah ikuti saja perintah ku". ucap pedagang tersebut yang memotong pembicaraan penjaga nya, setelah itu penjaga nya hanya menunduk dan meminta maaf kepada atasannya.


"terimakasih tuan, ijinkan saya memperkenalkan diri saya adalah Anders (nama samaran) seperti yang saya bilang tadi saya adalah,


seorang pengembara senang bertemu dengan tuan". ucap xanders sambil memberikan kesan pertama yaitu hormat.


"hmm itu bukanya gerakan hormat dari khas bangsawan dari kerajaan ya? orang bertopeng itu benar-benar menarik" gumam pedagang tersebut


"ohh maafkan saya yang tidak sopan ini, saya juga akan memperkenal diri, perkenalkan saya adalah seorang pedagang Kerajaan Barsoom nama saya Nias meint senang bertemu dengan Anda tuan Anders". balas Nias yang juga memberikan hormat kepada Xanders.


"ah jangan dipikirkan tuan Nimas haha". ucap xanders sambil tertawa canggung.


"maaf tuan Anders nama saya Nias bukan Nimas haha". jawab Nias dengan nada sedikit marah.


"oh maafkan saya yang tidak sopan ini tuan ni........nim- ah maksud saya tuan nias". ucap xanders sebenarnya sebelum nya Eroboslah yang memberitahu pada xanders nama Nias tersebut.


"rajaku jangan sampai anda lupa dengan nama seseorang itu bisa membuat reputasi Anda sebagai raja berkurang rajaku". ucap Erobos dari telepati.


"ba..baiklah akan kuingat". jawab xanders kepada Erobos.


"baru pertama kali ini nama ku bahkan tidak bisa disebut kan dengan jelas hah benar-benar orang yang sangat pelupa". gumam Nias.


lalu setelah itu Nias mempersilahkan xanders untuk bergabung dengan para rombongan pedagang miliknya dan memulai perjalanan bersama mereka menuju kota besar Burnei.


...---------•-------...


sampe sini dulu ye

__ADS_1


__ADS_2