
[Ting! selamat anda telah berhasil menyelesaikan quest!]
[Ting! anda mendapatkan hadiah sebesar 5.000 koin emas]
setelah menyelesaikan quest tersebut Xanders mendapatkan sekitar lima ribu koin emas yang sudah tersimpan langsung di Inventory miliknya, dirinya hanya tersenyum puas karena sudah menyelesaikan quest itu.
dan dirinya juga sudah selesai menjinakkan satu monster tingkat commander serta empat monster tingkat Captain, setelah itu Xanders mulai beranjak pergi meninggalkan tempat hutan itu dimana dirinya bertarung sebelumnya dan menuju tempat rombongan pedagang lainnya.
sementara gorat serta empat monster goblin tingkat Captain Xanders menamai mereka berempat dengan sebutan no 1 no 2 no 3 no 4 entah kenapa dirinya bingung mau menamai mereka bagaimana jadi akhirnya dirinya memutuskan dengan angka jumlahnya. Xanders lalu menyuruh mereka berlima untuk pergi memasuki ruang bayangannya untuk tidak membuat panik lainnya.
...
beberapa saat kemudian dirinya sudah keluar dari hutan dan dirinya sekarang terlihat berada di depan perkemahan yang lumayan besar suasana disana terlihat sangat damai seakan pertempuran melawan monster sebelumnya tidak pernah terjadi, Xanders lalu mulai berjalan menuju ketempat sebuah gerbang kayu yang lumayan besar tetapi tidak kokoh dan masih berantakan seperti baru saja dibuat dengan tergesa-gesa.
disana, digerbang kayu itu terlihat ada sekitar tiga orang manusia yang sedang berjaga berdiri didepan gerbang kayu tersebut, para penjaga itu dengan wajah garang nya terlihat menggunakan sebuah perlengkapan zirah armor yang terbuat dari kulit monster untuk menutupi badannya sementara itu dibagian atas kepala mereka terdapat sebuah kain yang melingkari dan menutupi sebagian atas kepala mereka untuk bagian kakinya mereka hanya terlihat menggunakan celana yang panjang biasa.
tak lupa juga ditangan kanan mereka membawa sebuah senjata berupa tombak panjang yang ujungnya tajam dan tangan kirinya membawa sebuah perisai yang lumayan besar dan lebar sampai menutupi tangan para penjaga itu.
para penjaga itu mulai melihat kearah Xanders yang sedang berjalan menuju ketempat mereka lebih tepatnya kearah gerbang tersebut, para penjaga mulai menyilangkan tombak panjang mereka dan mulai bertanya kepada xanders.
"siapa anda? ada perlu apa kesini?!". tanyanya.
xanders yang mendengar itu mulai berhenti dan mulai menjawab pertanyaan para penjaga dengan nada sopannya.
"saya xanders saya seorang pengembara dan saat perjalanan saya bergabung bersama dengan kelompok rombongan pedagang tuan Nias lalu terpisah saat Serangan monster tadi, apa saya bisa bertemu dengan tuan Nias ?". jawabnya.
para kedua penjaga itu mulai mengerutkan keningnya dan mulai melihat kearah satu sama lain dan berkata kepada Xanders.
"untuk sekarang tuan besar sedang tidak bisa ditemui, jadi sebelum itu tolong menunggu dipos sebelah situ untuk pengecekan lalu setelah itu anda bisa memasuki daerah perkemahan". ujarnya dengan menunjukan sebuah tempat yang lumayan besar.
Xanders lalu mulai melihat kearah yang ditunjuk oleh para penjaga, lalu dirinya menjawab ucapan para penjaga itu dengan mengangguk dan mulai berjalan meninggalkan penjaga gerbang.
__ADS_1
tetapi disaat bersamaan salah satu dari tiga penjaga itu mulai melebarkan matanya dan berteriak kepada xanders yang perlahan lahan akan menghilang.
"tu-tuan tolong tunggu sebentar!". teriak kerasnya.
kedua penjaga tersebut mulai bingung melihat penjaga sebelahnya yang berteriak mereka berdua lalu mulai bertanya kepada nya.
"kenapa kau berteriak keras ha?!". tanya salah satu penjaga dengan nada tinggi.
"aku baru saja mengingat wajah orang itu, dia adalah salah satu tamu tuan besar bodoh!". jawabnya dengan nada tinggi juga
seketika kedua penjaga tersebut mulai melebarkan matanya terkejut lalu wajahnya mulai terlihat memucat dan mulai berbicara keras kepada penjaga itu
"kenapa kau tidak bilang dari tadi juga bodoh!". teriak salah satu penjaga itu.
"akukan sudah bilang aku barusan saja mengingat wajah nya!". jawab penjaga tadi.
xanders lalu yang mendengar itu mulai membalikkan badannya dan menuju kembali kearah penjaga itu dan mulai memiringkan kepalanya seraya berkata.
"i-itu maaf tuan, sekarang tuan bisa langsung masuk ke perkemahan tanpa ketempat pengecekan, dan kata tuan tadi ingin bertemu tuan besar bukan? jadi apa perlu kita antar sampai ke tempat tuan besar?". jawab salah satu penjaga dengan nada Gugup.
Xanders yang mendengar ucapan penjaga itu hanya bingung tetapi dirinya berpikir tidak masalah, malahan itu lebih baik dan cepat untuk memasuki perkemahan, setelah itu dirinya lalu mulai berkata
"baiklah, kalau begitu tolong antarakan saya ketempat tuan Nias". ujarnya dengan sopan.
salah satu penjaga mulai menjawabnya dengan anggukan, setelah itu mereka membuka gerbang kayu tersebut perlahan-lahan, saat gerbang kayu itu terbuka lebar, penjaga itu mulai mempersilahkannya untuk masuk dan mengikuti nya, setelah itu Xanders mulai berjalan pelan serta mengikuti penjaga yang ada didepannya menunjukkan jalannya tersebut.
Xanders hanya sedikit terkejut dengan pemandangan didalam perkemahan itu yang banyak sekali Tenda yang sangat menarik terpasang dimana-mana, dan mulai teringat saat dirinya memulai perjalanan pertama nya ke kota Arsban.
disana terlihat tenda-tenda yang berbagai macam warna terpasang ditanah dan disetiap tenda itu terdapat juga sebuah lampu sihir berwarna putih cerah yang sangat indah dan terang yang mana menghiasi gelapnya langit malam, para orang-orang juga berlalu lalang memasuki tenda satu ketenda lainnya disertai juga suara canda tawa dari orang-orang itu, para prajurit juga terus berjaga atau berpatroli mengelilingi semua tenda untuk keamanan.
selang beberapa saat Xanders berjalan mengikuti penjaga itu, xanders sudah berada didepan tenda yang luas dan besar didepan tenda tersebut juga dijaga oleh seorang penjaga yang terlihat sangat kuat.
__ADS_1
"tuan disini adalah tempat tenda milik tuan besar, untuk memasuki nya tuan bisa meminta ijin terlebih dahulu oleh para petualang di tenda sebelah situ". ujarnya sembari menunjukkan tenda tersebut.
"terimakasih". jawab xanders singkat lalu mulai berjalan menuju tempat Tenda petualang itu.
setelah berjalan beberapa langkah dirinya membuka tirai tenda itu lalu mulai memasuki tenda tersebut disana terlihat ada sekitar tujuh orang petualang yang sedang tertawa-tawa dan juga ada juga yang minum-minum.
xanders lalu mulai mengedarkan pandangannya untuk mencari salah satu Petualang yang dikenalnya untuk meminta ijin memasuki tenda Nias, tetapi setelah mengedarkan pandangannya ke segala arah dirinya tidak menemukan salah satu pun orang yang dikenali nya
"dimana Emily? dan juga aku dari tadi tidak bisa menghubungi Bant dengan telepatinya apa terjadi sesuatu ditempat Nias sebelumnya?". gumam Xanders.
lalu ada salah satu Petualang pria yang melihat kearah Xanders dia lalu mulai berjalan menuju kearah Xanders lalu bertanya kepada nya
"teman ada tujuan apa kesini?". ucapnya dengan nada pelan tetapi berkesan sopan.
Xanders lalu mulai meliht kearah petualang tersebut dan berkata
"maaf, apa kamu tau seorang petualang yang bernama Emily? saya sedang mencari nya". jawabnya dengan nada sopan.
seorang petualang itu terkejut karena mendengar ucapan kata 'Emily' dan mulai berbicara
"kalau teman sedang mencari nona Emily teman bisa berjalan disana ditempat tenda pengobatan". ujarnya
"terimakasih". jawabnya.
setelah xanders menjawabnya dirinya langsung menuju ke tenda pengobatan tanpa memikirkan apapun dan tetapi firasat nya mengatakan tidak enak
"entah kenapa perasaan ku tidak nyaman". gumamnya.
...--------β’--------...
sampe sini dulu ye
__ADS_1
(untuk chapter ini ane hanya nulis sekitar 1040 Kate aje ane soalnye lagi sedikit idenyeππ)