
disaat Xanders mulai membuka pintu kereta kuda, disana terlihat para penjaga sedang bertarung habis-habisan melawan para monster dengan jumlah yang sangat banyak.
"groaarr"
"serang! tugas kita adalah melindungi para pedagang!". teriak penjaga.
"hutt" (suara tombak)
"jleb"
xanders yang melihat para penjaga menyerang para monster dengan sekuat tenaga dirinya mulai teringat saat perang melawan Undead.
"huh mau dimanapun selalu ada yang namanya perang". gumam Xanders
"kyak, groaarr"
saat Xanders masih melamun melihat kearah para penjaga, tiba-tiba ada sekitar tiga monster serigala yang melihat kearah Xanders lalu ketiga monster serigala itu mulai berlari menuju xanders yang sendirian.
Xanders yang menyadari niat membunuh para monster serigala yang diarahkan pada dirinya. dirinya lalu mulai melirik tajam kearah tiga monster serigala itu dan membuat tiga monster serigala yang menuju xanders langsung berhenti karena ketakutan karena melihat mata xanders.
"Ro..Ar"
"dug dug dug". (suara langkah kaki)
Xanders yang melihat tiga monster serigala ketakutan dirinya mulai berjalan perlahan menuju tiga monster serigala itu setelah beberapa langkah Xanders sudah sampai di depan tiga monster serigala itu.
"apa yang kalian takutkan? para anjing-anjing yang manis". ucap xanders sambil tersenyum dibalik topeng nya.
"ngiing" (suara benda yang ditarik dari Inventory)
Xanders lalu mulai mengeluarkan sebuah pedang dari Inventory nya dan mulai mengangkat pedang itu keatas dan menebaskan pedangnya kepada salah satu monster serigala itu.
"sring"
"zoorr" (suara darah)
kedua monster serigala itu yang melihat salah satu kawannya dibunuh membuat kedua serigala itu menjadi lebih takut padanya, sementara Xanders yang berhasil membunuh salah satu serigala itu mendadak mendapatkan sebuah quest.
[Ting! anda mendapatkan Quest.]
[buru atau bunuh sebanyak mungkin Monster ]
deskripsi : karena anda membunuh salah satu monster membuat anda memicu sebuah quest, segera selesaikan dan dapatkan hadiahnya
Batas waktu : 4 jam
[Hadiah : mendapatkan 5.000 koin emas .]
Xander yang melihat quest itu mulai tersenyum jahat dan mulai melihat kearah monster serigala itu, Xanders lalu langsung menebas dua kali kearah kedua serigala itu dan membuat kedua serigala itu mati sekejap.
"Deepa apa kau tau cara membunuh para monster itu dengan cepat?". ujar Xanders yang berhenti dan melihat-lihat sekitarnya
"terus Serang, jangan kalah". teriakan para penjaga.
"groaarr, argghh". teriakan para penjaga dan para monster
[Baik master, Master bisa menggunakan skill dengan skala area yang besar dan langsung memusnahkan seluruh para monster ]
__ADS_1
"benar juga, kenapa aku tidak memikirkan nya". jawab xanders.
[sebelum Master menggunakan skill area besar, Master bisa menggunakan Title Monster Slayer untuk meningkatkan 30% serangan pada para monster itu dan bisa membunuh sekaligus para monster yang berada di tingkat lanjut]
"monster slayer? apa itu aku baru mendengar nya". ujar xanders dalam hati.
"baiklah lakukan". ujar Xanders yang mulai bersiap-siap.
"sepertinya aku harus melihat status ku lebih teliti nanti disaat sudah tiba di kota Burnei". lanjut gumam Xanders
[Baik Master]
[Mengganti Title menjadi Monster Slayer]
[pergantian selesai, anda bisa meningkatkan 30% serangan pada ras monster apapun]
xanders yang mendengar suara Deepa, dirinya lalu mulai menancap pedang nya sword art kebawah tanah dan mulai tersenyum lebar dibalik topengnya.
"srug"
"Zone all element, flame Zone". ucap xanders pelan.
seketika semua tanah yang diarea milik Xanders berubah menjadi merah lalu perlahan lahan menjadi panas dan langsung mengeluarkan api dari tanah itu.
"brushh"
"a..api kenapa ada api!". teriak para penjaga yang mulai panik.
"arghhh pan..as, huh kenapa kita tidak terbakar?". bingung para penjaga itu, sementara para monster tingkat rendah dan lanjut yang terkena api itu langsung terbakar dan seketika tewas dalam hitungan detik.
sementara Monster tingkat menengah seperti Captain hanya merasakan panas dan langsung berlari menuju keluar area api itu.
"groaarr".
"sword aura" teriak ark
"wrusshh"
seketika pedang yang digunakan ark langsung dilapisi oleh aura pedang, dan dirinya mulai melesat kearah monster itu lalu menebasnya menjadi dua.
"cih tidak ada habisnya!". gumam ark.
"sring sring"
Jason yang berada disamping Ark mulai menebas para monster dengan mudah, Jason sudah membunuh para monster itu tetapi para monster terus menerus datang dimana membuat dia menjadi marah.
"sialan para monster ini! kenapa sangat banyak sekali!". teriak Jason kesal.
"Ark kita akan langsung menye-".
saat Jason ingin menyelesaikan pembicaraan tiba-tiba tanah disekitar nya menjadi berwarna merah dan beberapa detik kemudian mengeluarkan api yang mana langsung membunuh para monster semuanya.
"in..ini flame Zone? siapa yang menggunakan sihir ini, seharusnya sihir flame zone ada di tingkat petualang Mythiril dan menghabiskan banyak sekali mana". ujar Jason dalam hati dan mulai mencari pengguna skill itu.
sementara para tim Jason yang terkejut dan panik karena tiba-tiba ada api dibawah tanahnya lalu membuat mereka waspada.
Jason yang melihat para timnya yang panik dirinya lalu mulai menjelaskan tentang sihir flame zone ini kepada para timnya.
__ADS_1
"begitu, ini hebat bahkan langsung membunuh para monster sekaligus". ucap ark dengan kagum
"benar sekali apa yang kau katakan, tapi kita tidak tau siapa yang menggunakan sihir yang kuat ini". jawab Jason.
tim Jason lalu juga Mulai berpikir "siapa yang bisa menggunakan sihir yang kuat ini dan kenapa dia ada dirombongan ini dan kenapa kita tidak menyadari nya apa tuan Nias menyewa seorang knight?". itu yang dipikirkannya.
sementara di tempat pertarungan Xanders.
suasana hati xanders mulai merasa senang karena telah membasmi para monster sekaligus dan juga mendapatkan notif dari Deepa yang berhasil menaikkan level nya.
[level Up!]
[level Up!]
[level Up!]
[level Up!]
[level Up!]
"hehe walaupun hanya naik lima level untuk saat ini sangat penting". ujar Xanders dalam hati sembari tertawa kecil.
sementara didekat pertarungan xanders ada seorang wanita yang melihat xanders bertarung dia yang tak lain adalah Emily.
sebelumnya Emily yang berhasil menolong salah satu penjaga, dirinya segera bergegas ke para rombongan pedagang lainnya dan tak lupa juga membantu para penjaga melawan para monster.
disaat pertarungan melawan para monster Emily berhasil membunuh beberapa monster yang dilihatnya disaat bersamaan dirinya melihat dari kejauhan Anders(Xanders) yang sedang keluar dari kereta kuda.
"Anders?". gumam Emily yang melihat xanders dari kejauhan.
lalu disaat Anders keluar dari kereta kuda Anders tiba-tiba Anders ingin diserang oleh tiga monster serigala, Emily yang melihat Anders diserang tiga monster serigala tersebut dirinya mulai melesat cepat kearah Anders
"sial, aku harus menuju Kesana". ujar Emily.
Emily langsung menebas para monster yang berada didepannya dengan mudah dengan menggunakan senjata khas assassin nya yaitu kedua pisaunya yang lumayan panjang yang membuat beberapa monster terbelah menjadi dua bagian.
tetapi dirinya mulai berhenti saat melihat Anders berhasil membunuh tiga monster serigala itu dengan sekejap, disaat bersamaan Emily yang sedang berpikir tentang Anders dirinya tidak mengetahui nya kalau sudah dikelilingi para monster.
"groaarr".
"ah sial aku terlalu fokus melihat kearah Anders". gumam Emily yang tersadar dari lamunannya.
para monster yang mengelilingi Emily dan langsung maju menyerang Emily bersamaan karena para monster berpikir Mereka tidak bisa mengalahkan manusia wanita itu sendirian karena mereka melihat temannya di bunuh dengan mudah oleh manusia wanita itu para monster serigala mulai menyerang dengan cakar dan para goblin dengan pisau kecilnya.
"groaarr, kyakk".
Emily yang melihat dirinya terkepung Emily lalu berusaha untuk tenang dan mengambil posisi menyerang nya para monster serigala yang menyerang dengan kecepatan nya mulai menerkam Emily dengan cakar nya sementara Emily mulai menghindar kesamping lalu langsung menebas monster serigala itu dengan sekali serang.
dan para goblin yang mendekat juga langsung menyerang dengan pisau kecilnya Emily yang menyadari nya dirinya langsung menghindar lagi lalu menebas kearah leher goblin itu dan membuat kepala goblin itu terpotong rapi dan tewas.
Emily terus mengulang kembali serangan itu sampai dirinya sudah tidak sanggup lagi untuk bertarung, disaat bersamaan para monster yang melihat kesempatan langsung menyerang Emily bersamaan.
disaat itu tiba-tiba tanah disekitar nya berubah menjadi merah lalu perlahan lahan mengeluarkan api dan membunuh para monster yang menyerang Emily dalam sekejap.
"sihir ini..". gumam Emily yang terkejut dengan barusan yang terjadi.
...---------•-------...
__ADS_1
sampe sini dulu ye ane kehabisan kate-kate, sebelumnya maaf ye ane sudah baca cerita ini tapi entah kenapa ceritanye kaku🙏