
malam hari dimana bulan dan bintang bersinar terang. menghiasi langit malam, tepat di tengah hutan perbatasan kota besar Burnei, terlihat sosok bayangan yang sedang berlari dengan kecepatan tinggi dan hanya terlihat seperti sebuah bayangan hitam saja yang sedang menuju ke tempat perkemahan.
"whossh"
"whossh"
"whossh"
"dug dug dug" (suara langkah kaki)
"tuan saya membawa hadiah untuk tuan". ujarnya dengan nada senang sembari berlari
...
sementara itu di perkemahan, tepatnya di dalam perkemahan di sebuah tenda yang lumayan besar.
di dalam tenda tersebut terdapat sebuah ruangan luas dan rapi serta disana terlihat ada kedua orang yang sedang berbincang-bincang, ya dia yang tidak lain adalah Xanders serta Nias yang sedang menjelaskan sistem kerajaan.
...~...
dikerajaan Barsoom terdapat sebuah sistem yang mana kekuarga atau seseorang yang mempunyai kekuasaan dan kekuatan besar maka mereka akan menjadi bantuan besar bagi kerajaan. dan dari semua bantuan tersebut ada salah satu bantuan utama dari kerajaan Barsoom, sebelumnya terdapat tiga bantuan besar dari kerajaan Barsoom dan sekarang ketiga bantuan tersebut digabungkan menjadi satu oleh raja sebelumnya karena terjadinya banyak sekali konflik yang sepele dari ketiganya itu, raja sebelumnya memutuskan untuk menyatukan ketiga bantuan tersebut karena raja adallbar tidak mau terjadi sebuah konflik lagi dikerajaan nya. bantuan utama kerajaan Barsoom yaitu bernama pilar utama.
pilar utama biasanya mereka memberikan dukungan pertama kali bagi kerajaan. pilar utama selalu memberi bantuan kepada kerajaan dalam keadaan normal maupun bahaya sekalipun. dan di dalam pilar utama tersebut beranggotakan tiga anggota yang mengikutinya dari sekian banyak bantuan lainnya, ketiga anggota itu yaitu
pertama Keluarga Kerajaan, di kerajaan Barsoom memiliki dua anggota keluarga kerajaan yaitu keluarga yang bernama Charlotte dan keluarga kerajaan yang sekarang yang menduduki jabatan sebagai raja yaitu keluarga kerajaan adallbar.
yang kedua Yaitu bangsawan besar seperti Duke di kerajaan Barsoom status bangsawan duke hanya dimiliki oleh tiga orang saja yaitu duke Stanford, Raffles, Hogwarts
dan yang ketiga Yaitu seorang Pedagang besar seperti contoh nya Nias dan masih ada dua lainnya,
dari semua nya pilar utama memiliki fungsi bantuan nya masing-masing seperti keluarga kerajaan yaitu memberikan dukungan sepenuhnya kepada kerajaan dari prajurit kerajaan dan lainnya.
lalu bangsawan mereka memberikan dukungan dari pasukan atau prajurit yang dibuat oleh bangsawan itu dan lain sebagainya .
untuk pedagang mereka memberikan dukungan senjata serta pasokan makanan dan lain sebagainya.
note:
tingkat bangsawan di kerajaan Barsoom dan lainnya.
-King dan Queen
-Royal family
-Prince/princess
-Duke
-Marquess
-Count-Earl
-Viscount
-Baron
-Knight
-Lord
tingkat pedagang di kerajaan Barsoom dan lainnya
__ADS_1
-pedagang besar
-pedagang tinggi
-pedagang menengah
-pedagang biasa
...~...
...(ini ane sedikit bingung, jadi kalo ada kesalahan tolong dimaklumi hehe dan kalau bisa sarannya ye di komentar ntar ane revisi๐๐)...
kembali ke cerita~
xanders yang mendengar penjelasan tentang sistem kerajaan Barsoom dari Nias, dirinya sesekali menganggukkan kepalanya dan sesekali bertanya kepada Nias, Nias pun juga ikut menjawab semua pertanyaan yang dilontarkan oleh xanders.
setelah Nias selesai menjelaskan semuanya, Nias mulai berdiri dan berjalan menuju sebuah jendela tenda yang berbentuk kotak, dengan kedua tangannya ditaruh dibelakangnya seperti posisi beristirahat.
setelah itu Nias mulai membuka jendela tersebut, dirinya pun mulai memandangi luaran jendela dengan matanya yang berwarna biru itu, dan Nias pun mulai berkata.
"damai sekali". ucapnya.
sementara itu Xanders mendengar ucapan Nias barusan dirinya pun mulai mengedarkan pandangannya kepada Nias dan menjawab perkataan tadi.
"damai? jangan bercanda tuan nias, didunia ini belum ada yang namanya kedamaian, walau pun ada tetapi hanya sesaat dan setelah itu kedamaian itu akan pergi menghilang lagi entah kemana". jawabnya.
Nias yang mendengar jawaban dari mulut xanders sendiri pun hanya tersenyum kecut, dirinya pun lalu mulai membalikkan badannya dan berjalan kembali menuju ke kursi miliknya lalu menduduki nya.
setelah itu Nias mulai mengambil sesuatu dari laci meja miliknya, dan setelah itu Nias mulai mengeluarkan kertas berwarna putih dan terlihat banyak sekali tulisan di kertas itu dan menaruhnya dimeja lalu menyodorkan kertas itu kearah xanders dan berkata.
"Tuan Anders, apakah anda ingin bekerjasama dengan saya?". ucapnya dengan senyuman diwajahnya.
"kerjasama? maksud anda kerjasama bagaimana tuan Nias ?". jawabnya
Nias pun lalu mulai menghela nafas nya dan kembali berkata
"saya sebelumnya mendengar rumor tentang tuan Andres kalau anda sangat kuat bahkan bisa bertarung bersama dengan petualang rank Gold seperti nona Emily dan Jason dan kalian bertiga juga berhasil mengalahkan monster tingkat tinggi dihutan sebelumnya"
xanders yang mendengar itu pun tersenyum dari balik topeng nya dan bergumam "dari sekian banyaknya basa basi akhirnya Manusia ini masuk dalam perangkap juga"
"dan sepertinya anda juga sangat cerdas serta tenang menghadapi situasi bahaya sekalipun, jadi saya ingin bekerjasama dengan anda untuk menjaga keselamatan saya sampai kota besar Burnei.. tenang saja setelah tugas itu selesai saya- tidak semua pedagang besar Nias tetap akan bekerjasama dengan anda dan selalu membantu Anda seterusnya, bagaimana tuan Anders?" ujarnya dengan wajah tersenyum.
pasti orang lain yang mendengar tawaran ini terlihat sangat menggiurkan terlebih lagi dari seorang pedagang besar dari kerajaan, itu pasti bisa membuat seseorang langsung menjadi kaya raya dan hidup nyaman tetapi untuk Xanders dia sudah menebaknya sebelumnya karena ini yang sedang dia rencanakan.
xanders yang mendengar itu pun tersenyum puas, dirinya lalu berbasa basi dengan memegang dagunya dan seolah-olah dirinya sedang berpikir.
"tidak buruk juga, tuan Nias. saya akan menerima kerjasama tersebut tetapi saya masih ada beberapa syarat?". tanyanya dengan nada serius.
Nias pun mulai menaikkan alisnya "seperti yang diharapkan dari tuan Andres, menarik!". gumamnya
lalu Nias mulai menjawab pertanyaan xanders.
"baiklah katakan saja tuan Anders, kalau syarat itu masih bisa saya tangani saya akan langsung menujuinya". jawabnya.
xanders lalu mengangguk kan kepalanya dan berkata.
"tenang saja tuan Nias ini tidak terlalu sulit, yang pertama saya ingin semua informasi tentang organisasi Blackhat entah itu baru maupun lama.
kedua saya ingin pedagang besar Nias ini bekerjasama dengan desa Kuroi dan kota Arsban.
ketiga saya ingin anda merekomendasikan saya untuk memasuki guild petualang dikota besar Burnei dan membuat rank saya setinggi mungkin.
__ADS_1
itu saja syarat dari saya, bagaimana mudah bukan?". ujarnya dengan senyum lebar dibalik topeng nya.
Nias yang mendengar syarat-syarat dari xanders pun, mulai melebarkan matanya, dan menjatuhkan rahangnya tidak percaya, bagaimana tidak karena Nias hanya ingin xanders mengawalnya saja tetapi syarat-syarat yang harus diterima nya sangat sulit dan dia pun berkata ini mudah, jangan bercanda itu yang dipikirkannya.
"ini.. kalau dengan syarat anda yang kedua dan ketiga saya masih bisa menerima nya dengan mudah, tetapi syarat kesatu itu.. terlalu sulit" jawabnya dengan terlihat senyum terpaksa diwajahnya.
xanders yang mendengar jawaban Nias lalu menganggukkan kepalanya dan kembali berkata
"saya tahu itu, tetapi dengan koneksi-koneksi milik anda sebagai pedagang dan juga kerjasama anda dengan anggota kerajaan, apa bagi tuan nias seorang pedagang besar yang terhormat hanya mencari sebuah informasi Blackhat bukannya terlalu mudah?" ucapnya dengan nada memaksa dan seperti meremehkan.
Nias yang mendengar ucapan xanders pun tidak sadar mengeluarkan urat di daerah keningnya, Nias ingin sekali marah tetapi dihadapan nya adalah seorang yang kuat dan ini juga menyinggung tentang urusan nyawanya yang sedang diincar Nias lalu menenang kan dirinya lalu mulai menghela nafas dan berkata.
"ba-baik lah tuan Anders saya se-"
saat Nias masih berbicara xanders lalu memotong pembicaraan nya lalu dirinya mulai berkata kembali.
"ah satu lagi, saya mempunyai kenalan yang berdagang dikota Arsban kenalan saya bernama Fira dia seorang penjual roti atau kue saya lupa tetapi tenang saja rasa makanan itu enak, apakah anda bisa membantu kenalan saya untuk menjualkan barang dagangannya?". ujar Xanders yang langsung menerobos pembicaraan Nias.
xanders tidak mengetahui nya kalau sekarang toko kue milik Fira sudah sangat terkenal dikota arsban karena rasa kue nya yang enak dan tampilan nya yang mewah yang mana membuat toko kue tersebut sangat terkenal sampai kota-kota besar lainnya itu juga berkat dari xanders dan Atian.
~
Nias yang mendengar itu pun, terlihat dari wajahnya yang sangat marah dan frustasi tetapi dirinya menahan amarahnya itu dan berkata.
"it- itu terlalu mudah, serahkan pada saya ha ha ha". jawabnya dengan tawa terpaksa.
setelah berbicara beberapa hal. Xanders dan Nias akhirnya mulai bekerjasama tidak terasa waktu xanders dan Nias mengobrol ditenda miliknya sangat lama, xanders memutuskan untuk pamit keluar, alasannya dirinya ingin mencari udara malam segar diluar.
setelah beberapa saat kemudian setelah Xanders keluar dari tenda Nias dan telah berjalan cukup jauh, sekarang dirinya sudah berada dibelakang tempat perkemahan yang sepi.
xanders pun lalu berdiri disana dan melihat ke segala arah untuk memeriksa ada atau tidak seseorang yang melewati daerah itu, setelah selesai memeriksa dan ternyata cukup sepi Xanders mulai membuka mulutnya lalu berkata.
"keluarlah Bant, dari mana saja kau. jika kau tidak menjelaskan dengan baik aku tidak akan memanggil mu untuk ikut bertarung dengan ku lagi". ujarnya dengan nada dingin.
"whuss"
tiba-tiba ada sosok monster semut berwarna hitam yang terlihat berdiri seperti manusia yang muncul didepan Xanders dan langsung menekukkan salah satu lututnya dan menundukkan kepalanya.
"ma-maafkan saya tuan, saya hanya mengikuti orang-orang yang menyerang tua Bangka itu dan saya berhasil mengikuti nya sampai ke markas orang-orang itu yang sangat tersembunyi". ucapnya dengan nada gugup.
(tua Bangka: Nias, Bant memiliki sifat yang hanya menghormati tuannya saja, dan melihat Xanders seperti dewa bagi dirinya selain itu dirinya menganggap semua mahluk hidup lainnya hanya seorang mahluk rendahan Bahkan termasuk dirinya sendiri)
xanders pun terkejut dengan ucapan Bant barusan dirinya lalu mulai berbicara kembali.
"maksud mu orang-orang yang berbaju hitam itu?". tanyanya dengan penasaran.
Bant lalu menganggukkan kepalanya berkali-kali, dan berkata.
"benar tuan benar tuan, dan juga saya membawa hadiah untuk tuan.. ini". ujarnya sambil menyerahkan sebuah tubuh monster yang masih hidup dan hanya pingsan dan terluka.
xanders kembali terkejut dan membukakan matanya tidak percaya.
"ini..!"
...-----------โข---------...
(ntar kalo Ade yang bingung tanya aje di kolom komentar๐)
kalo bisa saran ama kritik ye biar ane bisa tau kesalahan nulis ane.๐
sampe sini dulu ye.
__ADS_1