
di ruang bawah tanah tempat berkumpulnya para petinggi organisasi Blackhat.
"sial! gara-gara si zirah hitam itu datang, rencana yang ku buat gagal!". ujar salah satu petinggi.
"jhahaha mungkin otak mu sudah tumpul pak tua". ucap salah satu petinggi
"haha benar juga, pak tua seharusnya kau tidak meremehkan Baron itu". ucap salah satu petinggi.
"ide pak tua juga tidak buruk juga tapi sayang hanya ada pengganggu saja haha". ucap salah satu petinggi
"sebenarnya siapa didalam zirah itu, dia juga mempunyai seorang Monster, ini benar-benar bahaya". ujar salah satu petinggi dalam hati
"Diam! para pecund-". saat salah satu petinggi ingin menyelesaikan kata-katanya, seseorang mulai mengeluarkan aura nya ke para petinggi.
"diamlah, jangan banyak bicara". ujar seseorang dengan mengeluarkan aura yang sangat kuat mengarah ke lima orang petinggi itu dialah Ketua organisasi Blackhat.
suasana yang tadinya ramai di ruang bawah tanah menjadi sangat mencekam, para petinggi mulai tenang dan melihat ke arah ketua organisasi.
"Rencana yang sudah kamu buat gagal, sekarang bagaimana kamu menebusnya Murge?". ucap ketua organisasi menatap tajam kearah Murge
"ba-baik sebelumnya maafkan kecerobohan saya ketua, tapi anda tidak usah khawatir saya sudah menyiapkan rencana kedua dan sudah mulai untuk menguasai kota Arsban". jawab Murge yang tersenyum.
"hoh, ceritakan rencana kedua mu Murge". ucap ketua organisasi
"baik". jawab Murge
Murge mulai menjelaskan rencana keduanya kepada ketua organisasi dan para petinggi blackhat, Murge adalah seseorang pengatur rencana di organisasi Blackhat bisa dibilang otak organisasi
Murge selalu berhasil saat membuat rencananya tapi disaat bersamaan dia sudah membuat rencana cadangan walaupun tidak digunakan, tapi itu yang bisa dibilang hati-hati.
setelah menjelaskan rencana kedua milik Murge, para petinggi dan ketua organisasi hanya mengangguk.
"lakukan apa yang kamu lakukan Murge, tapi jika kamu gagal untuk kedua kalinya, kamu tau konsekuensinya kan". ucap ketua organisasi.
"serahkan pada saya ketua, saya Murge tidak akan mengecewakan anda yang kedua kalinya". jawab Murge membungkuk
........
sementara di kota Arsban disebuah kediaman tuan kota Xanders dan lainnya sudah berkumpul di satu ruangan, sudah dua hari berlalu sejak para assassin menyerang kediaman tuan kota.
"Xanders seperti yang kamu bilang, saya sudah mengevakuasi seluruh warga kota Arsban, jadi apakah kamu bisa menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi?". ucap tuan kota yaitu Paman Atian
"heem, aku juga bingung saat kamu menyuruh untuk mengevakuasi warga kota". jawab Kurt
semua orang yang sedang berkumpul juga sedang melihat ke arah Xanders yang menunggu jawaban nya, tiba-tiba suara pintu terbuka.
"jeglek".
nampak seorang pria berumur 40an memasuki ruang rapat dengan menggunakan zirah lengkap dan pedang di pinggangnya lalu memberikan hormat kepada tuan kota
"maaf atas keterlambatan saya tuan". ucap seorang prajurit itu
"tidak apa-apa, saya yang seharusnya minta maaf karena mendadak memanggil anda kapten Hurgronje". jawab paman atian sembari menyilahkan duduk
__ADS_1
"eh terimakasih tuan, itu sudah kewajiban saya untuk memenuhi perintah tuan". ucap Hurgronje lalu duduk di kursi yang kosong
"apa semuanya sudah berkumpul paman Atian?". ucap xanders
"hmm siapa Knight itu, apa dia keponakan tuan?". ujar dalam hati Hurgronje
"sepertinya sudah berkumpul semua xanders kamu bisa menjelaskan nya". jawab paman atian
Xanders menjawab dengan mengangguk kan kepalanya dirinya mulai menceritakan tentang kejadian assassin yang menyerang Atian dan tentang situasi yang sekarang dimana ada organisasi yang mengendalikan ribuan undead yang akan menyerang kota Arsban.
semua orang yang dirapat mendengar cerita xanders terkejut dan ada yang tidak percaya dengan yang diceritakan nya
"brak"
"apa yang anda katakan!, jangan mengarang cerita yang membuat kita khawatir huh aku kira ada masalah serius apa diundang ke rapat tuan kota.
ternyata hanya cerita bualan tentang organisasi Blackhat yang menyerang kota ini, saya mau pamit saja terimakasih tuan kota sudah memanggil saya" ucap seorang pria berawakan gendut dan dia adalah seorang sekretaris kota, lalu berdiri dan berjalan menuju pintu
"apa aku menyuruhmu keluar sekretaris Zan, tidak penghianat". ucap xanders dingin.
semua orang yang mendengar ucapan xanders terkejut saat mengatakan sekretaris Zan seorang penghianat.
"apa?, apa yang kamu katakan benar xanders?!". jawab paman atian dengan nada marah
"benar paman, aku sebelumnya hanya mengatakan tentang organisasi saja tidak sampai mengetahui organisasi Blackhat yang akan menyerang kota, benar kan sekretaris zan?". ujar xanders tersenyum lalu menoleh kearah sekretaris Zan
"a..apa yang kau katakan, a..aku hany-". paman Atian yang sudah mulai marah berdiri dari kursi
"penjaga tahan sekretaris Zan, tidak tangkap penghianat ini". teriak paman Atian
sebelum menyelesaikan kata-katanya zan sudah ditahan dan ditarik oleh prajurit penjaga lalu dibawa ke penjara.
"maaf tuan knight, saya percaya dengan apa yang anda katakan tapi bagaimana anda mengetahui nya kalau sekretaris Zan berkhianat?". ucap Hurgronje
semua orang yang hadir juga mengangguk dan melihat ke arah Xanders, Xanders lalu berdiri dari kursinya dan mengeluarkan sebuah mayat manusia bertudung hitam dari Inventory nya
semua orang yang melihat terkejut saat xanders mengeluarkan sebuah mayat entah dari mana, kecuali keluarga Kurt dan Atian yang hanya menggeleng kan kepalanya saja
xanders lalu menjelaskan tentang Zan yang berkhianat, dirinya mulai menjelaskan kalau Zan akan diberikan uang dengan jumlah besar kalau mengatakan tentang semua yang menyangkut kota Arsban.
Zan yang dilihat memang seorang yang serakah akan kekayaan mulai terhasut dengan seorang berjubah hitam dia yang tak lain adalah anggota blackhat.
tapi sebenarnya Zan hanya dimanfaatkan oleh organisasi Blackhat dan setelah selesai merebut kota Arsban, Zan akan dibunuh oleh organisasi Blackhat.
semua orang yang mendengar cerita xanders mulai mengangguk percaya dengan apa yang dikatakan nya, sebelumnya xanders membunuh orang bertudung itu dan mengambil semua ingatan nya.
"jadi apa yang harus kita lakukan tuan Knight?". tanya Hurgronje
"aku sudah memiliki rencana untuk menahan para Undead yang akan memasuki kota". jawab xanders
xanders mulai menjelaskan rencana nya kalau dirinya akan menjaga gerbang utama sendirian dan semua prajurit kota Arsban akan menjaga gerbang barat untuk menahan Undead yang disana.
awalnya semua orang, termasuk Atian sendiri menolak karena khawatir karena Xanders adalah penyelamat keluarganya jadi dia tidak ingin mati melindungi kotanya yang tidak ada hubungannya
__ADS_1
tapi setelah didesak oleh perkataan xanders semua nya hanya mendengus kecil dan mengangguk kan serta setuju terhadap rencana Xanders
sebelum nya 2 hari yang lalu
xanders yang mendapat kan quest lagi hanya mulai pasrah dan menerima nya sementara keluarga paman Atian mulai bingung saat xanders berteriak
setelah rencana pembunuhan assassin gagal penjaga an tentang kota maupun mansion paman Atian menjadi sangat ketat.
xanders yang sudah selesai membereskan mayat dan mengambil energi kehidupan nya lalu menuju paman Atian dan langsung menyuruh agar semua warga segera di evakuasi
paman Atian dan keluarga nya yang awal bingung dan bertanya-tanya kenapa warga kota di evakuasi, xanders hanya menjawab nya dengan "setelah evakuasi akan kuberitahu". lalu berjalan keluar entah kemana
paman Atian serta Kurt yang pertama bingung tapi tetap mengikuti omongan xanders, sementara xanders keluar mencari carla, walau pun dirinya tak perlu khawatir
karena Carla dijaga oleh Alcira tapi entah kenapa didalam tubuhnya sangat gelisah dan ingin cepat-cepat melihat Carla.
selang beberapa saat dirinya bertemu Carla yang seperti sedang menunggu seseorang di gerbang Mansion, xanders yang mengetahuinya lalu menghampiri Carla
Carla yang melihat xanders menghampiri dirinya lalu berlari dan tanpa sadar memeluk xanders, Carla yang sesaat tersadar mulai melepaskan pelukannya.
lalu menjauh dengan wajah sangat memerah, sementara saat xanders yang di peluk oleh Carla dirinya merasakan sesuatu yaitu kenyamanan tapi dirinya tidak menyadari nya
setelah selesai berbincang Carla dan xanders kembali kemansion sementara xanders beralasan hanya ke toko paman wargon, xanders memang ketoko paman wargon lalu berpatroli keseluruhan kota Arsban
disitu dia melihat Zan dan seorang bertudung hitam, dirinya membuntuti nya dan selang beberapa saat orang bertudung hitam keluar sendiri dan berjalan ke gang yang gelap.
xanders mulai beraksi dan membunuh orang bertudung hitam dan mengambil energi kehidupan nya, setelah itu dirinya kembali ke penginapan dan mulai memperkuat kekuatan nya
satu hari telah berlalu Xanders yang melihat skill gabungan nya sudah selesai dirinya mulai tersenyum dan berpikir bagaimana cara mencegah ribuan undead.
dirinya lalu juga memperbanyak pasukan skeleton Knight nya selama seharian, niatnya Xanders mau mengumpulkan bawahan lagi tapi diurungkan
karena takut kalau pasukan undead bergerak lebih cepat menyerang kota Arsban, setelah seharian berlalu dirinya sudah selesai memperbanyak jumlah skeleton Knightnya
sekitar 8000 Skeleton Knight Alcira dan Bant masuk ke skill baru'nya yaitu shadow Dimension dimana semua pasukan nya berada dibayangan xanders.
saat sore para warga kota Arsban juga sudah mulai hilang satu persatu menuju tempat pengungsian, warga hanya menuruti perintah dari tuan kota
karena semua warga percaya kalau ini untuk kebaikan kota Arsban.
kembali ke masa kini
disebuah hutan didekat kota Arsban ada sekitar ribuan undead yang menuju kota Arsban dengan perlengkapan
dan dibelakang nya diikuti salah satu petinggi organisasi Blackhat yaitu Murge
"hahahaha saatnya mengambil alih kota Arsban, disitu lah langkah pertama dimulai hahahah". teriak sembari tertawa keras Murge
sementara semua orang di kota Xanders sudah menyelesaikan tugas dan sesuai rencana ribuan pasukan kota Arsban berada di gerbang barat
sementara xanders berada di atas gerbang utama menunggu para Undead yang akan datang .
...--------•--------...
__ADS_1
itu dulu ye hehe