
waktu bersamaan di gerbang barat kota Arsban
"Serang!! dorong mundur pasukan musuh!!". teriak kapten Hurgronje berdiri di tengah-tengah pertempuran
"Huaa". teriak para prajurit
para prajurit mulai mengangkat senjatanya dan berlari menuju gerbang barat mencegah para ribuan skeleton soldier memasuki kota.
"Trang trang"
"sring"
"arrghh"
"Tolong aku"
suasana digerbang barat kota Arsban sangat mengerikan suara pedang dan percikan api dari pedang serta teriakan para prajurit yang terbunuh serta dihancurkan oleh pasukan Undead memecahkan malam yang hening.
"sial! jangan menyerah, lindungi kota kita jangan sampai terebut musuh!!". teriak kapten Hurgronje
teriakan kapten Hurgronje yang sangat keras menyadarkan para prajurit serta memberikan semangat kepada para prajurit.
"duk duk duk". (suara langkah kaki)
"kapten, kita tidak bisa menekan para Undead lagi, kita sudah kehilangan banyak pasukan, kalau kita terus menyerang kita akan hancur!!". teriak sersan yang berlari menuju kapten
"trang"
"tarrr"
"huh, aku tau. tahan sebisa mungkin, sampai pasukan kerajaan datang!!". teriak kapten Hurgronje
"baik". ujar sersan lalu menyerang Undead lagi
sebelumnya digerbang barat
"terus panah!! jangan sampai para Undead mendekat!!". teriak sersan
"shus shus shuss"
"dar dar dar" (suara hancur nya Undead)
diatas gerbang barat sersan terus menahan Undead dengan panah sihir dan menghancurkan ratusan Undead yang terus berdatangan.
tapi disaat menghujani panah sihir ribuan undead yang baru datang dari hutan dengan perlengkapan baju perang (skeleton soldier) datang lalu berlari ke gerbang.
"apa?!, kalian bercanda kan!". teriak salah satu prajurit
"ti.. tidak mungkin it..itu, masih ada sebanyak ini?!". ujar salah satu prajurit
"Undead tingkat lanjut?!.. kalau para undead itu mengahancur kan gerbang kota akan hancur!". ujar sersan dalam hati
"jangan melamun!! tetap hujani panah sihir!!". teriak sersan memberikan semangat kepada para prajurit.
"ba..baik"
para prajurit mulai bersiap-siap untuk memanah para Undead yang mendekat, para undead yang melihat serangan panah mulai mengangkat perisai kecilnya keatas
"tarik panas"
"sekarang!! tembak!!"
"shuss shuss shuss"
"Trang trang tuarr"
ratusan panah yang menghujani para Undead hanya terpental dan hanya beberapa saja Undead yang hancur, karena para Undead menggunakan perisai untuk menahan panah sihir prajurit
"apa!! tidak mungkin, jangan-jangan para mayat itu mempunyai kecerdasan?". ujar dalam hati sersan
"ser..sersan serangan panah kita tidak berguna!". teriak prajurit
"aku tah-"
"sersan bagaimana situasi nya!!". teriak kapten Hurgronje yang memotong pembicaraan nya, sersan lalu menoleh kearah kapten Hurgronje
__ADS_1
"ini tidak baik kapten, para Undead jumlahnya sangat banyak, dan masih ada lagi yang datang!!". teriak sersan
kapten Hurgronje lalu mendekat kearah sersan dan melihat ribuan undead yang sedang menuju gerbang.
"itu Undead tingkat lanjut!!". teriak kapten
"shus shus shus"
"tar tar Trang"
(suara panah)
"benar kapten! selanjutnya kita harus bagaimana?". tanya sersan
"bagaimana cara pun kita harus bertahan, sampai pasukan kerajaan datang". jawab kapten
"baik!". ucap sersan
peperangan melawan Undead di gerbang barat sangat sengit panah sihir terus diluncurkan kearah Undead terus-menerus, setelah beberapa jam panah sihir pasukan sudah habis.
para Undead yang mulai mendekat kearah gerbang barat terus bertambah, seiring berjalannya waktu gerbang barat sudah sampai batasnya dan akan hancur.
"kapten gerbang sudah tidak bisa menahan para Undead!" teriak sersan.
"Apa! ini...ahh suruh para pasukan untuk siap bertempur!". teriak kapten Hurgronje
"baik". jawab sersan
setelah beberapa saat kemudian gerbang barat kota Arsban hancur bersamaan dengan para Undead memasuki kota
"Serang!!!". teriak kapten Hurgronje berdiri di depan para prajurit dan mengarahkan pedang nya kedepan
"huaaaa". teriak para prajurit bersama
"Trang trang trang".
peperangan dengan Undead terus berlanjut setelah para Undead memasuki kota Arsban dan mulai menyerangi para prajurit, banyak korban pada tewas dan mulai berjatuhan.
kembali ke masa sekarang
xanders berjalan menuju Alcira dengan zirah hitamnya yang sudah penuh darah merah dan sudah menutupi warna asli dari zirah tersebut.
"Alcira apa kau baik-baik saja?". tanya xanders kearah Alcira yang sedang tergeletak lemas.
"z..zahh..zah".
xanders terus berpikir cara untuk menyembuhkan Alcira sehabis terkena serangan para bawahan murge.
dirinya ingin meminumkan posion milik Xanders tapi Potion yang dibuat nya hanya untuk Mp, dirinya mulai menyesal dan ingin kejadian ini tidak terulang kedua kalinya
"Deepa apa kamu tau cara menyembuhkan Alcira?". tanya xanders
[Baik Master, Jawabannya Ya anda bisa menyalurkan skill passif Extra Regenerasi anda ketangan anda dan menyentuh Luka milik Peliharaan anda.
tapi disaat bersamaan membutuhkan banyak sekali mana untuk menyalurkan skill passif Extra Regenerasi milik master]
"begitu, baiklah hanya itu caranya akan aku lakukan". ujar Xanders
xanders lalu berjalan menuju luka serangan milik Alcira dan mulai mengikuti saran Deepa dirinya mulai menyalurkan skill passif Extra Regenerasi ketangan nya lalu menyentuh Luka milik Alcira
seketika muncul cahaya putih kehijauan ditangan xanders dan perlahan lahan luka milik Alcira menutup selang beberapa menit luka Alcira sudah mulai sembuh.
[Ting! selamat anda menciptakan dan mendapatkan Skill baru High Heal]
[skill ini bisa menyembuhkan berbagai macam luka dan membersihkan racun didalam tubuh sekalipun High Heal juga bisa meregenerasi sel-sel atau anggota tubuh yang hancur]
xanders yang melihat notifikasi skill baru'nya dan melihat Alcira kembali sehat xanders tersenyum dibalik Zirahnya
disaat bersamaan mana Xanders sudah habis lalu Xanders mulai mengeluarkan Potion Mp nya dan meminum tiga botol Potion nya
setelah beberapa saat mana milik Xanders sudah mulai kembali dan bersamaan Alcira yang sudah pulih sepenuhnya.
"zahhh zahh"
"ya tidak tau kamu ngomong apa tapi, Alcira lain kali hati-hati". ujar Xanders.
__ADS_1
dia sangat senang saat disembuhkan oleh tuannya lalu Alcira mulai mengangkat kepalanya tinggi keatas.
dan langsung menyembur kan racunnya ke arah para Undead asap racun itu mulai menyebar sangat cepat dan luas sampai ke semua Undead musuh yang jaraknya masih jauh.
"wrussshs"
"whuuhh" (suara racun yang menyebar)
para undead memang tidak bisa terkena serangan racun apapun tetapi racun milik Alcira mengandung racun alam dan banyak gas yang bisa meledak kapan saja.
Xanders yang mengetahui rencana Alcira mulai menarik semua pasukan Undead nya dan menyuruh untuk kembali ke bayangan'nya
Bant dan yang lainnya sudah memasuki bayangan milik Xanders dan tak lupa Alcira juga ikut masuk ke dalam bayangan xanders.
dirinya lalu meloncat keudara dengan sangat tinggi lalu menggunakan skill Fire Arrow milik nya yang baru tiga hari yang lalu didapat kan.
ada sekitar lima belas panah api muncul dan siap meluncur menunggu kata-kata Xanders,
dirinya mulai tersenyum jahat dibalik Zirahnya nya lalu mengacungkan tangannya kearah bawah
"tembak". ucap xanders pelan
"wrush wrushh wrushh"
"shuss shuss shuss"
"hruuuuuuuus"
"Dbomm".
panah api itu membuat racun meledak, dan terjadi ledakan yang sangat besar kekuatan ledakan nya setara menghancurkan satu kota kecil hingga tak tersisa.
bahkan hembusan gelombang ledakan nya sangat besar, gerbang dan tembok besar utama sebagian hancur karena tidak bisa menahan hempasan gelombang ledakan.
pepohonan dihutan juga ikut hancur dan berantakan setelah ledakan besar dan asap-asap mulai muncul dan selang beberapa saat mulai menghilang.
ledakan tadi menghasilkan lubang seperti kawah yang sangat besar dan terlihat sangat panas, batu yang terjatuh mulai meleleh, Xanders lalu turun Kesana .
"huh ini mengerikan". ujar Xanders
suara notifikasi Level up terus berbunyi di dalam kepala nya, dirinya lalu berdiri di pinggiran kawah yang besar .
"huh aku yang membuat tanah ini hancur, jadi aku yang harus bertanggung jawab". ujar xanders mendengus.
"zone all element, land Zone"
seketika tanah muncul ditumpukan tanah lain dan tanah yang hancur kini kembali perlahan lahan menjadi semula kecuali hancurnya gerbang dan tembok utama.
skill Zone all element menguras setengah mana milik Xanders karena dirinya mengeluarkan untuk sihir area yang sangat luas.
"huh ini sungguh melelahkan, sisanya hanya pemimpin nya saja". ujar Xanders sedikit marah.
dirinya mulai meminum Potion Mp dan mengembalikan mana yang terkuras tadi, dia lalu berjalan menuju ketempat pemimpin musuh Murge
...[Ting! selamat anda mendapatkan dua Title baru ```kemurahan hati``` dan ```Kekejaman```]....
(Xanders tidak menyadari kalau mendapatkan sebuah Title baru.)
(skill dragon Eye nya menemukan sisa mana Xanders berpikir kalau itu pemimpin nya).
sementara dihutan ditempat murge
dihutan murge juga terkena ledakan besar tersebut dan murge mengeluarkan sihir yang besar untuk melindungi dirinya sendiri didalam tanah
"duar"
di hutan yang setengah hancur tiba-tiba ada sebuah tangan muncul dan ada seseorang mulai keluar dari tanah dia yang tak lain adalah murge
"si...sialan! apa yang terjadi tiba-tiba ada ledakan yang sangat besar". ucap murge lalu berdiri melihat keadaan sekitar
Murge sangat terkejut saat melihat dengan matanya sendiri dimana setengah hutan dan para pasukannya lenyap dalam sesaat.
Murge melihat seseorang berzirah hitam bercampur merah yang mulai datang kearahnya, murge melihat kearah Xanders sangat marah karena hampir dua kali (sebenarnya tiga kali) xanders menghancurkan rencana nya dia pun mulai sangat kesal.
"i..ini lagi-lagi zirah hitam itu menghalangi ku lagi! akan kubunuh kau!!". teriak Murge sangat kencang disertai ledakan auranya.
__ADS_1
...--------•--------...