Skeleton System

Skeleton System
36.masalah monster dan bahaya


__ADS_3

dikota Arsban tepatnya dikediaman Lord kota.


disana terlihat ada seseorang dua wanita cantik yang sedang duduk di taman belakang milik mansion paman Atian.


"dia benar-benar meninggalkan mu haha". ucap seorang gadis berambut hitam dia yang tak lain adalah Olivia.


"iya aku tau, tapi dia berjanji akan pulang kembali". jawab gadis berambut cokelat dia yang tak lain adalah Carla.


"huh sekarang bagaimana dengan mu Carla? apa kamu baik-baik saja?". tanya Olivia kepada Carla yang masih terlihat sedih.


"aku baik-baik saja, seperti nya aku akan pergi ke toko Fira, katanya disana butuh seseorang untuk mengurus pengelolaan keuangan, jadi aku akan bekerja sementara disana". jawab Carla yang menunjukkan senyuman terpaksa.


"oh itu ide yang bagus, tapi jangan terlalu memaksa kan dirimu Carla, dia pasti tidak akan senang saat kembali nanti dan melihat mu menjadi seseorang yang berbeda". ucap Olivia yang memegang langsung tangan Carla.


"Olivia kamu sangat jahat, seharusnya aku juga bilang begitu kepada mu". jawab Carla yang melihat kearah Olivia.


"hehe seperti yang diharapkan dari sahabat ku, padahal aku sudah menutupi seluruh ekspresi wajah ku dengan rapi haha". ucap Olivia kepada Carla.


"aku sekarang khawatir kepada Xanders". lanjut ucapan Olivia.


"apa maksudmu Olivia?! apa ada sesuatu yang membahayakan nyawa xanders?". jawab Carla dengan wajah panik menatap kearah Olivia.


"ah tidak-tidak maksud ku setelah Xanders kembali apa dia akan membawa wanita cantik lainnya?


kalau dipikir-pikir dia adalah seorang laki-laki yang sangat tampan, bahkan kuat bagaimana kalau dirinya sekarang sudah bermain dengan para wanita cantik diluar sana" ucap Olivia dengan melihat kearah carla.


"____" (ekspresi wajah Carla)


"i..itu ak-aku hanya harus percaya padanya, tapi kalau yang kamu katakan benar Aku tidak akan kalah dari para wanita itu". jawab Carla dengan wajah semangat.


"be..begitu ya ha ha ha". ucap Olivia dengan tawa canggung nya.


...........


sementara di jalan menuju kota besar Burnei xanders mulai melanjutkan perjalanan nya bersama para rombongan pedagang.


diperjalanan bersama para rombongan pedagang, xanders dan Nias berbincang-bincang didalam kereta kuda milik Nias.


xanders berbicara dan menceritakan tentang perjalanan xanders tentang dunia yang telah dilihat nya walaupun banyak sekali kata yang diucapkan berbohong tetapi ada juga yang tidak.

__ADS_1


"begitu ya jadi rumor tentang kejadian kota Arsban diserang ribuan undead itu benar-benar terjadi?". tanya Nias kepada Xanders.


"benar sekali tuan nias, jadi tuan nias sedang menuju kota besar Burnei apakah untuk berbisnis?". jawab xanders lalu menanyakan tujuan Nias.


"benar sekali, tuan Andres teman dagang saya berkata kalau saya menuju kota besar Burnei akan mendapatkan sesuatu yang menarik". ucap Nias.


"begitu ya, kalau begitu apa saya boleh tau apa itu sesuatu yang anda bilang menarik tuan nias.


tenang saja saya tidak meminta informasi anda secara gratis sebagai gantinya saya juga akan menawarkan informasi juga kepada anda, bagaimana?". tanya xanders kepada Nias.


"informasi ya? benar-benar menarik". gumam Nias yang juga menaikkan alisnya keatas.


"hoh, seperti yang diharapkan dari tuan Anders baiklah, menurut teman saya yang juga seorang pedagang, dipelelangan nanti ada sesuatu yang menarik, itu yang dikatakan nya". jawab Nias melihat kearah Xanders.


xanders lalu menunjukkan ekspresi wajah bingung dibalik topeng nya " sesuatu yang menarik? pelelangan? huh aku hampir Tidak tau semuanya". pikir xanders.


"sesuatu yang menarik? lebih tepatnya bagaimana tuan nias?". tanya xanders.


"sayang sekali tuan Andres saya juga tidak mengetahui nya karena teman saya hanya mengatakan seperti itu saja, kalau begitu bagaimana dengan anda?". jawab Nias lalu melihat kearah Xanders dengan senyumannya.


"begitu ya, itu benar-benar sayang sekali. untuk informasi yang saya berikan hanya sekedar informasi para monster didaerah hutan nanti para monster masih dalam kondisi aktif dan ganas". ucap xanders dengan santainya.


"apa! informasi itu apa benar tuan Anders?! anda tidak sedang bercanda bukan?!". jawab Nias dengan nada tinggi dan masih tidak percaya.


"hm? bukannya informasi ini sudah tersebar luas? apa tuan Nias tidak mengetahui nya?". tanya xanders yang juga ikut bingung.


"itu tidak mungkin, teman saya bilang tidak ada masalah apapun dan saat pertama kali berangkat dari kediaman saya, saya juga sudah mengecek tentang rute yang dilalui akan aman.


dan saya tidak mendengar informasi seperti itu, saya baru tau kalau ada informasi barusan yang tuan Andres katakan" jawab Nias kepada Xanders.


"informasi yang dikatakan paman wargon jangan-jangan? tidak mungkinkan informasi yang sangat berharga?". gumam Xanders.


saat Xanders dan Nias sedang membahas tentang informasi tersebut tiba-tiba salah satu penjaga berlari menuju kereta kuda milik Nias.


tok tok.


"tuan besar kita sudah memasuki daerah hutan karena kondisi hutan stabil kita akan terus melanjutkan perjalanan ke kota besar Burnei". ujar penjaga.


Nias yang mendengar ucapan penjaga mulai membuka pintu kereta kuda nya dan menyuruh mengawasi hutan dan jangan sampai lengah lalu menyuruh penjaga untuk bersiaga.

__ADS_1


"kalau informasi yang dikatakan barusan oleh tuan Andres benar, berarti ini akan sangat membahayakan". gumam Nias lalu mulai membuka jendela kereta kuda milik nya.


"penjaga, tolong panggilkan Jason untuk segera menemui ku". ucap Nias kepada salah satu Penjaga.


"baik".


"Jason?". gumam Xanders


.....


sementara ditengah hutan tepatnya di perbatasan antara kota besar Burnei terdapat sebuah desa besar dan terisi penuh oleh monster tingkat lanjut.


"yang mulia gogar persiapan untuk menyambut perayaan pengangkatan anda sebagai monster tingkat raja akan segera dimulai". ucap seorang monster.


"hahaha bagus aku sudah tidak sabar lagi! suruh semua monster untuk segera menyambut perayaan ku haha". ucap seorang raja monster.


"baik yang mulia segera saya siapkan, dan juga menurut monster pengintai dihutan ada sebuah sekelompok manusia yang melewati wilayah hutan. apa kita akan membiarkan nya yang mulia?". ucap seorang monster


"apa katamu!". jawab seorang raja monster yang mengeluarkan aura biru khas monster dicampuri merah yang membuat seisi ruangan tersebut bergetar.


"ma..maafkan saya yang mulia, saya akan mengurus para Manusia itu dan memberikan kepada yang mulia gogar". ucap seorang monster yang gugup dan ketakutan karena serangan aura monster tingkat raja.


"haha bagus, cepat selesaikan para manusia itu dan bawa kemari". jawab raja monster disertai senyuman jahat diwajahnya.


"baik yang mulia". ucap seorang monster lalu bergegas keluar ruangan raja monster.


setelah beberapa saat kemudian seorang monster tadi yang bernama gorat dia adalah seorang monster tingkat General dirinya mempersiapkan sekitar ratusan Monster tingkat normal dan beberapa Monster tingkat Captain


"kalian semua kita akan memburu para manusia itu yang melewati wilayah hutan dan mempersembahkan untuk raja kita!". teriak gorat yang memberikan semangat.


"auuuu"


"groaarr"


"aaaaa"


"huaaaa"


setelah itu ratusan Monster yang terdiri dari puluhan goblin warrior, hob goblin, serigala abu-abu, dan empat monster tingkat Captain dan satu general sedang menuju tempat Xanders dan para rombongan pedagang.

__ADS_1


__ADS_2