
setelah berjalan keluar dari tenda pengobatan Xanders lalu mulai berjalan menuju ke tempat tenda Nias untuk berbicara sebentar dengannya.
setelah berjalan melewati tenda-tenda lainnya beberapa saat kemudian xanders sudah berada tepat didepan tenda Milik Nias, lalu dirinya mulai berjalan mendekati tenda tersebut seperti yang diperkirakan nya Xanders dicegah oleh kedua penjaga yang sedang berjaga di depan tenda Nias.
kedua penjaga tersebut mulai menyilangkan tombak panjang nya dan melihat kan wajah garang nya sembari berkata
"tunggu! ada keperluan apa kesini? jika anda tidak berkepentingan, anda dilarang memasuki tenda milik tuan besar dan juga untuk memasuki tenda tuan besar anda butuh surat izin dar-".
saat penjaga masih menjelaskan pembicaraannya tiba-tiba xanders memotong pembicaraan tersebut dan menyerahkan surat izin yang dia dapatkan dari Emily kepada penjaga itu.
"ini". ujarnya dengan menyodorkan tangannya lurus kearah penjaga dengan memegang sebuah surat berwarna putih.
"huh?". ujar penjaga dengan raut wajah bingung lalu menerima surat tersebut dan mulai membaca nya, tapi.
"ma-maaf apakah Anda bisa menunggu sebentar, sebenarnya saya tidak bisa membaca, hehe jadi surat ini saya akan memberikan langsung kepada tuan besar". ucapnya dengan wajah tersenyum serta menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"ya, tidak masalah". jawabnya dengan wajah datar.
dikerajaan Barsoom maupun dari kerajaan-kerajaan lainnya. kebanyakan dari rakyat biasa atau orang-orang biasa hampir seluruh penduduk kecuali para bangsawan atau keluarga kerajaan. mereka tidak bisa membaca maupun menulis karena harga dari sebuah atau satu buku saja sudah sangat mahal disana, jadi orang-orang biasa kebanyakan dari mereka lebih memilih untuk bekerja sebagai prajurit kerajaan atau penjaga yang dibayar.
(untuk yang Tidak tau penjaga yang dibayar pekerjaan mereka seperti kedua penjaga tadi mereka berkerja sebagai penjaga yang menjaga sebuah bangsawan maupun pedagang dengan gaji yang rata-rata, bisa dibilang melebihi pekerjaan biasa karena pekerjaan tersebut kadang-kadang juga mengancam nyawa mereka)
dan untuk bangsawan maupun keluarga kerajaan kebanyakan dari mereka sudah diajarkan oleh keluarganya dari saat kecil yaitu melalui menyewa guru pribadi atau belajar di sebuah akademi kerajaan, alasannya sederhana karena kalau salah satu keluarga mereka tidak bisa membaca maupun menulis itu bisa mencoreng nama baik milik keluarga bangsawan mereka.
kembali ke cerita~
setelah mereka berdua mendengar ucapan xanders salah satu dari mereka mulai berbicara dengannya lagi dengan nada yang lebih sopan.
"maaf sebelumnya tuan, bisakah anda menyebutkan nama anda terlebih dahulu?". ucapnya.
xanders lalu menganggukan kepalanya dan berkata
"Anders". jawabnya dengan singkat.
setelah itu salah satu penjaga mulai memasuki tenda Nias, selang beberapa menit salah satu penjaga tadi mulai keluar dan langsung memberitahukan kepada Xanders untuk segera masuk, karena tuan besar nias sedang menunggunya.
xanders lalu menganggukan kepalanya dan berjalan memasuki tenda itu, setelah memasuki tenda tersebut. di dalam tenda itu terdapat sebuah ruangan yang luas serta rapi, disana xanders melihatkan pandangan nya kepada seorang pria paruh baya berumur sekitar tiga puluh tahunan an yang sedang duduk sembari membaca dan membolak-balikan sebuah kertas maupun surat dimejanya.
orang itu dia yang tidak lain adalah Nias seorang pedagang besar kerajaan Barsoom, setelah ada seseorang yang memasuki tenda nya Nias mulai berhenti membolak-balikkan kertas yang ada dimejanya dan mulai melihat kearah orang yang memasuki ruangannya.
Nias lalu berdiri dari kursinya serta menawarkan xanders untuk duduk dan berkata
"lama tidak bertemu tuan Anders. emm.. seperti bukan ya kita hanya tidak bertemu terakhir kali tadi siang sebelum ada serangan bukan? haha". ucapnya dengan tertawa
xanders menganggukan kepalanya menjawab tawaran nias dan dirinya mulai berjalan kedepan menuju kursi yang ada di depan meja nias, lalu dirinya mulai menarik pelan kursi nya mundur kebelakang serta duduk disana, Nias pun juga demikian, setelah itu xanders berkata.
__ADS_1
"seperti yang anda bilang tuan Nias, kita tidak bertemu lagi setelah anda pingsan di kereta kuda milik anda". jawabnya
Nias yang mendengar ucapan xanders mulai terkekeh kecil dan malu karena teringat dirinya yang tiba-tiba pingsan dikereta kuda miliknya, Nias pun tidak mengetahui nya karena dirinya pingsan karena ulah dari salah satu bawahan xanders.
"hehe Tolong jangan bilang kepada siapapun tuan Anders, itu sangat memalukan". ucap Nias sembari menggaruk kepalanya yang tidak gatal setelah itu Nias mulai melihat xanders dengan wajah serius.
"tuan Anders langsung ke intinya, sebenarnya ada tujuan apa anda datang kesini?". sambung Nias.
xanders lalu mulai menghela nafas miliknya dan berkata
"huh, saya kesini hanya ingin memastikan saja. apakah anda tahu siapa orang-orang yang menyerang anda sebelumnya?". ujarnya dengan nada sopan.
Nias pun hanya menggelengkan kepalanya dan menjawab pertanyaan xanders
"saya juga tidak mengetahui nya, tetapi saya seperti nya pernah melihat orang-orang itu, baju yang dikenakan orang-orang itu berwarna hitam dan biasanya baju-baju itu hanya digunakan oleh assassin dari organisasi bernama Blackhat.
tetapi itu hanya pemikiran saya sendiri, tetapi jika itu benar berarti organisasi Blackhat sudah mulai bergerak untuk memburu para pedagang besar lainnya termasuk saya". jawabnya.
xanders lalu menganggukan kepalanya dan tangannya mulai memegang dagunya sembari berpikir
"seperti nya benar, tapi untuk apa mereka menyerang sebuah pedagang besar? sebenarnya apa tujuannya? sial para serangga itu huh". ucap xanders dalam hati nya
setelah memikirkannya tetapi tetap tidak mengetahui niat dari orang-orang berbaju hitam itu, xanders mulai membuka pembicaraan nya dan berkata
Nias lalu mulai tersenyum kearah Xanders dirinya lalu mulai berbicara
"seperti yang anda pikirkan tuan Anders, kami sebagai pedagang besar selalu memberi dukungan sepenuhnya kepada kerajaan seperti memberi sebuah pasokan makanan maupun senjata untuk kerajaan.
dan mereka organisasi Blackhat pasti sudah mengetahui nya jadi mereka akan segera membunuh kami para pedagang besar yang mana mereka pasti berencana untuk mengahancur kan pondasi besar kerajaan Barsoom terlebih dahulu". jawab Nias dengan panjang lebar
xanders pun hanya mendengar ucapan Nias dan sesekali menganggukkan kepalanya.
"seperti itu ya, jadi para pedagang besar sangat penting untuk sebuah kerajaan, menarik". gumamnya
xanders dan Nias pun, mereka berdua akhirnya berbicara sangat lama membahas tentang cara kerja dan sistem sebuah kerajaan.
...
sementara di tempat bangunan tua , di sebuah bawah tanah.
di sana terdapat sebuah ruangan yang luas dan sedikit ada nya pencahayaan bisa terbilang cukup gelap, ditengah ruangan itu terdapat sebuah meja yang panjang dan sebuah kursi yang berberjejer serta saling berhadapan mengikuti panjang meja tersebut meja itu biasa digunakan untuk rapat oleh para komando tertinggi dari organisasi Blackhat.
komando tertinggi diorganisasi Blackhat memiliki posisi yang lebih tinggi dari posisi lainnya kecuali para petinggi organisasi Blackhat jadi bisa dikatakan Komando tertinggi memiliki atasan yaitu petinggi organisasi dan petinggi organisasi memiliki atasan yaitu pemimpin organisasi.
dan tepat dimeja itu terlihat ada sekitar tiga orang yang sedang menduduki kursi mereka masing-masing,
__ADS_1
suasana disana terasa sangat berat dan hening
lalu salah satu dari ketiga komando tertinggi mulai memecahkankan keheningan dengan mulai membuka pembicaraan.
"jadi bagaimana rencana sebelumnya?". ucapnya dengan nada berat.
lalu salah satu komando tertinggi mulai menjawab
"ya ya ya rencana sebelumnya gagal, kata orang-orang yang berhasil selamat dari rencana sebelumnya, mereka semua yang tewas dibantai habis oleh seekor monster". jawabnya dengan nada santai
lalu komando tertinggi lainnya ikut menjawab
"cih, itu mungkin alasan saja dari orang-orang tidak berguna itu untuk menyelamatkan diri mereka sendiri!". jawabnya dengan nada tinggi
"itu tidak mungkin, karena assassin milik organisasi tidak akan pernah melarikan diri dari misi dan selalu berhasil menyelesaikan misi nya walau sangat sulit sekali pun". jawab dari seseorang dengan nada berat
"benar, benar benar sekali kalau yang dikatakan para assassin itu benar kalau pedagang besar Nias itu memelihara seekor monster kuat ini pasti menyusahkan". jawab dari seseorang dengan nada santai.
"selanjutnya serahkan tugas itu pada ku, akan ku bunuh semua orang-orang kaya itu!". jawab dari seseorang dengan nada tinggi.
"tidak!, kita bertiga yang akan menyerang pedagang besar itu bersamaan, untuk mempersiapkan kemungkinan terburuk nya kita akan membutuhkan bantuan dari petinggi organisasi". jawab dari seseorang dengan nada berat.
"setuju, setuju aku setuju". jawab dari seseorang dengan nada santai
"apa! jangan bercanda aku sendiri sudah cukup!". jawab dari seseorang dengan nada tinggi
"diamlah! ikuti peraturan organisasi jangan sampai gegabah, waktu itu sudah ada salah satu petinggi organisasi yang mati dari seseorang yang sangat kuat, jadi ikuti dulu peraturan nya". jawab dari seseorang dengan nada berat.
"cih, membosankan!". jawab dari seseorang dengan nada tinggi.
lalu seseorang yang bernada berat mulai berdiri dari kursinya dan berkata dengan lantang
"baiklah! kita akan memulai melaksanakan rencananya tujuh hari dari sekarang!". teriaknya.
"ya!" ucap seseorang dengan nada tinggi
"oke oke oke". ucap seseorang dengan nada santai
"baik" ucap bawahan mereka serempak.
...--------β’--------...
(maaf temen-temen ane kagak bisa up teratur π kadang kadang ane masih punya banyak kendala di dunia nyate, tapi ane usahain untuk tetap nulis, dan Terimakasih banyak untuk orang-orang yang udah baca novel aneπ ane seneng karena Ade banyak yang baca dan jadi tambah semangat π)
sampe sini dulu ye
__ADS_1