Skeleton System

Skeleton System
24.melawan Undead di kota Arsban (I)


__ADS_3

langit sudah menunjukkan sore hari dimana langit berwarna jingga disertai matahari mulai perlahan lahan terbenam


di Gerbang barat kota Arsban


ada sekitar tiga ribu lima ratus prajurit yang bersiap menjaga gerbang barat kota Arsban disitu digerbang barat semua prajurit dipimpin oleh kapten Hurgronje yang sudah menjaga kota Arsban bertahun tahun


...


ada salah satu prajurit berjalan menuju ruang kapten Hurgronje untuk datang melapor.


"Lapor kapten, penjagaan hari ini lancar tidak ada masalah" ucap prajurit.


"ya baiklah, tetap waspada dan jika ada sesuatu yang mencurigakan segera laporkan sersan". jawab kapten Hurgronje


"baik". ucap sersan lalu keluar ruang kapten Hurgronje dan menuju pos penjagaan


...


sementara dihutan para undead sudah mulai keluar hutan dan langsung menuju gerbang barat ada sekitar ratusan muncul lalu mulai berlari menuju gerbang barat


"aarrr". teriak para Undead


"h..hoi lihat lah para undead yang diceritakan kapten mulai muncul!!". teriak prajurit yang sambil menunjuk kearah para Undead


"segera laporkan ke kapten!". teriak prajurit


sersan yang mendengar para prajurit berteriak langsung berlari menuju ke atas gerbang


"apa yang terjadi?". ucap sersan sambil menaiki tangga


"se..sersan para Undead sudah berada di depan hutan dan berlari menuju ke sini!!". teriak prajurit


"apa katamu! segera laporkan ke kapten Hurgronje!". teriak sersan, setelah sersan menaiki tangga dia berada diatas menara sersan terkejut saat ratusan tengkorak atau Undead sudah hampir mendekati gerbang barat.


sersan lalu memberikan perintah untuk menahan para Undead dengan panah yang dilapisi sihir dan menunggu kapten Hurgronje


"bersiap memanah!".


"sekarang, tembak".


"shuss shuss shuss"


ratusan panah sihir menutupi langit dan menghujani para Undead yang mendekat, sekitar puluhan Undead hancur terkena panah sihir dan lainnya menancap di tanah.


bersamaan digerbang utama


ada seorang berzirah hitam lengkap sedang duduk diatas menara gerbang utama


dan melihat para Undead juga sudah mulai mendekat.


ratusan tidak sudah ribuan undead mulai berbaris rapi didepan hutan para Undead menggunakan perlengkapan pedang dan sebuah perisai berukuran kecil.


xanders yang bisa melihat para Undead dengan jauh menggunakan skill dragon Eye nya hanya menatap dari balik zirah nya dan mulai tersenyum lebar.


"hahaha benar-benar menarik para Undead itu sudah berada ditingkat 2, skeleton soldier ya tapi sayang sekali,


serangga seperti kalian tak akan bisa melangkahi 1 inci pun gerbang ini!". ujar xanders dan tiba-tiba ada suara sangat keras sampai terdengar di gerbang utama.


"menyerahlah kalian, kita organisasi Blackhat sudah merencanakan penyerangan ini whaha". teriak seseorang dia yang tak lain adalah petinggi organisasi Blackhat Murge


"hmm apa dia hanya sendirian?". gumam Murge


"sialan!, apa manusia rendahan itu meremehkan ku haaa?". ujar Murge kesal


Murge melihat Xanders dengan menggunakan energi mana dan hanya merasakan mana xanders yang dilihatnya dia merasa kesal dan berdiri dari tempat nya


"para Undead, rebut kota Arsban .. serang!!". teriak Murge


xanders yang melihat para Undead yang berbaris mulai berlari menyerang dirinya mulai bangkit dari duduknya dan melihat ke arah Undead


"lihat lah para bawahan ku yang manis, didepan sana ada ribuan sampah yang berlari kesini.


ini perintah, hancurkan para sampah yang sedang menuju kesini jangan sampai 1 sampah sekalipun mendekati gerbang, apa kalian mengerti". ujar xanders


"Uarrrrrh" teriak semua skeleton Knight


"Ba..ik" jawab Bant

__ADS_1


"zah zah" jawab Alcira


Xanders yang mulai mendengar kata-kata bawahannya tersenyum dibalik Zirahnya dengan lebar dan mengacungkan tangannya ke depan


"jadi keluar lah dari bayangan ku dan hancurkan semua musuhku, para bawahan ku yang manis". ucap xanders


seketika dibayangan Xanders muncul ribuan pasukan undead menyebar dan menyerang Undead musuh dengan ukuran 2 kali lipat Undead biasa para skeleton Knight menghancurkan musuh dengan mudah.


"Trang"


"drarr"


Bant yang langsung muncul dari bayangan dan menerima perintah Tuannya langsung melesat menghancurkan ratusan Undead musuh dengan sekali serang.


"wushh" (suara skill Bant)


"duaarr"


begitu juga dengan Alcira yang langsung keluar dari bayangan xanders dengan ukuran yang besarnya langsung menyapu para pasukan undead musuh dengan sekali kibasan ekornya.


"wrusshh"


"duar duar duar"


"Dboomm"


Murge yang melihat kearah pasukan musuh terkejut saat melihat pasukan musuh yang sesama Undead dimana kekuatan nya jauh berbeda.


murge lebih terkejutnya saat melihat ular yang ukurannya sangat besar bahkan terlihat dari kejauhan.


"tidak mungkin, i..itu Undead tingkat 3, kenapa dia bisa mengendalikan skeleton Knight sebanyak itu dan lagi ular hitam besar itu aku seperti pernah melihat nya". gumam Murge


sementara Murge yang melihat ribuan para pasukan undead nya di hancurkan semudah itu mulai menggertakan gigi nya disertai amarah diwajahnya.


"kalian cepat bantu hancurkan pasukan musuh dan urus ular besar itu dulu!". teriak Murge ke bawahan nya


"baik". jawab bawahan murge serempak


sekitar 10 bawahan murge ada beberapa orang sudah di rank A-(70.000) sisanya ada dibawah rank itu, sementara xanders yang mulai melihat pasukan musuh mendekati Alcira.


Xanders tersenyum dan mulai melesat ke bawahan murge, Alcira yang masih menghancurkan para skeleton soldier dia melihat Tuan nya mendekat ke arahnya


"wrsuhh"


"zahh zahh"


Xanders juga mulai menghancurkan beberapa skeleton saat melewati jalan menuju Alcira,


lalu dia melihat tingkah Alcira yang mana menyapu pasukan dibelakangnya tidak memandang musuh maupun kawan dengan ekornya


Xanders yang melihat nya hanya menggeleng kan kepalanya dan segera menuju musuh yang mendekati Alcira


para bawahan murge yang melihat ular hitam lengah dan melihat kesempatan untuk menyerang, beberapa bawahan murge langsung melesat dan meloncat kearah Alcira.


para bawahan murge mulai merapalkan sihir area besar ke arah Alcira dan mulai menembak kan kearah Alcira.


"Thunder Storm"


"magic bolt"


"big fire ball"


"wind storm"


seketika petir dan angin mulai muncul dari permukaan tanah, ada juga bola petir yang besar menyambar ke arah Alcira


bola api yang besar juga menerjang disertai angin topan menyatu dengan api menjadikan topan api yang panas


"wursshhh"


"zett zett Zeet"


"busssh"


"dbomm zett zett wushh" suara ledakan disertai sisa listrik dan angin panas


semua sihir itu langsung melesat ke arah Alcira yang lengah dan langsung mengenai tubuh belakang alcira, Alcira mulai merasakan sakit dan menjerit keras

__ADS_1


"zaaaahhhh!!".


"duarr"


setelah menjerit sangat keras Alcira mulai tidak bisa bergerak sontak badan nya jatuh ke tanah, tanah yang dijatuhi nya bergetar dan hancur, dan terlihat Alcira yang sudah tidak bisa bergerak dan lemas.


xanders yang melihat kejadian itu didepan matanya didalam tubuh nya merasakan sakit melihat Alcira tanpa sadar didalam Zirahnya wajah nya mulai menunjukkan kemarahan pertamanya


Xanders juga tanpa sadar mengeluarkan aura demonnya dicampuri aura high human milik xanders asli, aura berwarna hitam pekat disertai emas terang menyatu di Zirahnya.


matanya sekilas terlihat bercahaya merah yang menatap bawahan murge kekuatan Xanders naik sangat besar disertai ledakan aura didalam tubuh nya


terjadi hempasan angin yang sangat Besar dan kuat sehingga mengguncangkan sekitarnya, tempat pijakan xanders sudah berlubang meninggal kan bekas ledakan aura tadi


"pemimpin, kekuatan besar ini sangat bahaya". ucap salah satu bawahan murge


"ya, tanpa kau beritahu aku juga merasakan nya, tetap waspada ambil pedang dan pasang posisi tempur" jawab pemimpin bawahan murge


"baik". ucap serempak bawahan murge


para bawahan murge yang mengetahui hasrat membunuh' mendekat kearahnya semuanya mulai siaga dan mengambil pedang dan posisi mereka masing-masing.


Xanders yang melihat bawahan murge dan Xanders melesat dengan kecepatan tinggi dirinya terlihat tampak marah melihat orang-orang itu.


kekuatan dan kecepatan xanders juga ikut meningkat saat auranya meledak-ledak.


seketika Xanders sudah berada di depan bawahan murge lalu mengambil senjata yaitu pedang miliknya di Inventory


lalu menebas kedepan dan memenggal kepalanya dengan cepat dan seketika kepalanya terjatuh ke tanah


"semuanya musuh di sini". ucap salah satu bawahan murge tetapi setelah berteriak Xanders Langsung menebas kedepan dan membelah badan nya


"a..apa aku tidak bisa melihat serangannya". gumam pemimpin bawahan murge


semua bawahan murge yang melihat xanders didepannya serta membunuh rekannya, mulai melesat dan melepaskan pedang serta menebasnya ke depan


"sring"


"hyat"


"wushh"


Xanders yang melihat para bawahan murge menyerang langsung menghindar dengan kecepatan tinggi dan mulai berada dibelakang bawahan murge


"sringg"


"zorrrh"


xanders lalu menebas tepat dikepala musuh dan memenggal dengan rapi, darah mulai muncul dan memuncak keatas hingga seperti hujan darah.


dirinya lalu mengarah ke bawahan murge lagi dan menyerang nya satu persatu tebasan demi tebasan menghujani tubuh bawahan murge.


bawahan murge tewas dengan sangat mengenaskan tubuhnya ada yang terbelah dua, kaki dan tangan juga ikut terbelah, kepala terbelah setengah dan lainnya


sementara pemimpin mereka hanya terdiam takut karena dalam 10 detik para bawahannya sudah pada tewas, pemimpin yang ingin melaporkan ke tuannya


lalu menggunakan lembaran sihir miliknya dan menyobek lembaran kertas, tiba-tiba lingkaran sihir berada di bawahnya dan pemimpin berteleportasi di tempat tuanya


tapi sebelum berpindah xanders mulai menggunakan skillnya Dimensional Slash dan seketika menebas ruang dan waktu sihir teleportasinya serta membelah menjadi dua badannya


Xanders yang mengetahui itu lalu tersenyum lebar dan tertawa sangat keras di dalam zirahnya


"ahahahhahahah". teriak tawa xanders


setelah selesai membereskan semua bawahan murge xanders terjatuh dan bertekuk lutut karena seluruh badannya lemas, aura yang meledak mulai kembali semula


dirinya lalu bangkit berdiri dan berjalan menuju Alcira yang masih belum bergerak.


Sementara di hutan ditempat murge


sebuah lingkaran sihir muncul tepat di depan matanya dia mulai tersenyum karena itu pasti bawahannya


"haha, kerja bag-".


saat ingin menyelesaikan pembicaraan murge terkejut saat isi dari lingkaran sihir teleportasinya hanya tubuh terbelah dua milik pemimpin bawahan nya


"SIALAN!! PARA MANUSIA RENDAHAN!! AKAN KU BUNUH KALIAN!!". teriak Murge sangat marah

__ADS_1


...--------•--------...


sampe sini dulu ye


__ADS_2