
sebelum nya Murge yang melihat xanders berbicara sendiri dirinya mulai bingung dan berpikir xanders aneh.
"apa yang dia bicarakan, apa dia sudah gila sampai berbicara sendiri" ujar Murge dalam hati
disaat bersamaan saat xanders mulai mengangkat tanganya keatas, tiba-tiba perasaan Murge menjadi sangat tidak enak
"a..apa yang dia lakukan, firasat ku mengatakan ada bahaya kalau tidak segera membunuh anak itu. ini
adalah kesempatan aku akan membunuhnya selagi ada celah yang besar". ucap murge.
setelah itu dirinya mulai melesat kearah Xanders dengan kecepatan tinggi nya, tiba-tiba perasaan yang dipikirkan nya ternyata benar.
saat hampir sampai di depan Xanders dirinya langsung terpental kebelakang dan terjatuh ditanah karena ada ledakan aura yang sangat besar ditubuh xanders.
"Dboom!"
"wrushh"
"urrgh"
"apa yang terjadi!". ujar Murge yang masih terjatuh ditanah
Murge yang bangkit berdiri tiba-tiba mendengar suara tertawa sangat keras Murge lalu tidak percaya saat melihat kearah Xanders
"hahahaha". xanders tertawa keras
"ti..tidak mungkin, ke..kenapa? aura itu kenapa aura itu kau mempunyai!!". teriak Murge
waktu sebelumnya
setelah menyerap lebih dari tujuh ribu roh dan jiwa tubuh Xanders tidak kuat menahan beban dari roh dan jiwa tersebut.
Xanders merasakan dirinya seakan akan tubuhnya meledak dan ingin langsung pingsan (tidak sadarkan diri) tapi dirinya mengingat janji dari 'dia'
...
sebelum melawan Undead
Xanders yang masih berada di dalam kamar miliknya di penginapan dirinya merasakan ada seseorang yang mendekat kearah kamar nya Xanders juga tahu itu siapa dia yang tak lain adalah Carla
Tok Tok
"xa..xanders apa kamu didalam?". tanya Carla,
tiba-tiba ada suara langkah kaki yang mendekat kearah pintu dan membuka pintu kamar tersebut.
"jeglek"
"ada perlu apa?". tanya xanders ke Carla
"itu, apa kamu baik-baik saja tentang-"
"Masuklah, jangan berdiri didepan pintu". ucap Xanders, yang memotong pembicaraan carla.
xanders lalu berjalan menuju kasur dan duduk dipinggir kasur yang besar dan melihat kearah carla
"duk duk".
Xanders mengisyaratkan carla untuk duduk dikasurnya, Carla yang masih didepan pintu wajahnya mulai berubah merah dan memasuki kamar xanders.
"ja..jadi ini kamar xanders, hmm kenapa aku berpikir yang tidak-tidak". ujar Carla didalam hati, sembari melihat seluruh ruangan Xanders lalu menggeleng kan kepalanya.
Xanders yang melihat tingkah Carla hanya bingung dan bertanya-tanya.
"apa sebegitu anehnya melihat kamarku?". ujar dalam hati xanders.
setelah berjalan beberapa langkah Carla sudah berada didepan kasur dan duduk disebelah xanders, dirinya mulai menunduk kebawah dengan wajah memerah.
Carla tidak seperti pertama kali bertemu xanders dirinya sudah tidak gugup lagi kepada Xanders tetapi saat melihat wajah Xanders, wajah Carla juga selalu memerah suasana yang hening dan sepi itu lalu menjadi Sangat tegang.
"_" (ekspresi wajah Xanders)
__ADS_1
"itu apa kamu benar-benar tidak apa-apa melawan para Undead sendirian di gerbang utama?". ucap Carla yang membuka pembicaraan dan menatap wajah Xanders.
xanders lalu melihat kearah Carla, disaat bersamaan Carla juga masih memandang wajah Xanders, tatapan mata mereka melihat satu sama lain.
wajah Carla yang masih memerah sekarang semakin memerah dan muncul asap diatas kepalanya.
"jangan khawatir, aku baik-baik saja aku juga tidak sendirian". jawab xanders yang masih memandangi Carla dirinya entah kenapa tidak bisa berhenti memandangi wajah carla.
"be..benarkah lalu siapa? siapa yang bersamamu?". ucap Carla.
"apa kamu tidak percaya dengan ku?". jawab xanders sambil menaikkan alisnya membuat wajahnya semakin Dingin dan terkesan mempesona.
wajah Carla dan Xanders terlihat sangat dekat, saat xanders berbicara dan juga bernafas membuat hembusan nafas nya terasa didepan wajah Carla.
Carla yang sudah sampai memuncak ingin sekali langsung mencium bibir merah xanders yang sangat menggoda didepan matanya.
tetapi niatnya diurungkan karena dia disini untuk mencegah xanders biar tidak melawan para Undead sendirian.
"ak..aku mempercayai mu, tapi harus ada buktinya". ucap Carla gugup dan menoleh kan wajahnya kearah lain.
Xanders yang melihat tingkah Carla yang aneh bagi Xanders, hanya tersenyum hangat tetapi dirinya tidak menyadari nya.
"heh baiklah, tapi jangan sampai takut." jawab xanders.
"ke.. kenapa aku takut?". ucap Carla dengan pipinya yang mengembung.
"para bawahan ku yang manis, keluarlah". ujar Xanders pelan.
"ah dan juga Alcira jangan sampai ikut keluar". lanjut ucapan xanders, karena dirinya takut dengan tubuh Alcira yang sangat besar penginapan ini akan langsung hancur seketika dan sangat heboh.
"bawahan yang manis? Alcira? jangan-jangan semua nya wanita cantik?!". ujar Carla dalam hati
seketika Bant dan beberapa skeleton Knight muncul keluar didalam bayangan xanders lalu menekuk lutut mereka dan tunduk didepan xanders
"__" (ekspresi wajah Carla)
"xa..Xanders bukannya bawahan yang tadi kamu bilang manis, aku kira?" ucap Carla yang masih terkejut.
"hm bukannya dilihat emang manis". jawab xanders datar kearah Carla.
"hemm, aku tidak takut, aku lebih takut sama Manusia". ucap Carla
seketika para bawahan Xanders melihat kearah carla dengan wajah bingung, tak lupa dengan xanders yang juga terkejut ini pertama kalinya xanders merasakan sesuatu sampai sangat terkejut.
"haha kenapa dengan wajah kalian". ucap Carla dengan tertawa kecil melihat para wajah bawahan xanders dan Xanders sendiri terkejut.
"xanders Lucunya". ujar Carla dalam hati.
xanders yang mulai terkejut perkataan carla mulai tertawa keras didalam kamarnya
"hahahaha". tawa keras Xanders
Carla dan bawahan Xanders juga langsung melihat kearah xanders tertawa keras dengan wajah sangat bingung tetapi para bawahan nya juga senang karena tuannya sangat bahagia.
setelah Xanders tertawa keras dirinya menenangkan diri nya lalu menoleh kearah Carla dengan wajah serius, Carla juga ikut menatap wajah Xanders yang cool.
"carla" ucap Xanders pelan.
"ada apa?". jawab Carla lembut
"apa kamu percaya? sebenarnya aku bukan manusia". ucap Xanders langsung kearah Carla
Carla lalu hanya tersenyum kearah Xanders dan mulai memegang wajah Xanders dibagian pipinya.
"aku sudah tau". jawab singkat Carla
Xanders yang mendengar ucapan Carla wajahnya mulai terkejut untuk kedua kalinya para bawahan Xanders juga mulai bingung "sebenarnya siapa manusia ini" itu yang dipikirkan mereka.
"apa maksudmu? sejak kapan kamu tahu?". tanya xanders bingung.
"setelah kamu selesai melawan para Undead aku akan menceritakan semuanya tentang ku". ucap Carla
__ADS_1
"jadi jangan sampai kalah Xanders kembalilah dengan selamat". lanjut ucapan carla.
setelah itu Carla mencium bibir xanders dan mulai berdiri menuju pintu kamar dan membuka pintunya tetapi langkah kaki nya berhenti sejenak.
"xanders aku suka padamu". ucap Carla lalu menutup pintunya
xanders dan para bawahan nya yang melihat kejadian itu terlihat sangat bingung, sementara wajah Xanders memerah seketika bersamaan jantung nya berdegup sangat cepat.
dirinya merasa sangat aneh Xanders lalu memegang bibirnya dengan tangan nya dan melihat kejadian itu kembali
"apa yang sebenarnya terjadi". ucap Xanders bingung dan terus menerus berpikir.
Xanders lalu merebahkan tubuhnya di kasur dan terus mengingat kejadian yang tadi wajahnya juga masih memerah dan dingin tetapi seketika tersenyum.
"ya aku akan kembali dengan selamat Carla" ujar Xanders dalam hati lalu terlelap dalam tidurnya
....
kembali ke melawan murge
"sialan! aku gak akan kalah!!". teriak Xanders
seketika roh dan jiwa yang diserap Xanders mulai terserap kedalam jiwa Xanders dan mulai menyatu didalam jiwanya.
"Dbom" (suara ledakan aura).
seketika tempat xanders menjadi banyak kepulan asap dan debu yang mengangkat ke udara menutupi Xanders dan hembusan angin membuat kepulan asap mulai menghilang.
disana terlihat bentuk Xanders sangat berbeda xanders yang masih menutup matanya, dan dirinya perlahan-lahan membuka matanya.
wajah, tubuh xanders dan aura Xanders terlihat sangat berbeda, ditengah dahinya muncul satu tanduk yang lurus wajah nya terlihat lebih menarik dan muncul tato berwarna hitam didaerah leher dan tangannya.
aura Xanders juga mulai bercampur dari yang berwarna hitam pekat dengan emas terang sekarang ada lagi yang berwarna merah darah lalu mulai menyatu.
kekuatan xanders juga sangat kuat berkali-kali lipat dari sebelumnya, seketika ledakan aura disertai hempasan angin dari xanders merusak semua yang disekitar nya.
xanders lalu mulai tersenyum dan tertawa sangat keras
"hahahaha"
sementara Murge yang melihat Xanders hanya tak percaya bahkan sudah mulai ketakutan dan dirinya mulai bertekuk lutut di hadapan xanders.
"ini.. be..bentuk tubuh itu, ras kehancuran setan (Devil) telah berada disini". ucap murge yang masih bertekuk lutut lemas.
xanders lalu menuju kearah Murge dan melihatnya sambil berdiri dan memegang kepala Murge.
"apa yang kau katakan aku tidak peduli! tapi karena kau sudah menjadi musuh ku, sayang sekali aku akan musnahkanmu". ucap xanders dingin.
lalu xanders menggenggam kepala Murge dengan kencang dan dirinya mulai tersenyum jahat di wajah nya.
"makan lah LifeEater, SoulEater" ucap xanders.
seketika energi kehidupan milik Murge dan jiwa nya diserap ketangan Xanders sampai kering, Murge sekarang sudah terlihat seperti hancur.
wajah sudah mengkerut, kulit menjadi kering dan bahkan sudah tidak bisa bergerak dan langsung tewas seketika.
...[Ting! selamat !anda mendapatkan Title ```Kehancuran```]...
[Ting! selamat anda mendapatkan Skill baru Devil change]
[Ting! selamat! level anda sudah melewati seratus!]
[Ting! selamat! beberapa skill anda telah naik satu tingkat!]
[Ting ! selamat! telah membunuh petinggi organisasi Blackhat]
[Ting! Selamat telah mendapatkan empat Title sekaligus]
[semua hadiah sudah masuk di Inventory]
notifikasi dari Deepa terus berlanjut di kepala xanders tetapi dirinya mengabaikan nya.
__ADS_1
...---------•-------...
sampe sini dulu ye.