
Satria berusaha mendekati zaara dengan hati-hati,satria menghampiri zaara yang sedang duduk di bangku kelas dan mengajak zaara untuk menonton bioskop pada hari minggu
"hay zaar"
"hey"
"kamu hari Minggu ada janji nggak?"
"tidak ada kenapa emang?"
"tidak papa aku hanya ingin mengajakmu pergi nonton bioskop denganku, kalo nggak mau yaa nggak papa"
"baiklah kalo begitu kita bertemu dimana?"
Rencana satria ternyata berhasil zaara mau pergi nonton film dengannya, dan nabil yang mendengar percakapan zaara dan satria merasa kesal dan berusaha menggagalkan rencana satria.
Hari minggu pagi pukul 7:30
"hay zaara, gimana apa kamu sudah siap pergi nonton denganku?"
"hay sat oke aku sudah siap, ayo pergi kalo tidak kita bisa terlambat nanti"
"ooh yaa zaar, sebelum kita masuk aku mau beli popcorn dulu yaa sama minuman, kamu mau minum apa?"
__ADS_1
"ooh iyaa aku mau minum apa aja deh, hati-hati dan cepat kembali aku tunggu kamu di dalam"
"oke masuklah duluan aku akan segera kembali"
Setelah satria pergi beli popcorn dan minum satria mendapat telpon dari ibu nya dan menyuruhnya untuk cepat pulang ada sesuatu yang harus dia katakan pada satria
"halo mah,"
"sayang kamu lagi di mana?"
"aku lagi diluar mah"
"sayang cepatlah pulang sekarang ada sesuatu yang ingin mama katakan padamu"
"sayang mama tidak punya waktu lagi "cemas"
"baiklah mah aku segera pulang"
Satria tidak tahu harus melakukan apa apakah dia harus menemui zaara atau harus segera menemui mamanya, tapi dalam benaknya satria mamanya adalah prioritas nya sedangkan zaara adalah gadia yang ia suka, nabil masih kebingungan harus samperin zaara atau tidak dan ia memutuskan untuk meninggalkan zaara sendiri dan di depan pintu dia bertemu dengan nabil dan menyuruh nabil untuk menemani zaara
"nabil kebetulan kebetulan sekali kamu ada disini ada sesuatu yang harus aku katakan pada mu "buru-buru"
"apa kenapa kamu sendirian dan dimana zaara?"
__ADS_1
"itu yang ingin kukatakan sekarang, tolong temani zaara sebentar aku harus pergi ada hal yang harus aku urus"
"hal apa?"
"pokoknya jangan banyak tanya sekarang aku titipkan zaara padamu sebentar nanti aku akan kembali "pergi meninggalkan nabil"
Nabil masuk dan mencari-cari zaara dan akhirnya dia menemukan zaara yang sedang duduk menonton bioskop
"satria kok lama banget sih perginya,apa aku telpon saja yaa, aah tidak itu tidak baik sebaiknya aku tunggu sebentar lagi"
"satria tidak akan mengangkat telpon dari mu sebaiknya berhenti menghawatirkan dia"
"aah kamu , sedang apa kamu disini? dan dimana satria?"
"dia sudah pergi beberapa menit yang lalu dan dia menitipkan kamu padaku"
"apa.... dia menitipkan aku padamu? kenapa apa tidak ada manusia lain disini selain kamu? lagi pula aku bukan barang yang bisa dititip yaa sudah aku pulang sendiri saja" ucap zaara malas
"yaakk kalau saja satria itu bukan teman aku, aku juga tidak mau menjagamu lagi pula aku senang kalau kamu bisa pulang sendiri dan tidak merepotkan aku, aku bisa tidur siang dan bermain game di rumah" ucap Nabil berlalu meninggalkan zaara
"yaak aiissshhh dasar cowok sialan memangnya siapa dia, akkhh dasar manusia tidak berperikemanusiaan dan berperikeadilan"ucap zaara dan berlari menyusul Nabil. "yaak tunggu aku" lari zaara
"katanya tidak mau ikut aku" ucap Nabil melihat zaara mengikutinya sedangkan zaara hanya diam saja
__ADS_1