Smart Girl For Child Conglomerat

Smart Girl For Child Conglomerat
aku suka dia, apa salahnya aku mencintainya tuhan!


__ADS_3

"nina rasyid, aku pulang zaara ibu aku pulang "berjalan masuk kamar zaara dan terkejut melihat nabil yang sedang tidur di kamar zaara" tuan muda sedang apa tuan muda disini, dan kenapa tuan muda bisa tahu kalau kami tinggal disini"


"bibi hay bibi apa kabar? aku sangat senang melihat kalian berdua baik- baik saja"


"tuan muda kenapa tuan muda bisa ada disini dan sekarang apa yang sedang tuan muda rencanakan sekarang? apa tuan muda akan mengirim kami keluar negeri baru tuan muda puas"


"bi tolong dengar kan penjelasan aku dulu, sungguh aku tidak bermaksud seperti bibi yang pikirkan"


"tuan muda mohon pergi dari sini, aku sudah tidak mau berurusan lagi dengan keluarga mu, zaara hanya orang miskin zaara tidak pantas terus berada di sisi tuan muda seharusnya tuan muda sadar akan pangkat dan kedudukan tuan muda"


"bibi aku mohon jangan berkata begitu, bi apa hebatnya menjadi presiden jika aku tidak pernah bahagia dengan apa yang ku punya, bi kumohon jangan pisahkan aku sama zaara lagi"


"tidak tuan muda bukan aku yang memisahkan kalian tapi takdir yang memisahkan kalian"


"bi percayalah padaku kalau aku benar-benar serius pada zaara"

__ADS_1


"zaara, ibu kapan ibu pulang dan apa yang sedang kalian bicarakan, kenapa kalian terlihat begitu serius"


"ibu, tidak ada ibu hanya menanyakan kenapa dia bisa berada disini"


"zaara, ibu apa bisa kita bicara berdua saja diluar, kumohon ada sesuatu yang perlu ku bicarakan padamu"


"ibu, baiklah ibu juga ingin bicara denganmu" pergi meninggalkan nabil dikamar sendirian"


"zaara, nenek tolong jaga nabil sebentar aku dan ibu mau keluar sebentar"


"nenek, baiklah nak nenek akan menjaga dia, kalian hati- hatilah di jalan"


"nak bisakah nenek bertanya sesuatu padamu?"


"aah nenek " sambil bangun dari tidur" tentu saja bisa apa yang ingin tanyakan?"

__ADS_1


"tidak papa nak, kamu masih lemas sebaiknya kamu bicaranya sambil tiduran saja"


"tidak papa nek saya sudah mendingan, lagi pula saya hanya merasa kecapean dan sekarang sudah sehat, oh yaa nenek mau bicara apa dengan saya?"


"begini nak sebenarnya nenek mau bertanya sesuatu padamu, apa hubunganmu dengan zaara sebenarnya?"


"nenek itu sebenarnya aku dan zaara saling mencintai tapi karena status kami berbeda ayahku tidak menyetujui hubungan ku dengan zaara, saya merasa bersalah pada zaara dan ibunya karena saya mereka pindah dari kota byeongnam dan tinggal disini"


"nak itu semua bukan salahmu tidak ada yang salah kalau kalian saling mencintai hanya saja mata hati ayahmu yang belum terbuka untuk melihat kekuatan cinta kalian, percayalah pada nenek kalau suatu saat ayahmu pasti akan menyetujui hubungan kalian, ingat apapun yang terjadi kalian tidak boleh berpisah nenek percayakan zaara padamu lindungi lah dia"


"baik nek saya akan berusaha untuk selalu menjaga zaara saya berjanji pada nenek "sambil tersenyum"


"nenek akan memegang janjimu, apa kamu sudah makan nak?"


"sudah nek tadi zaara yang menyuapi ku"

__ADS_1


"baguslah kalau begitu, istirahat lah beberapa hari, kamu bisa tinggal disini untuk beberapa hari"


"baik nek saya sangat berterima kasih kepada nenek, nenek sangat baik zaara sangat beruntung bisa mendapatkan nenek seperti anda"


__ADS_2