
Tiba dirumah nabil zaara langsung diantar ke kamar nabil dan ibunya nabil terkejut melihat zaara ada di depannya dan meminta tolong pada zaara agar bisa menyembuhkan nabil
"zaara zaara tolong selamatkan nabil, aku akan memberikan mu apapun tolong selamatkan anakku "menangis di pelukan zaara"
"nyonya tenanglah nabil akan baik-baik saja "berusaha menguatkan ibunya nabil"
"baiklah aku percayakan nabil padamu, tapi tolong jangan tinggalkan nabil lagi tetaplah berada di sisinya"
"baiklah nyonya aku berjanji padamu aku akan berada disisi nya nabil"
"tante percaya padamu kamu adalah anak yang baik, kalo begitu tante tinggal kan kalian berdua disini,nanti kalo nabil sudah sadar suruh dia makan karena sudah dari kemarin dia belum makan "pergi meninggalkan nabil dan zaara"
"nabil kenapa dengan wajahmu, kenapa kamu bisa seperti ini? kamu yang mengakhiri hubungan kita dan kamu juga yang seperti ini "sambil memegang tangan nabil"
"nabil menyadari kalo zaara datang dan menemui nya, nabil terus menerus memegang tangan zaara sambil berkata" zaara jangan tinggalkan aku lagi, kumohon padamu aku tidak bisa hidup tanpa mu "mara terbuka"
__ADS_1
"nabil apa yang kamu katakan aku disini, aku berjanji akan selalu ada disamping mu dan kamu pun harus berjanji padaku kalo kamu tidak lagi seperti ini"
"aku berjanji padamu aku tidak akan meninggalkan mu lagi apa pun yang terjadi " bangun dan memeluk zaara"
"iyaa sudah istirahat lah dulu aku akan mengambikan makanan untuk mu, ibumu bilang kalau kamu belum makan dari kemarin"
"ibu bilang begitu padamu, itu tidak benar aku tidak lapar sama sekali "kruuukkkkk suara perut lapar"
"hmk benarkah tampaknya perutmu mencoba untuk jujur sedangkan kamu mencoba untuk menutupinya, baiklah tunggu disini sebentar aku akan segera kembali"
"iyaa aku tidak akan lama, aku akan segera kembali, lepaskan tanganku dulu"
"hmk "tidak rela melepaskan tangan zaara"
zaara turun untuk mengambil makanan nabil dan tidak sengaja berpapasan dengan ayahnya nabil dan ayahnya nabil berbicara dengan zaara
__ADS_1
"selamat siang tuan direktur "membukukan kepala"
"kenapa kamu bisa ada disini bukanya aku sudah menyuruh mu jangan muncul dihadapan nabil dan jangan pernah menginjakkan kaki mu lagi disini"
"aah itu direktur,,,,,"
"ibu nabil, aku yang menyuruh nya untuk datang kesini dan menyuruhnya untuk menjenguk nabil, zaara tolong bawa makanan ini untuk nabil, dia pasti sudah menunggu mu masalah ini biarkan aku yang akan menangani nya"
"baik nyonya, kalo begitu saya permisi dulu "melangkah dan pergi"
"terdiam" aku ingin bicara denganmu datang ke ruangan belajar"
"baiklah aku juga ingin ingin bicara denganmu"
zaara melangkah pergi menuju kamar nabil sambil membawa sarapan untuk nabil dan membuka pintu kamar nabil, tadinya muka zaara yang merasa gelisah seketika raut wajahnya berubah menjadi tersenyum dan menyuapi nabil
__ADS_1