
Setelah beberapa menit kemudian zaara datang kerumah keluarga steve untuk menemui nabil
"nona nona mau bertemu dengan siapa?"
"saya mau bertemu dengan nabil, apakah nabil ada dirumah"
"ada nona silahkan tunggu sebentar saya akan memanggil kan tuan nabil"
"terimakasih pak"
dari atas lantai dua nabil melihat kedatangan zaara dan bergegas untuk menemui zaara dan memutuskan hubungan mereka agar zaara tidak di keluarkan dari sekolah oleh ayahnya
"tuan ada nona zaara yang ingin bertemu dengan anda"
"baik aku akan segera menemuinya suruh dia tunggu aku ditaman"
__ADS_1
"baik tuan"
dengan ragu-ragu nabil harus secepatnya membuat keputusan untuk memutuskan hubungan dengan zaara
"nona silahkan tunggu tuan muda ditaman dia akan segera menemui anda"
"baiklah saya akan menunggunya ditaman"
nabil tiba ditaman dan memeluk zaara dengan erat
"nabil apa yang kamu lakukan?" merasa terkejut atas tindakan tiba-tiba Nabil zaara berusaha melepas pelukannya namun Nabil tidak ingin melepas pagutannya
"nabil apa yang terjadi ayo katakan padaku apa yang terjadi, jika kamu diam seperti ini bagaimana aku bisa membantu mu?"
"tidak zaara kamu tidak usah membantu ku, aku baik-baik saja aku hanya ingin bersamamu untuk saat ini, ayo kita pergi jalan-jalan sebentar aku akan membawa mu kepantai"
__ADS_1
zaara hanya bisa ikut dengan pasrah dan ikut nabil kepantai, setelah tiba dipantai nabil langsung berjalan-jalan dengan zaara dipinggir pantai
"zaara ketika kamu rindu denganku suatu hari kamu bisa datang ke sini untuk menemui ku aku akan langsung datang kesini"
"apa maksud dari perkataan mu nabil, tolong jelaskan secara detail karena aku tidak mengerti apa maksud perkataan mu"
"baiklah aku akan menjelaskan maksud dari perkataan ku, zaara aku rasa hubungan kita cukup sampai disini saja, aku merasa status kita sangat berbeda jauh jadi kita sudahi saja hubungan ini" kata kata yang tidak ingin ia keluarkan akhirnya keluar dengan begitu saja, ia tidak mau membuat zaara sedih dan akhirnya hari ini ia membuat zaara sedih
"tidak kamu pasti sedang bercanda kan nabil iyakan jawab aku dan tatap mataku dan berikan aku alasannya " zaara terkejut atas ucapan nabil, tidak pasti ini salah Nabil pasti sedang bercanda hanya itu yang ada di pikirannya, ia hanya bisa menggelengkan kepala tanda tidak percaya
"tidak zaara aku serius, aku rasa alasannya sudah aku katakan tadi"
"tidak aku tahu ini bukan keinginan mu, bilang sama aku kenapa kamu melakukan ini dan kenapa kamu mau menjadi pacarku "menangis tersedu-sedu"
"karena aku merasa tertantang dengan satria untuk mendapatkan kamu, jadi aku hanya ingin melihat mu sejauh mana kamu bisa bertahan padaku,tapi aku merasa bersalah karena telah membuat mu seperti ini " ucap Nabil merasa bersalah
__ADS_1
"tolong nabil jangan katakan itu lagi, seharusnya dari awal aku tidak pernah dekat denganmu dan sekarang aku sudah terjebak di dalam lubang yang kugali sendiri, pergilah nabil kamu bukan manusia kamu penjahat" tangis zaara ia hanya tidak percaya atas ucapan Nabil membuat hatinya seketika seperti tertimpa batu yang cukup keras, hatinya sakit sungguh sangat sakit, seharusnya ia tidak pernah jatuh cinta dan ini lah akibatnya
"terserah kamu mau bilang apa padaku zaara yang terpenting saat ini terimakasih sudah menjadi pacar pura-pura ku, dan pergilah aku tidak mau melihat mu lagi" aku