Smart Girl For Child Conglomerat

Smart Girl For Child Conglomerat
pernyataan yang bisa berubah menjadi ancaman


__ADS_3

"direktur, kamu beraninya kamu mengamcamku"


"zaara, direktur itu bukan ancaman tapi sebuah pernyataan yang akan berubah menjadi ancaman"


Direktur hanya bisa terdiam dan tidak bisa berkata apa-apa lagi pada zaara dan direktur langsung menyetujui permintaan zaara agar nabil tetap tinggal bersama zaara "baiklah jika itu yang kamu inginkan nabil akan tetap tinggal disini bersama kalian,apa itu puas?"


"zaara, tidak direktur aku belum merasa puas, aku lupa memberitahu satu syarat lagi pada direktur, apa direktur mau mendengar satu permintaan dariku lagi?"


"dengan terpaksa direktur mau mendengar satu permintaan lagi dari zaara" baiklah cepat katakan apa satu syarat yang kamu minta lagi?"


"permintaan ku ini sangatlah sederhana direktur, aku hanya ingin nabil dan aku akan masuk sekolah besok jadi tinggalkan satu mobil dan supir disini untuk mengantar aku dan nabil kesekolah, bagaimana direktur apa anda setuju?"


"kamu,,,,, baiklah aku setuju aku akan memberikan kalian satu mobil dan juga supir agar kalian bisa kesekolah"


"Terimakasih direktur anda adalah seorang ayah yang sangat pengertian dan juga baik hati, nabil sangat beruntung mempunyai ayah seperti anda. kalau begitu direktur saya permisi dulu" pergi meninggalkan direktur"


"direktur, untuk pertama kalinya aku dipermalukan oleh seorang gadis kecil, tunggu saja gadis kecil kamu dan ancaman mu itu suatu saat tidak akan terpengaruh lagi padaku. "menelpon seseorang" halo aku ingin kamu mengawasi gerak gerik zaara, dan juga apa yang dia lakukan beritahu aku,aku akan membuatnya menyesal untuk seumur hidupnya"

__ADS_1


"baik direktur, saya akan mengawasi gerak-gerik zaara tuan"


"zaara kita lihat saja nanti siapa yang akan bertekuk lutut duluan aku atau kamu" sambil tersenyum sinis"


Setelah zaara selesai bicara dengan direktur ayahnya nabil, zaara langsung membawa nabil berjalan jalan sambil mengendarai mobil "nabil apa kamu mau jalan denganku ke suatu tempat?"


"tapi kita mau kemana malam malam begini dan dimana ayahku? dan apa yang kamu katakan pada ayah sehingga ayah membiarkan aku tinggal disini, ayo cepat katakan"


"tidak ada aku hanya memberi tahu ayahmu kalau kita saling mencintai"


"tentu saja, ayo cepqt kita pergi sekarang aku sudah lama tidak naik mobil bagus"


"oh yaa baiklah malam ini aku akan mengantarmu berkeliling sepuasnya nona zaara"


"okee, oh yaa nabil besok kita harus masuk sekolah, rasanya aku sudah lama tidak memakai seragam ku lagi"


"baiklah tuan putri, tapi aku akan ke toko dulu untuk membeli seragam baru"

__ADS_1


"cool aku akan ikut denganmu untuk mencarikan seragam untukmu"


"baiklah aku tidak bisa menolak permintaan darimu"


Pagi berikutnya nabil dan zaara pergi ke toko seragam untuk membeli seragam sekolah baru untuk nabil dan sesampainya di toko zaara dan nabil melihat putri dan satria yang sedang memilih seragam baru sambil bergandengan tangan


"zaara, putri satria kalian pacaran yaa"


"putri, berbalik badan, zaara kamu benar zaara kan "sambil memeluk zaara" aku sangat rindu padamu rasanya aku tidak bisa hidup tanpamu"


"iyalah aku zaara, aah masa kamu tidak bisa hidup tanpa aku buktinya sekarang kamu pacaran dengan satria"


"aah zaara bukan seperti itu,aku dan satria memang sudah pacaran sekarang tapi kami sangat merindukan kamu dan nabil, dan kalian kesini mau beli seragam sekolah yaah"


"iyaa aku antar nabil untuk membeli seragam sekolah yang baru"


"satria, apa kalian akan masuk sekolah lagi?"

__ADS_1


__ADS_2