
"hay zaar kamu dari mana?"
"putri tadi aku habis tanya bu susan tentang satria"
"apa yang dikatakan bu susan?"
"dia bilang satria lagi sakit dan kita tidak boleh menjenguk nya untuk sementara waktu" tiba-tiba berhenti"
"ada apa kenapa kalian tiba-tiba menghalangi jalan kami?"
"putri sudah jangan marah ayo kita pergi dari sini dan jangan membuat keributan dengan mereka"
"uuhh kamu tidak mau membuat keributan dengan kami, kalo begitu biarkan aku dan teman-temanku yang akan mengganggu kalian"
"angel sudahlah kamu itu sudah dewasa, aku tidak mau membuat keributan lagi"
"kalo begitu biarkan aku yang akan memulai duluan menghancurkan mu, dan oh yaa aku peringatkan kamu jangan pernah jalan lagi sama atau tidak kamu akan tau sendiri akibatnya"
"sudah itu saja yang ingin kamu bicarakan, ayo put kita pergi oh yaa kalo soal nabil kamu tanya sama nabil kamu tanya sendiri saja sama dia"
"iiih wanita ini "marah" zaara awas aja kamu, berani kamu melawan aku maka aku tidak segan-segan membuat hidupmu hancur berkeping-keping"
"baiklah kita lihat saja siapa yang akan hancur berkeping-keping aku atau kamu"
__ADS_1
"wanita ini berani kamu melawan ku"
Angel marah sama zaara dan terjadi keributan besar di aula sekolah antar angel geng dan zaara geng, pada saat mereka mulai ribut nabil datang dan menghentikan keributan antara zaara dan angel geng dan nabil menari zaara dan membawa zaara pergi dari aula meninggalkan angel geng dan putri
"lepaskan kenapa kamu menarik ku dengan kasar, sakit tau"
"apa kamu sudah gila, kenapa kamu berantem dengan angel?"
"itu semua gara-gara tungangan mu yang memulai duluan, kalo mereka tidak memulainya aku juga tidak akan memulainya"
"tunangan siapa yang kamu maksud tunangan?"
"kamu benar-benar memangnya siapa lagi tunangan mu selain angel "marah"
"sudah mulai bercanda lagi "
"ayo kita pergi jalan-jalan aku bosan di kelas"
"hey kenapa kamu mengajak ku, kenapa kamu tidak mengajak angel saja"
"dia sangat membosankan dan juga dia tidak se cerewet dirimu"
"apa? kamu benar-benar membuat ku marah"
__ADS_1
"tidak papa aku bahagia kalo aku bisa membuat mu marah dan membuat mu tersenyum"
"apa dia menyukaiku kalo benar ia aku harus bagaimana? "bicara dalam hati"
"memang ia menyukai mu, aku sangat menyukai mu zaara sudah dengar itu"
"tapi aku tidak menyukai mu, eeh tunggu kapan aku bilang menyukai mu?"
"aku tidak tahu hanya saja perasaan ku mengatakan kalo kamu menyukai ku, jadilah pacarku dan jangan menolak ku"
"kapan aku menolak mu?"
"berarti kamu mau jadi pacarku kan? aku memang sudah menduganya kalo memang menyukai ku"
"tidak aku tidak menyukai mu " ucap zaara berusaha menolak
"semuanya sudah terlambat kamu sudah menjadi pacarku, ayo kita pergi ke suatu tempat disitu sangat bagus" ucap Nabil sambil menarik tangan zaara
"yaa kenapa kamu sangat memaksa, dan sejak kapan kamu menyukai ku" ucap zaara penuh curiga
"mmmm sejak kapan yaah, aahh aku tidak tahu yang penting sekarang kamu adalah kekasih ku dan kamu jangan coba-coba selingkuh dariku" ucap Nabil sambil menunjuk zaara curiga
"yaak kenapa kau menatapku seperti itu, lagi pula aku tidak mungkin berselingkuh dan juga jangan khawatir kan aku tapi khawatir kan dirimu" ucap zaara
__ADS_1