
Setelah selesai bicara dengan nyonya steve zaara mendapatkan telpon dari putri kalo mereka ada mata pelajaran nya ibu susan wali kelas zaara dan zaara langsung berlari menuju ke sekolah dan meninggalkan cafe itu
"halo putri iya ada apa"
"halo zaara, kamu lagi dimana? kamu nggak datang sekolah hari ini?"
"iyaa ini aku lagi dijalan menuju ke sekolah, oh yaa hari ini nggal mata pelajaran pertama kan?"
"yaa ampun zaara hari ini kita ada mata pelajaran nya buk susan, apa kamu lupa. cepat kesini sebentar lagi buk susan masuk"
"aah iya lupa, ya ampun bagaimana bisa aku menjadi lupa seperti ini, yaudah duly ya put aku tutup dulu telponnya, dah sampai jumpa di sekolah "berlari dengan tergesa-gesa"
zaara masih berlari menuju sekolah dengan sedikit terburu buru tanpa memikirkan disekitarnya, zaara terus berlari sampai-sampai hampir ditabrak mobil rupanya yang membawa mobil itu adalah satria teman satu kelasnya zaara, dulu zaara pernah suka pada satria dan satria pun suka sama zaara tapi karena satria berpikir zaara tidak menyukainya oleh sebab itu dia ragu-ragu untuk menembak zaara
__ADS_1
"satria,turun dari mobil" zaara apa kamu tidak terluka "berlari menghampiri zaara"
"tidak papa lagian hanya lutut ku lecet sedikit, aku tidak terluka dan lagian itu salahku tidak melihat jalan maafkan aku yaa"
"tidak papa, ayo aku antar kamu ke rumah sakit"
"aah tidak usah, lagian ini bukan luka yang terlalu parah, tinggal di olesin obat luka sebentar langsung sembuh kok"
"yaa sudah kalo begitu, biar aku antar kamu ke ruang kesehatan sekolah "membangun kan zaara yang terjatuh" kamu berangkat ke sekolah bareng aku yaa, jangan pernah menolak ajakan dariku karena aku tidak akan pernah mengucapkannya dua kali,jadi jangan pernah berharap ingin menolak"
tiba disekolah satria langsung membawa zaara ke ruang kesehatan dan mengobati luka yang ada di lutut zaara, nabil yang tidak melihat zaara dari tadi dan tidak mengikuti mata pelajaran buk susan terlihat panik dan berusaha mencari zaara dan mencoba menelpon zaara berulang kali tapi tidak diangkat oleh zaara dan zaara mencoba menelpon kembali nabil dan nabil pun mengangkat telpon dari zaara, dan menanyakan banyak hal dan zaara menyuruh nabil untuk ke ruang kesehatan
" zaara,menelpon nabil" tuuuutttt tuuutttt suara handphone"
__ADS_1
"terkejut zaara menelpon dan mengangkat" halo zaara kamu dimana sekarang dan apa yang terjadi pada mu kenapa kamu tidak mengangkat telpon dari ku "khawatir"
"iyaa iya maafkan aku,aku sekarang lagi di uks, apa kamu tidak mau menjenguk ku?"
"uks "berlari menuju uks dan memeluk zaara" zaara apa kamu terluka parah?"
"tidak papa hanya lutut ku saja yang terluka, lagian juga besok sudah sembuh, nggak usah terlalu khawatir"
"iyaa maafkan aku karena tidak bisa menjag mu dengan baik, oh yaa ngomong-ngomong siapa yang membawa mu kesini?"
"iyaa tidak papa jangan terus-terusan merasa bersalah, tadi yang mengantar ku kesini satria diantar sama satria"
"dimana dia sekarang?"
__ADS_1
"katanya sih dia mau pergi ke toilet dan sampai sekarang belum juga kembali, tapi tidak papa kan disini sudah ada kamu"