
di rumah keluarga angel sing
"angel, ibu bagaimana ini pokoknya aku tidak mau kalau aku tidak jadi menikah dengan nabil, pokoknya aku maunya nabil menikah denganku"
"margareth sing, sayang ibu berjanji padamu kalau nabil akan menikah denganmu, cup cup putri kesayangan ku tidak boleh menangis nanti cantiknya akan luntur"
"baiklah ibu aku percaya pada ibu, kalau ibu sampai ingkar janji aku akan bunuh diri"
"sayang jangan berkata seperti itu ibu tidak bisa hidup tanpamu, bagaimana kalau nabil tidak menikah denganmu apakah kamu tega meninggalkan ibu ayah dan ibumu"
"ibu aku tidak bisa hidup tanpa nabil, kalau aku tidak bisa mendapatkan cinta nabil aku akan menyakiti diriku sendiri"
"margareth sing, apa kamu dengar apa yang dikatakan oleh putri mu barusan, apa kamu akan diam saja seperti ini melihat putrimu menderita, cepat lakukan sesuatu"
"fauzi sing, aku tidak akan melakukan apapun, lagi pula itu keputusan nabil aku tidak bisa memaksanya untuk mencintai angel "berkata dengan tegas"
"kamu sama saja, apa kamu tidak menyayangi putrimu apa kamu tidak ingin melihatnya bahagia bersama laki-laki yang dia cintai"
__ADS_1
"aku akan lebih bahagia jika angel tidak menikah dengan nabil, angel akan bahagia dengan menikah dengan nabil tapi nabil tidak"
"apa pentingnya bahagia atau tidak, yang terpenting angel bisa menikah dengan nabil hanya itu yang angel harapkan, aku tidak bisa membiarkan angel menderita seperti itu"
"dengan membuat angel menikah dengan nabil itu malah lebih membuat angel tidak bahagia"
"sudahlah tidak ada gunanya membicarakan ini denganmu "pergi dan menelpon seseorang" halo kamu dimana sekarang?"
"halo bos, apa ada pekerjaan baru? bos semakin hari semakin pengertian"
"tutup mulutmu aku ada pekerjaan untukmu, cepat temukan nabil dalam keadaan sehat, dan jangan membuat dia babak belur karena dia adalah menantuku"
"cepat kerjakan jangan banyak bicara dasar bre*****"
"baiklah bos serahkan tugas ini padaku, lagi pula bayar nya pasti akan mahal iyakan"
"tutup mulutmu baj***** aku akan membayarmu setelah kamu membawa nabil"
__ADS_1
"baiklah bos senang bekerja sama denganmu" menutup telpon
Setelah selesai bicara dengan margareth sing anak buah margareth langsung mencari keberadaan nabil
"guys ada pekerjaan baru untuk kita, kali ini proyeknya besar, kita harus mencari seseorang yang bernama nabil steve anak dari direktur steve, apa kalian tahu dia dimana"
"tidak bos kami tidak tahu dia berada dimana sekarang, terakhir aku dengar dia kabur dari rumahnya untuk mencari seorang gadis yang bernama zaara rasyid"
"baiklah gadis itu kuncinya kita harus menemukan gadis yang bernama zaara rasyid itu kalau mau menangkapa nabil steve, ayo cepat bekerja" hahahaha nabil steve kamu tidak akan bisa lari dari tanganku"
margareth yang mengutus anak buahnya untuk mencari keberadaan nabil steve, ayah nabil lebih dulu mengutus anak buahnya untuk mencari nabil
kring kring kring bunyi handphone asri steve
"halo apa kalian sudah menemukan dimana keberadaan nabil"
"belum tuan kami masih mencari keberadaan tuan muda steve, kami akan berusaha lagi untuk mencari tahu keberadaan tuan muda steve"
__ADS_1
" baiklah lain kali jangan menelpon kalau belum menemukan keberadaan nabil" menutup telpon
"baik tuan, saya akan berusaha secepatnya untuk menemukan keberadaan tuan muda Steve, apa kalian dengar apa yang dikatakan direktur utama kita harus menemukan keberadaan tuan muda steve secepatnya"