Smart Girl For Child Conglomerat

Smart Girl For Child Conglomerat
perjanjian


__ADS_3

satria yang melihat dari balik pintu uks melihat kearah zaara dan nabil yang sedang bercanda didalam ruangan kesehatan, satria ingin mencoba masuk tapi satria tidak mau merusak kebahagiaan zaara yang baru saja tersenyum lepas saat bersama nabil "apa aku masuk saja yaa, aah tapi yaa sudahlah aku ke kelas aja "berkata dalam hati" pergi meninggalkan nabil dan zaara yang berada di dalam ruangan kesehatan


zaara bertanya pada nabil tentang perasaan nya selama ini "nabil bisakah aku bertanya sesuatu padamu?" nabil merasa sedikit terkejut karena tiba-tiba saja zaara ingin bertanya pada nya "tentu saja zaara, kamu mau bertanya apa?" zaara langsung memberitahu tentang perasaan nya pada nabil "nabil sebenarnya apa kamu serius dengan ku, aku merasa hubungan kita sudah terlalu jauh, ayahmu tidak menyetujui kita, tapi malah sebaliknya ibu mu malah menerima hubungan kita"


"zaara itu bukanlah masalah besar bagiku, bagiku yang terpenting adalah kita bisa menjalani hubungan ini sampai maut yang memisahkan, apa kamu mengerti"


aku mendengar perkataan dari nabil yang begitu meyakinkan membuat ku seolah-olah lupa dengan apa yang ku janjikan dulu pada saat aku belum mengenalnya dengan baik, walaupun kini aku malah benar-benar di mabuk cinta oleh perkataan nabil,dan aku merasa nabil adalah pasangan yang dikirim kan tuhan untuk menjaga dan melindungi ku walaupun aku tahu hubungan kami memang saling mencintai tetapi aku tidak begitu merasa yakin tentang hubungan kami karena begitu banyak tantangan yang harus kami hadapi.


"aku merasa puas dengan jawaban mu, ayo kita ke kelas karena sudah waktunya mata pelajaran yang kedua, oh yaa jam pertama tadi aku tidak masuk apa kamu belajar dengan baik?"


"tidak aku tidak masuk kelas tadi"

__ADS_1


"kenapa kamu tidak masuk ke kelas, apa kamu tahu kalo kamu sering bolos seperti ini maka kamu tidak akan pernah bisa naik kelas"


"aku tahu dan aku tidak peduli, walaupun aku harus seumur hidup tidak naik kelas asalkan aku bisa bertemu denganmu setiap hari"


"apaan coba, siapa juga yang tidak mau naik kelas dan tetap berada di sekolah ini bersamamu"


"aku kan bolosnya sama kamu, apa kamu juga merasa akan naik kelas setelah bolos denganku berhari-hari"


"maaf tuan muda direktur mengutus kami untuk membawa tuan muda"


"aku lagi ada kelas, jadi bilang pada ayah kalo aku akan menemuinya setelah selesai jadi pergilah"

__ADS_1


"tidak tuan muda direktur sudah meminta ijin kepada wali kelas tuan muda terlebih dahulu"


nabil yang berdiri di samping zaara berusaha untuk terlihat biasa saja dan mengikuti kemauan pengawal untuk menemui ayahnya "baiklah aku akan mengikuti kalian, tapi aku ingin bicara dulu dengan zaara sebentar "meraih tangan zaara dan berbicara berdua dengan zaara," ikut aku sebentar?


"apa yang ingin kamu bicarakan denganku?"


"dengarkan aku baik-baik, aku akan pergi sebentar jangan kemana-mana dan satu lagi apapun yang terjadi jangan dengarkan apa kata orang, apa kamu mengerti?"


"baiklah aku mengerti. tapi apa yang terjadi sebenarnya?"


"aku akan menjelaskannya nanti jadi temui aku ditaman yang sering kita datangi"

__ADS_1


" oke aku akan menunggu mu disana"


__ADS_2