Smart Girl For Child Conglomerat

Smart Girl For Child Conglomerat
Kehilangan


__ADS_3

"Aku sudah tau sekarang ternyata benar apa yang dikatakan putri, ternyata kamu putra kedua dari tuan steve aku kira putri bercanda. aku minta maaf padamu soal kejadian waktu itu aku tidak bermaksud memarahi mu hanya saja aku tidak suka kalo orang-orang membuang sampah sembarangan."


"tidak masalah itu kejadian sudah lama, ngapain di ungkit lagi"


"oh yaa aku belum perkenalkan diriku secara resmi padamu, perkenalkan nama aku zaara rasyid panggil saja aku zaara dan kamu?"


"aku? tidak kurasa kamu sudah tahu nama ku."


"kapan aku belum tahu namamu siapa,apa kamu boleh perkenalkan ulang dirimu tuan steve"


"iya iya baiklah nama ku Nabil Steve panggil saja nabil, oke sudah cukup ayo cepat masuk"


" iya baiklah tuan steve, nenek nek lihat siapa yang datang jenguk nenek."


"ooh zaara sudah pulang kamu"


" nek lihat siapa yang ingin bertemu dengan nenek.

__ADS_1


"siapa dia "dengan nada suara pelan


"itu nek teman baru zaara yang baru pindah dari luar negeri, sekarang akan ku perkenalkan dengan nenek"


"aah iyaa suruh dia masuk, nenek ingin bertemu dengan nya "uhuk uhuk batuk"


Saat zaara keluar sebentar tiba-tiba saja nenek rasyid jatuh pingsan dan membuat zaara panik, nabil yang datang bersamanya ikut membantu zaara mengangkat nenek rasyid dan dilarikan ke rumah sakit


"nek nenek kenapa, kenapa nenek tidak bilang sama zaara kalo nenek tidak baik-baik saja bagaimana kalo terjadi sesuatu pada nenek apa yang harus aku lakukan?"


"aah dokternya sudah keluar"


"dokter gimana keadaan nenek saya?


"maaf kami sudah berusaha semaksimal mungkin nenek anda mengalami serangan jantung sehingga nyawanya tidak dapat kami selamat kan


zaara yang mendengar perkataan dokter langsung lemas terbujur kaku dan hanya pasrah pada kenyataan bahwa nenek yang ia sayangi sudah pergi meninggalkan nya

__ADS_1


" tidak itu tidak mungkin dokter pasti salah, dokter pasti salah memeriksa nya, kumohon dokter periksa ulang sekali lagi nenek mungkin saja dokter salah kumohon padamu "sambil menangis tersedu-sedu"


Nabil yang melihat zaara juga ikut memohon kepada dokter agar nenek rasyid bisa di periksa ulang "dokter kumohon periksa lah sekali lagi"


"baiklah aku akan memeriksa nya sekali lagi, kalian juga bisa ikut masuk"


" baik terimakasih dokter, zaara ayo masuk"


Zaara masu ke dalam ruangan melihat nenek rasyid tidur diatas ranjang dan di tutupi dengan kain putih,zaara hanya bisa menangis dan menyalahkan dirinya sendiri atas kematian nenek rasyid


"seharusnya aku tidak keluar hari ini, seharusnya aku berada disampingnya, seharusnya ini tidak terjadi nabil, menangis tersedu-sedu"


Nabil yang melihat zaara begitu sedih hanya bisa menenangkan nya "zaara walaupun kamu ada disana menemani nya nenek rasyid akan tetap mati karena ajal seseorang bukan kita yang menentukan tapi tuhan, berhenti menyalahkan dirimu sendiri. apa kamu sudah memberi tahu ibumu?"


"ibu iyaa ibu aku belum memberi tahu ibu"


Setelah mendengar perkataan nabil zaara langsung teringat pada ibunya karena zaara belum memberi tahu ibunya soal kematian neneknya. zaara menelpon ibunya dan tidak memberi tahu kematian neneknya dia hanya memberi tahu ibunya untuk segera kerumah sakit

__ADS_1


__ADS_2