
pagi berikutnya sampai di desa besuk zaara dan ibunya langsung menemui kerabatnya dan meminta ijin untuk tinggal di desa besuk untuk sementara waktu sampai mereka mendapatkan tempat tinggal baru
"ibu, permisi apa ada orang di dalam?"
"tetangga, nyonya nyonya cari siapa"
"ooh saya cari adik saya, yang bernama zheng xi apa anda tahu dia dimana?
"tetangga, ooh tuan zheng xi dia sudah pindah beberapa tahun yang lalu dan dia meninggalkan ini untuk kakak nya "memberikan surat"
"apa ini buk?"
"saya juga nggak tahu isinya apa dia cuman memberikan itu dan meninggalkan pesan agar memberikan surat ini kepada kakaknya dan dia langsung pergi begitu saja"
"baiklah terimakasih buk "membuka surat"
"ibu kenapa ibu menangis dan apa isi suratnya? mengambil dan membaca"
__ADS_1
isi surat
untuk kakak ku ( nina rasyid)
kakak maafkan aku sebelumnya tidak memberitahu kakak tentang wasiat ayah dan ibu, maafkan aku karena aku telah membohongi kakak aku bilang pada kakak kalo ayah dan ibu tidak meninggalkan warisan sepeserpun untuk kakak, tapi justru sebaliknya kak ayah dan ibu meninggalkan warisan untuk kakak tapi aku malah membohongi kakak dengan bilang kalo ayah dan ibu tidak meninggalkan warisan untukmu maafkan aku kak sekali lagi, aku sudah menjual rumah itu dan sekarang aku sudah bahagia bersama keluarga kecil ku jangan mencariku kak, aku berharap semoga kakak juga hidup bahagia.
salam
qing yuzen
"ibu kenapa ibu tidak bilang sama aku kalo ibu mempunyai adik laki-laki dan ibu membiarkan dia membawa semua harta ibu dan sekarang tidak ada yang tahu keberadaan nya dimana"
"tapi ibu kita harus pergi kemana lagi, kita sudah tidak punya tujuan lagi selain disini"
"sudah diam dan ikuti saja perkataan ibu"
mereka bangkit dari tempat duduk dan bergegas untuk pergi dan tidak lama kemudian muncullah seorang nenek yang bernama nenek tami, nenek tami adalah nenek yang mengurus nani rasyid sewaktu ibunya zaara masih kecil dan ketika dewasa nina rasyid ikut pindah dengan suaminya yang tinggal di kota byeongnam setelah hari itu mereka sudah tidak bertemu lagi dan hari ini mereka bertemu kembali
__ADS_1
"nina anakku "memanggil nina dan memeluk nina rasyid dengan erat"
"ibu angkat apa kabar ibu nina sangat merindukanmu ibu, maafkan aku pergi tidak meminta ijin dulu padamu dan langsung pergi begitu saja, aku sungguh minta maaf ibu "memeluk nenek tami"
"tidak papa anakku sekarang kamu sudah disini ibu sangat rindu padamu "mengelus elus rambut nina rasyid" dan siapa gadis muda ini dan dimana suami mu sekarang?"
"ibu dia adalah anakku dengan mas rasyid dan mas rasyid sudah meninggal pada saat zaara masih kecil, jadi aku hanya tinggal berdua dengan zaara sekarang"
"aah ibu turut berduka cita atas kepergian suami mu, dan kalian sekarang mau kemana?"
"aku juga belum tahu buk, untuk sementara waktu aku sama zaara akan mencari penginapan di sekitar sini"
"kalo kalian tidak keberatan bagaimana kamu dan anakmu tinggal saja dirumah ibu, ibu sangat kesepian ayah angkatmu sudah lama meninggal jadi ibu hanya tinggal sendiri"
"ibu sekali lagi maafkan nina yaa buk, nina sungguh menyesal telah meninggalkan ayah dan ibu angkat"
"tidak papa nina, ayo sebaiknya kita pulang dulu kerumah dan zaara ayo ikut dengan nenek tami, zaara apa kamu tahu rumah nenek tami itu dekat pantai jadi pemandangan nya di pagi hari sangat bagus"
__ADS_1
"benarkah nenek tami, aku sudah lama tidak ke pantai dan sekarang aku akan tinggal di pinggir pantai tanpa harus pergi jauh-jauh untuk menikmati pemandangan"