
"kerumah siapa sih, tumben anak itu mau pergi sejauh itu cuma karena teman. ya walaupun tengah berduka cita" ucap zylando pada diri sendiri
"iris" panggil zylando
"ya pak" ucap iris, ya iris adalah sekretaris zylando.
"tolong beri tau ahmad untuk cari tau siapa teman yang bersama atalan sekarang ini" perintah zylando pada iris.
"baik tuan" ucap iris keluar ruangan
"kenapa tuan segitunya tak biasanya" ucap iris dalam hati.
tak lama masuk lah ahmad sang IT perusahaan membawa laptopnya
"siang tuan, boleh saya masuk" ucap ahmad
"ya" ucap zylando, "apa sudah dapat" tanya nya lagi.
"ya, saat ini atalan bersama 2 orang gadis bernama zenita dan qila didesa xxx, ayah dari zenita meninggal dunia " jelas ahmad menunjukkan foto foto beserta rekaman CCTV disepanjang jalan menuju desa xxx kampung dari zenita dan qila .
__ADS_1
*hmm perempuan lagi, tapi yang menarik kenapa sampai pergi sejauh itu, diakan biasa mendapatkan perempuan diclub kesayangan nya dan kedua gadis ini tak pula sesuai tipe atalan dia kan penikmat keseksian. tapi yang satu ini manis* ucap zylando dalam hati, ya keluarga ezhar memiliki club malam pribadi yang digunankan kalangan elit.
"coba cari data diri kedua gadis ini" ucap zylando penasaran.
"apa ini tak berlebihan, aku tau kau khawatir pada adik mu, tapi dia pria" ucap ahmad yang berbicara pada zylando seperti teman saja.
"aku bos mu, laku kan saja" ucap zylando dingin
"Ck, " kesal ahmad pada orang didepannya
"mau aku pecat" ucap zylando senyum menyeringai dengan raut ancaman.
setelah mengutak atik laptopnya akhirnya ahmad mendapatkan data diri kedua gadis yang diminta bosnya.
"ini" tunjuknya pada zylando
saat zylando tengah membaca data diri kedua gadis tersebut.
"kenapa sampai ingin tau data diri? apa kau menyukai salah satunya" tanya ahmad pada zylando
__ADS_1
zylando hanya melihat sekilas dengan tatapan mautnya.
"yah kalau tidak bagua lah, mungkin adik mu menyukai salah satunya. jadi tak perlu bersaing adik kakak ini"ucap ahmad dengan tawa diujung kata katanya
"bisa diam" ucap zylando dengan nada menekan
"baik lah aku keluar dulu disini sangat dingin seperti dikutub aku mau mati" ucap ahmad iya meninggalkan bosnya.
"pergi sana" ucap zylando tanpa menoleh
maksud ahmad bukan ac nya yg terlalu dingin tapi sikap zylando lah yg ia maksud dingin seperti dikutub.
***
malam hari rumah zenita dipenuhi kerabat dan sanak saudara yang ingin membaca yasin bersama.
"aku harus bagaimana nanti, aku tidak tau adat disini. mati aku jika buat masalah" ucap atalan
"tenang lah kau hanya perlu bersikap sopan saja" ucap zenita
__ADS_1
"apa kau bisa...