
alhasil zenita tertindih. ia menggeser tubuhnya tapi zylando memeluk nya dan mencium leher nya
"emm bos bos bangun " ucap zenita
zylando hanya terdiam saat merasa pelukan zylando melemah zenita pun melepasnya dan kabur. ia tak menyangka 3 kali zylando menyentuh nya pasti akan dianggap tak disengaja oleh zylando
pagi hari zenita sudah masak zenita langsung pergi kekampus lebih awal karena ia tak ingin bertemu zylando ia sangat kesal.
dirumah zylando bangun seperti biasa seakan selesai mandi dan bersiap ia menuju kantor ia kedapur
* sepi, apa dia belum balik ya* batin zylando
ia membuka tudung saji. ada makanan untuk dijadikan sarapan.
* loh dia sudah pulang, dimana dia apa dikamar MOL* batin zylando
zylando pun menuju kamar MOL nihil makanan MOL penuh. ia menuju kamar zenita hasilnya sama nihil tidak ada orang yang dicari.
karena bingung ia langsung kedapur saja untuk sarapan. saat sedang sarapan ia baru ingat apa yang terjadi tadi malam.
"astaga, pasti dia sangat marah. aduh gila. nanti dia pulang gue harus minta maaf, eh kalau maaf kurang kayaknya nanti aku beli sesuatu " ucap zylando
## dikampus
ting tong ting tong ponsel zenita berdering
"hallo" ucap zenita
"kak pulang ibu sakit" ucap zyen
__ADS_1
"apa. ia kakak izin dulu ya" ucap zenita
zenita telah mendapatkan izin selama 7 hari ia langsung berangkat. tanpa mengabari siapa siapa.
pukul 18:20 zylando pulang. dirumah tidak ada tanda tanda orang dirumah, didapur tidak ada makanan dan MOL pun belum diberi makan. ia mencoba menelpon zenita tapi tidak dijawab berulang kali tidak juga dijawab. *apa mirip kemaren ya dia marah nanti pulangnya malam, kalau gitu aku tunggu aja nanti malam* batin zylando
ia memesan makanan, saat menunggu makanan datang ia memberi makan MOL sambil bermain
jam menunjukan 21.00 tapi orang yang ditunggu belum juga pulang.
akhirnya ia tertidur disofa ruang tamu.
pukul 00:02 ia mendengar pintu terbuka. ia mengira mungkin itu zenita ia mendekati pintu namun yang masuk bukan zenita namun atalan
"kenapa kak" tanya atalan bingung
"dari mana kamu baru jam segini pulang tunggu kamu mabuk" tanya zylando
"jangan mengalihkan topik" ucap zylando
"aku juga butuh hiburan kak " ucap atalan
"oke kali ini kakak maaf kan tapi kamu tidak boleh mengulanginya kalau ada masalah selesain bukan mabuk mabukan" ucap zylando
"gimana nyelsain orangnya suka kakak" gumam atalan yang samar samar didengar zylando
"apah?" tanya zylando
"aku nanya serius kenapa kakak jam segini didepan pintu tumbenan nunggu aku" ucap atalan mencoba mengalih kan topik
__ADS_1
"kamu ketemu zenita" ucap zylando
*ah zenita, apa kakak mencintai dia* batin atalan
"apa kakak suka dia" tanya atalan
"kamu bicara apa jangan ngaco " ucap zylando
"mungkin dia udah tidur dikamar" Ucap atalan "ngak ada"
"kalau ngak suka kenapa sekhawatir itu" ucap atalan berlalu masuk kekamar nya
"ya... ya karna dia tu anak cewek tanggung jawab kita juga diakan jauh dari orang tuanya" ucap zylando beralasan padahal dia memang khawatir
dikamar sebenarnya atalan juga khawatir ia pun menelpon beberapa teman yanh dekat dengan zenita
"hallo" ucap atalan
orang diseberang menjawab dengan suara serak khas orang bangun tidur
"iya hallo" ucap qila
"lo dimana" tanya atalan
qila melihat siapa yang menelpon, ia senang ternyata iti atalan
"asrama lah" jawab qila
"disana ada zenita? tanya atalan
__ADS_1
seketika raut wajah qila berubah kecewa ternyata ia hanya memikirkan zenita.