Sosok Yang Kami Rindukan

Sosok Yang Kami Rindukan
Tawaran


__ADS_3

akhirnya zenita pergi dengan atalan.


sepanjang perjalanan mereka hanya diam saja. hingga sampai lah mereka dikediaman keluarga EZHAR.


*wah ini rumah mereka, besar dan mewah ya. ah sudah pasti mereka kan keluarga pengusaha* batin zenita


"ayo ta masuk, kayak nya kakak ku belum pulang. tunggu aja didalam" ajak atalan


"baiklah" ucap zenita


*aku akan kerja apa ya?, aku lan belum lulus. kok udah dikasih kerjaan. emang perusahaan mereka mau gitu nerima orang belum lulus sama belum ada pengalaman* batin zenita


sampai lah mereka diruang tamu super megah nan glamor. zenita dipersilahlan oleh atalan untuk duduk sedang kan ia mengambil minum.


"duduk, aku ambil minum. mau minum apa ta? " tawar atalan


"emm air putih aja" ucap zenita


tak lama datang lah atalan membawa 2 cangkir air putih. atalan pun duduk dihadapan zenita.


"lan emang aku kerja apa, kan aku belum lulus? " ucap zenita yang penasaran sedari tadi

__ADS_1


"emm tunggu aja nanti juga tau" ucap atalan dengan senyum tersungging dibibirnya


*Ck kenapa dia malah senyum, bikin tambah penasaran. jangan jangan gue disuruj jadi tukang masak disini. pasalnya kan habis dikasih makanan malah nawar pekerjaan* batin zenita


brummmzz


terdengar suara mobil terparkir disamping rumah yaitu garasi


"ah kayak nya itu kakak ku, aku kedepan bentar ya? " ucap atalan


zenita hanya membalas dengan senyuman sambil menganggukan kepala.


masuk lah zylando dan diikuti atalan disampingnya.


"duduk lah" ucap zylando. zenita menunduk dan duduk.


*masya allah suaranya maskulin amat, ya ampun kesampean mimpi aku ketemu dan bicara sama kakak ini* batin zenita kesenangan


"kenalkan ini kakak ku zylando ezhar CEO perusahan EZHAR dan kenal kan kak dia zenita " ucap atalan


"ZYLANDO " ucap zylando mengulurkan tangan

__ADS_1


"ZENITA" ucap zenita menyambut uluran tangan zylando


"baik lah tanpa banyak basa basi, kami menawarkan untuk kau bekerja dirumah kami " ucap zylando, zenita hanya diam mengernyitkan kedua alisnya. ia bingung


*kerja dirumah?? maksudnya kerja apa ini atau yang aku pikir kan tadi kerja ART* batin zenita


"maksud kakak ku mau kah kau bekerja disini sebagai ART" ucap atalan. *maafkan aku zenita aku bukan merendahkan dirimu aku ingin membantu sekaligus dekat dengan ku* batin atalan


lagi lagi zenita hanya diam membisu


* aduh bagaimana ini aku belum pernah bekerja dirumah orang, kalo aku bikin masalah gimana. jawab apa ya* batin zenita


"kalau kau masih bingung dan ragu kau bisa memikirkan nya lagi. aku akan kedalam dulu" ucap zylando berdiri dan pergi naik tangga entah kemana


"emm maaf ya ta, bukan maksud ku menghina tapi ini murni bantuan dan sepertinya kakak ku juga suka makanan yang kau buat" jelas atalan


"ah bukan itu, aku tidak merasa direndahkan. namun aku bingung aku tidak memiliki pengalaman. bagaimana kalo aku buat masalah. dan juga apa ibu ku akan mengizinkan" ucap zenita


"baik lah kau bisa memikirkan nya sampai besok dan mengabari ibu mu. nanti sore aku kirim kan beberapa berkas yang harus kau baca jika kau takut buat masalah" jelas atalan "berkas?? " ucap zenita bingung


"iya, beberapa kertas yang berisi apa saja yang harus kau lakukan" ucap atalan

__ADS_1


"ah begitu baiklah, aku permisi pamit dulu " ucap zenita


__ADS_2