
Dijalan ia teringat rencananya tadi dan segera mengambil ponselnya dan langsung menelpon seseorang
"habis jam makan siang apa ada hal lain?" tanya zylando
"tidak pak, besok lagi bapak akan ada meeting tapi berkas buat meeting yang hilang itu belum juga ditemukan pak" jawab orang diseberang
"oke terima kasih din, saya akan menyuruh doni nanti" ucap zylando
"baik pak" ucap dina sang resepsionis
#Zylando memang tak punya sekretaris guys karena setiap dia merekrut sekretaris pasti yang melamar cewek dan saat telah menjadi sekretaris zylando pasti kebanyakan tidak betah ya karena zylando orang yang dingin, datar, cuek, tidak banyak mengobrol/ pendiam, enggan diajak pergi, setiap ajakan pasti langsung ia tolak. Maka dari itu kalo ada urusan kantor kadang ia tanya pada doni atau dina karena semua sekretaris yang pernah bekerja tak pernah cocok padanya.
Sesampai dirumah zylando langsung disambut zenita
"dimana atalan" tanya zylando
"ah apa bapak tidak dikasih tau?" ucap zenita
Zylando hanya menautkan alisnya
"pak zylando ada tugas yang harus dikerjakan bersama temannya selama seminggu pak" jelas zenita
Mendengar itu zylando langsung berjalan menuju meja makan. Zenita pun mengambil lauk pauk untuk zylando.
"bapak ingin ini" ucap zenita
__ADS_1
"iya" ucap zylando
Saat selesai mengambil lauk pauk, zenita berniat pergi kebelakang untuk melihat ikan dikolam. Saat hendak pergi zylando memanggil zenita.
"mau kemana duduk disini" ucap zylando menepuk kursi disampingnya
Zenita diam sebentar lalu menurut duduk disamping zylando
"kamu ada waktu kosong ngak? " tanya zylando sambil terus makan
"emm ngak pak, paling sore nanti mau nyapu halaman" ucap zenita
"kalo gitu ikut aku bentar" ucap zylando saat sudah menghabiskan makananya hendak minum
"ikut saja" ucap zylando berlalu kekamarnya
"ayo" ucap zylando keluar kamar dengan jaket denimnya
Zenita yang sudah menyelesaikan pekerjaan nya langsung mengambil ponsel dan mengejar zylando yang sudah menunggu diluar.
Mereka berkendara cukup lama tidak ada yang berbicara. Zenita tenggelam dalam pikiran nya ia memikirkan kemana mereka akan pergi. Sedangkan zylando masih kesal dengan zenita karena tadi sebelum pergi zenita duduk dibelakang sedangkan zylando menyuruhnya duduk didepan
Flashback
"duduk didepan" ucap zylando
__ADS_1
"tidak pak, saya dibelakang saja" ucap zenita
"saya mau kamu didepan" ucap zylando sedikit meninggi
"tidak sopan pak" ucap zenita dengan polosnya ia berpikir saat bos dan pekerja pergi maka pekerja akan berada dibelakang sibos.
"sekali lagi saya mau kamu didepan tanpa dibantah" ucap zylando kesal
Karena melihat zylando yang marah dan kesal zenita pun menurut.
Flash on
45 menit berlalu mobil terus melaju tanpa ada tanda tanda berhenti dan mulai memasuki daerah pedesaan dengan kebun teh sepanjang jalan. Mata zenita terbelalak melihat pemandangan diluar sangat indah ia tidak tau itu dimana tapi ia yakin bukan desanya karena desannya tak memiliki gunung dan kebun teh.
Zylando yang melihat ekspresi zenita yang bingung kadang berubah kagum membuat ia tersenyum. Menyadari ada yang senyam senyum sendiri zenita merasa aneh, ia berpikir apa ada yang aneh diwajahnya
"pak kenapa senyam senyum ada yang aneh? " tanya zenita
"ehmm tidak ada" ucap zylando kembali memasang wajah datarnya.
Zenita memanyun kan bibirnya dengan wajah cemberut nya karena jawaban zylando tidak menghilangkan rasa herannya.
Zylando yang melihat itu kembali tersenyum dan malah tertawa. Zenita yang awalnya heran kini tersenyum melihat bosnya tersenyum ia tak pernah melihat bos yang satu ini tersenyum apa lagi tertawa. tanpa disadari zylando zenita
Memotret zylando yang sedang tertawa.
__ADS_1