
pekerjaan dikamar.
Saat melewati pintu kamar orang tua nya iya melihat pintu terbuka dengan cahaya menerangi kamar itu.
Iya membuka dan terkejut melihat dari belakang seorang wanita menggunakan pakaian serba putih. Lalu ia mendekat dan melihat dipantulan cermin ternyata itu zenita sedang beribadah. Saat selesai sholat hendak berdoa zenita melihat kecermin betapa terkejut nya melihat zylando ada diatas sofa sedang beraktivitas dengan laptopnya.
"pak, maaf kalau saya lancang" ucap zenita takut takut
"ngak apa" ucap zylando
"apa kita nginap atau pulang pak" ucap zenita
"emm kamu ada mata kuliah besok? " ucap zylando
"besok minggu pak " ucap zenita sambil merapikan mukena dan sajadahnya
"ah ya saya lupa" ucap zylando
"bapak baik baik saja? Wajah bapak agak pucat" ucap zenita
"tidak apa hanya pusing" ucap zylando
"mau saya buat teh anget dengan jahe" ucap zenita
"boleh" ucap zylando
zenita pergi kedapur dan tak berapa lama ia membawa teh jahe anget kekamar tadi.
__ADS_1
Saat hendak memberi minuman itu zenita melihat zylando yang tertidur seperti orang kelelahan diatas sofa. Ia meletakkan minuman itu dimeja lalu memeriksa zylando dengan memegang dahi zylando
"ah panas" ucap zenita
Merasa ada yang berbicara zylando membuka matanya
"em bapak seperti nya demam. Mau dipanggil kan dokter? Ucap zenita
"tidak perlu istirahat saja sudah cukup " ucap zylando
"minum ini pak dan sebaiknya bapak tidur dikasur saja biar tubuhnya enakan" ucap zenita
Zylando menurut
"tolong buatkan makan untuk lira, oliv dan mia ya" ucap zylando menutup mata nya
"mereka siapa dan mana pak" tanya zenita
"ada disamping kamar pintu biru" ucap zylando. Villa itu hanya punya 1 lantai namun memiliki banyak kamar kira kira 6 kamar berbeda warna pintu.
Zenita pergi kesamping kamar berpintu biru. Betapa terkejut ada sebuah lorong yang disulap menjadi area bermain mini. Dan zenita bertambah terkejut saat 3 ekor kucing menghampiri kaki nya.
"wah lucunya. Ah ada namanya dikalung ya imutnya" ucap zenita
"ini lira ya" mengusap kepala kucing putih
"ini mia ya, anak mia dan oliv ya" mengangkat kucing putih abu-abu itu
__ADS_1
"ini oliv wah tampannya mirif pak zylando " ucap zenita menggaruk dagu oliv
"oh ya" ucap zylando yang membuat zenita kaget
"eh pak, bapak istirahat saja" ucap zenita menunduk kepala karena malu
Lagi lagi ekspresi zenita yang merah dan malu itu membuat zylando tersenyun dan tertawa kecil.
Zylando mendekat dan ikut bermain dengan kucing kucingnya
"bagaimana saya mau istirahat kalo kalian ribut " ucap zylando
"ah maaf pak" ucap zenita
"wah kalian senang ya baru kenal udah akrab banget " ucap zylando
Saat sedang bermain dan memberi makan kucing kucing itu tubuh zylando goyang
Zenita yang melihat wajah zylando yang semakin pucat mulai khawatir
"pak, pak istirahat dikamar saja pak" ucap zenita
Saat hendak berjalan ke kamar zylando hampir ambruk tapi untungnya ia memegang tembok.
"pak" ucap zenita. Ia pun langsung merangkul zylando dan menuntun nya ke kamar orangtua nya tadi. Saat masuk kekamar zenita melihat ada laptop diatas ranjang padahal tadi laptop itu diatas sofa. * pasti pak zylando bekerja lagi. Ya ampun bagaimana ngak sakit kalo gini* batin zenita
"istirahat ya pak jangan terus bekerja. Walaupun CEO sekali pun kita harus istirahat yang cukup biar badan fit dan bisa terus bekerja " ucap zenita panjang lebar
__ADS_1
Zylando yang mendengar itu teringat ibunya yang selalu memarahinya jika ia terlalu giat belajar sampai larut malam. Kata katanya pun hampir sama.