Sosok Yang Kami Rindukan

Sosok Yang Kami Rindukan
sakit hati


__ADS_3

"ia memang bidadari" ucap zylando. Zenita yang dengar itu terdiam dikaget apa kah bosnya ini bisa melihat orang hanya dengan diceritain doang


Tak sengaja zenita melihat air mara tergelincir dipipi sebelah kiri zylando


"eh maaf bos kalo cerita nya membuat bos sedih" ucap zenita


"sebenernya papa tidak sibuk, hanya saja nenek tidak pernah merestui hubungan papa dan mama itu juga yang membuat mama sakit dan saat sakit baru lah nenek merestuinya akhirnya mama pergi dengan bahagia" ucap zylando air mengalir dengan derasnya tanpa mengeluarkan suara.


Zenita yang melihat zylando seperti itu semakin bingung *itu cerita tentang mamanya atau apa? * batin zenita


Zylando yang mengerti kebingungan zenita akhirnya menjelaskan


"anisa maharani anak nek alisa rani adalah mama ku" ucap zylando


"betapa terkejut nya ia ia langsung berdiri lalu mengusap punggung zylando menenangkan nya


"maaf bos maaf saya tidak tau maaf sekali lagi buat bos sedih" ucap zenita


"boleh aku memeluk mu" ucap zylando


Zenita terdiam tapi ia pikir mungkin bosnya membutuhkan pelukan untuk menenangkan diri.

__ADS_1


"i.. Iya" ucap zenita


Zylando memeluk zenita dengan erat zenita balik memeluk dengan usapan lembut dari kepala hingga punggung zylando


Deg.... hati atalan sangat hancur melihat wanita yang ia cintai selama ini berpelukan dengan orang yang juga ia cintai. Muncul banyak pertanyaan dikepalanya


* apa mereka menjalin hubungan?


* ada apa dengan kakak kenapa menangis ?


*apakah zenita mencintai kakaknya?


* apakah zylando kakak nya juga mencintai zenita ?


Atalan baru saja sampai rumah ia ingin mengambil beberapa buku yang tertinggal dan alasan lain karena ia ingin mengobati rindunya pada zenita 2 hari ini dengan melihat dan memakan masakan zenita tetapi saat didapur tak menemukan siapa pun ia mencari sekeliling rumah dan terakhir ia melihat ruangan kerja kakak nya terbuka, ia pikir mungkin kakaknya tau dimana zenita saat mendengar kakaknya mengobrol ia berhenti dibalik pintu takut mengganggu mungkin saja itu klien penting.


"boleh aku memeluk mu" ucap zylando


"iya" jawab wanita yang suaranya sangat dirindukan atalan.


Ia pun mengintip sedikit kedalam melihat kakaknya dan zenita berpelukan sambil menangis. Ia syok amat syok hatinya benar benar hancur berkeping keping lalu ia kekamar nya mengambil apa yang ia perlukan lalu pergi lagi.

__ADS_1


## ruang kerja zylando


"ah maaf" ucap zylando kikuk malu baru kali ini ia memeluk wanita


"i.. Iya" jawab zenita gugup


"bos ingin minum" tawar zenita mengalihkan topik


"boleh" ucap zylando


Zenita pun pergi terburu buru karena ia tak tahan wajahnya mulai merah jantungnya berdetak sangat kencang * apa pak zylando dengar ngak ya jantung ku aduh bagaimana gimana nih kalo denger malu banget * batin zenita


"kenapa aku nyaman dipelukannya" ucap zylando memegang dagunya


"dan kenapa jantung berdetak keras ditambah wajahnya merah gitu" ucap zylando tersenyum mengingat pelukan tadi betapa kakunya zenita .


Tak lama zenita pun masuk membawa secangkir teh hangat kesukaan zylando


"ini bos" ucap zenita menyodorkan teh itu


Disambut baik oleh zylando yang langsung menyeruput nya seketika bibirnya kepanasan

__ADS_1


"aduh panas aww " ucap zylando memegang bibirnya


"bos ini bagaimana tiup dulu namanya juga teh anget Pasti lah agak panas kalo ngak panas namanya teh dingin" ucap zenita mengambil teh itu lalu meniupnya


__ADS_2