Sosok Yang Kami Rindukan

Sosok Yang Kami Rindukan
belanja


__ADS_3

11:56


"kepasar dulu ya" ucap zenita


"baru juga nyampe, istirahat kalik ta" ucap aulia.


"besok rencananya mau langsung jualan" jawab zenita.


"mau ditemani" tanya qila


"ngak usah lo pasti capek" jawab zenita


keluar kamar zenita menuju jalan raya mencari angkot tapi ponsel nya tak henti berdering.


tring... tringg.


" ya hallo" ucap zenita.


"hei lagi dimana" tanya atalan


"depat asrama" jawab zenita.


"ngapain" tanya atalan


"nunggu angkot" jawab zenita


"mau kemana" tanya atalan


"pasar" jawab zenita *ngapain sih udah kek pak polisi * batin zenita


"oke tunggu disana aku juga mau kepasar " ucap atalan


"eh ngak us.. " panggilan terputus

__ADS_1


*apa an sih dia kan pasti capek habis nemani kita didesa sekarang malah mau antar kepasar, nanti dikira aku cewek apa an* batin zenita.


tin.. tin..


sebuah mobil sprot berhenti didepan zenita, dan turun lah atalan


"yuk" ajak atalan membuka pintu


"ngak usah ngerepotin kamu pasti capek udah sana istirahat " ucap zenita


"ngak aku ada yang dibeli sekalian aja kan, udah yuk keburu zuhur "ucap atalan.


zenita masuk kemobil atalan. dalam perjalanan tak ada percakapan zenita hanya diam melihat keluar jendela. sesekali atalan melirik kearah zenita. mobil pun sampai disebuah Mall terbesar dikota itu


"ngapain kesini" ucap zenita bingung


"belanja" jawab atalan


"aku kan tadi bilang kepasar " ucap atalan.


"ya udah sana aku cari angkot dulu " ucap zenita *gila belanja disini gue bisa rugi disini mahal* batin zenita


"kenapa sih? " tanya atalan


"disini ngak enak banyak pengawetan mending dipasar tradisional" ucap zenita


"becek tauk" ucap atalan.


*dasar orang kaya manja*batin zenita


belum sempat zenita menghentikan angkot tangan nya ditarik atalan masuk ke Mall itu. senita menghempaskan tangan atalan


"apa an sih lan" ucap zenita kesal

__ADS_1


"udah yuk belanja ngak enak dilihat orang udah masuk ngak jadi" ucap atalan.


*Ck sengaja dia nih* batin zenita


zenita berjalan jalan melihat kebutuhan sesuai bajet kantongnya..


*gila masak daging disini harganya 2 kali lipat dari dipasar sih, ah gue bingungkan mau masak apa kalo gini. gini nih kalo temenan sama orang kaya* batin zenita


dalam kebingungan akhir nya zenita membeli mie instan, ikan segar dan tepung serta bumbu masakan lainnya.


"ah keknya ni udah deh cukup buat ni aja dulu besok, besok jangan bilang dia deh kalo mau kepasar " ucap zenita pada diri sendiri


sampai dikasir zenita melihat atalan didepannya membeli banyak sekali sembako


*gila, katanya dia ngak punya ibu, apa dia masak sendiri ya? ah mungkin ada asisten secara kan dia kaya* batin zenita


kini giliran zenita membayar barang nya.


"jadi totalnya 125 ribu kak" ucap kasir.


*tu kan hanya segini mahal amat, ngak jadi deh beli martabak hu hu* batin zenita


"ini mbak duit pas ya" ucap zenita mengeluarkan duit 100 , 20 dan 5 ribu.


"maaf kak udah dibayar pria tadi kalo tidak salah atalan namanya. adik bos dari Mall ini" ucap kasir


*hah gila Mall ini milik keluarga nya* batin zenita


"trima kasih kak" ucap zenita memasukkan uangnya lagi.


diparkiran


"maaf lama, makasih ya lan" ucap zenita.

__ADS_1


"yup dah yuk pulang" ucap atalan


__ADS_2