Sosok Yang Kami Rindukan

Sosok Yang Kami Rindukan
pencarian


__ADS_3

"hallo la apa disitu ada zeni" tanya atalan ditelepon


"ngak, ada apa? bukannya dia dirumah mu" jawab qila


"tidak, kata kakak ku dari tadi dia belum pulang ditelpon ngak aktif" ucap atalan


"hah tunggu tunggu apa ada masalah atara kalian? " tanya qila


"emm seperti nya ngak" ucap atalan


"aku coba telpon. Nanti aku kabari" ucap qila


"yup" ucap atalan menutup telpon


"ada apa" tanya dani


"zeni belum pulang kerumah atalan" ucap qila


"kenapa apa ada masalah" tanya aulia


"sepertinya tidak, jika ada pasti dia kesini " ucap qila


"tak biasanya. Apa ada sesuatu " ucap dani


"jangan jangan diculik guys" ucap aulia


"hus apaan sih ngak mungkin lah" ucap dani


"Coba telpon " ucap aulia


"ya kalian coba telpon dia aku akan coba telpon adiknya" ucap qila


"oke" ucap dani


"bagaimana ada kabar, nomor zeni ngak aktif" ucap dani


"sama adiknya juga ngak jawab" ucap qila


"oke ini sudah larut besok kita cari, kalau ngak ketemu baru lapor polisi " ucap dani


Ketiganya pun naik keranjang masing masing untuk tidur


Namun qila tidak bisa tidur karena memikirkan zenita

__ADS_1


"hei tidur lah dia pasti baik baik saja oke" ucap aulia


Keesokan harinya ketiganya pergi kekampus lebih cepat.


Mereka pikir mungkin saja zenita sudah kembali dan kuliah seperti biasa


"dimana dia" ucap qila


"mungkin belum datang, ini masih sangat pagi" ucap aulia


"ya benar" ucap dani


Tak lama datang lah atalan


"heii, apa ada kabar dari zenita " tanya atalan


"tidak" ucap qila


"kemana anak itu" ucap dani


"apa kalian tau tempat tempan yang bisa ia kunjungi " tanya atalan


"tidak ada" ucap qila


"bagaimana kalau kita tanya teman yang sejurusan sama dia" ucap aulia


"ayo" ajak atalan


Mereka berempat bertanya kepada semua orang dijurusan itu.


Namun jawabannya hanya satu tidak tau


"kau teman zenita" tanya dani


"ya" ucap eni


"tau dimana zenita " tanya aulia


"mungkin belum datang" jawab eni


"no, dia belum pulang dari tadi malam" ucap dani


"ow ya, kemaren aku lihat dia terburu buru pergi dan putra juga buru buru pergi. Mungkin saja mereka pergi berdua" ucap aini

__ADS_1


"kalian tau dimana rumah putra" ucap atalan


"rumahnya jauh dari sini memakan waktu 2 jam" ucap aini


"putra yang sering terlambt itu" tanya eni


"iya aku lihat zeni pergi buru buru lalu dibelakangnya putra juga lari terburu buru gitu" ucap aini


"kalian ada nomor putra" tanya qila


"kami tidak menyimpannya" ucal aini


"digrup whatsapp ada tapi kayaknya ngak bisa ditelpon. Teman ku pernah telpon nomor Itu tapi ngak aktif"ucap eni


"boleh minta " ucap qila


"nih" ucap eni menyodorkan hpnya


"terima kasih" ucap qila


"eh yang bener, mereka kan ngak deket kok bisa berdua" ucap eni


"ngak tau juga itu kan baru dugaan, kalau ia pun bisa ajakan menjalin hubungan diam diam" ucap aini


"eh ia yah" ucap eni


"ya sudah sebentar lagi kelas dimulai. Selesai kelas kita cari sama sama" ucap atalan


"oke" ucap qila


#kantor ezhar


"yo lu dimana" tanya zylando ditelpon


"dilapangan bos" ucap dion


"selesai nanti kekantor, ada tugas kecil" ucap zylando


"baik" ucap dion


#Jam makan siang


"permisi bos boleh masuk" ucap dion

__ADS_1


"masuk" ucap zylando


"bos" ucap dion


__ADS_2