Sosok Yang Kami Rindukan

Sosok Yang Kami Rindukan
kesempatan


__ADS_3

"ayo bang yuk, boleh ibu" ajak zyen yang terlihat senang.


muncul raut kecewa pada wajah atalan saat zenita tak jadi menjawab.


kemudian ketiganya hendak ingin naik mobil


"hey mau kemana" sapa qila yang baru datang


"mau keliling" ucap zenita


"ikut" ucap zenita


"gak muat, kau lagian kenapa bawa rakyat mu ini" ucap zyen


"adek adek kakak atalan sibuk, nanti saja ya ketemunya kita ada urusan dah" ucap qila pada anak anak yang sedari tadi mengikutinya.


"yaaa kitakan mau bicara pada kak atalan." ucap salah satu anak


"nanti saja kakaknya sedang sibu"ucap qila


atalan hanya tersenyum.


anak anak itu pun pergi ingin bermain. dan keempat orang tadi menaiki mobil atalan.


"wow keren banget deh" ucap zyen saat pintu mobil naik


"paan aih norak tau ngak" ucap qila


"kayak lu ngak aja" ucap zenita


mobil yang membawa mereka melaju sedang mengelilingi jalan. saat sampai dirumah alisa zyen meminta berhenti.

__ADS_1


"berhenti disini kak" ucap zyen


"kenpa? " ucap qila


"bukan urusan lo" ucap zyen membalas kekesalan nya tadi


"ye, kenapa sih ta" tanya qila


"tau tu, mungkin mau belajar bareng" ucap zenita


"mana mungkin ngak bawa buku belajar" ucap qila. " mungkin adik lo nak sir alisa kali" tambahnya


"tau tu anak mau apa" ucap zenita pura pura tak tahu


"lo kenapa diam aja lan? " tanya qila yang bingung tumben sekali atalan diam


"ngak ada, cumq menikmati desa ini saja" ucap atalan


"wah ta ingat sungai itu" tunjuk qila pada zenita


"ya masih jernih ya" ucap zenita


"ingat ngak lu pernah ditolong galang, padahal lo pura pura tengelam tapi ekspresi nya khawatir banget loh" ucap qila mengingat kejadian 10 tahun lalu.


" iya iya hahha" ucap zenita


"dia gendong elu kayak bridal, pangeran dan putri eeeaa cak elah hahhah" ejek qila


zenita hanya tertawa mengingat kejadian itu.


"eh lan kesana yuk" ajak qila.

__ADS_1


"dimana jalan turunya" tanya atalan bingung karena mobil tak bisa turun kejalan setapak kecil itu.


" parkir aja diwarung depan, nyar kita jalan kaki kebawah" ucap zenita.


atalan pun memarkirkan mobilnya. dan mereka bertiga berjalan kearah sungai.


qila berlari dengab riang nya kearah sungai seperti anak kecil.


zenita dan atalan hanya berjalan santai menggeleng kan kepala melihat tingkah qila.


"atalan, kamu tadi tadi tanya kenapa aku tak menemui pacar ku, jawabannya aku tak memiliki pacar" ucap zenita tersenyum


"benarkah" tanya atalan memastikan lagi.


"ya, memang kenapa" tanya balik zenita


"tidak" jawab atalan


*trus kenapa wajah nya jadi senang begitu, apa perasaan ku saja* ucap zenita dalam hati


*ah aku kira dia beneran punya pacar, artinya ada kesempatan nih* ucap atalan dalam hati


"hey kalian jalan nya lambat ya kayak siput" teriak qila yang sudah sampai


"iya bawel" jawab zenita


mereka bertiga bermain air, saling ciprat cipratan. tak sengaja zenita tergelincir. untung ditahan atalan. yah kalian bayang kan sendiri bagaimana romantisnya.


hal itu membuat jantung atalan bertak kencang.


*ke. .kenapa dada ku sesak ya* ucap qila didalam hati.

__ADS_1


kemudian zenita cepat melepas kan diri dan akhirnya keduanya terjatuh kedalam air. yah basah deh.


__ADS_2