Sosok Yang Kami Rindukan

Sosok Yang Kami Rindukan
demam


__ADS_3

Flash back


"istirahat nak, walaupun harus juara tapi tetap harus istirahat bagaimana mau juara lagi kalai sakit" ucap wanita yang sangat disayangi zylando itu


Flash on


" pak ada apa, bapak melamun. Maaf kalau saya lancang menasehati saya" ucap zenita


Zylando tidak menjawab ia menutup matanya.


Zenita berniat kedapur untuk mengambil kompres, tak lama ia datang dengan semangkuk air hangat dan handuk kecil. Ia dengan cekatan mengompres kepala zylando. Zylando yang merasa kepalanya dingin membuka mata


Ia melihat zenita duduk diatas ranjang sebelah kirinya. Zenita yang melihat tatapan itu langsung mencoba turun. Saat hendak turun tangannya diraih zylando


"mau kemana, emang sudah selesai? " ucap zylando


"emm saya kira bapak marah saya naik" ucap zenita


"asal tidak kotor" ucap zylando memejamkan matanya


"pak boleh lepas tangan saya" ucap zenita yang sudah dari tadi jantung nya berdetak tak karuan


Deg zylando merasa ada getaran saat ia memegang tangan zenita, selama ini tak ada satu pun wanita yang kecuali ibunya.


Zylando melepas kan tangan nya hendak menuju kamar mandi


"eh bapak mau kemana" tanya zenita

__ADS_1


"orang kekamar mandi mau apa" ucap zylando


"kalo ngak mandi ya buang hajat atau ambil wudhu" ucap zenita


"mau mandi" ucap zylando


"eh orang demam ngak boleh mandi pak" ucap zenita


Zylando tidak mendengarkan ia terus menuju kamar mandi


"bapak pak" teriak zenita berlari dan langsung menghalangi pintu kamar mandi agar zylando tak jadi masuk.


"awas ngapain kamu disitu saya mau mandi mau ngintip ya" ucap zylando mendekat wajahnya hingga napas panasnya terasa diwajah zenita


Mendengar ucapan dan tindakan zylando zenita mendadak gugup wajahnya mulai memerah


"aduh bapak ini, mana ada saya mau ngintip. Orang demam ngak boleh basah dulu ntar panasnya tambah parah pak" ucap zenita memajukan wajahnya hingga hidung peseknya terkena hidung mancung zylando


Deg


"M.. Mmaaf pak ngak sengaja" ucap zenita menunduk kepala karena malu


"bilang aja mau " ucap zylando menggoda


"ngak ya pak" ucap zenita melihat kearah zylando


Zylando melihat wajah zenita yang merah seperti tomat membuat ia tersenyum dan tertawa

__ADS_1


"hmmm hahhaha" tawa zylando


zenita yang melihat zylando tersenyun hanya menunduk tersenyum


Karena tertawa terlalu berlebihan membuat zylando merasa nyeri dikepalanya


"auhh" ucap zylando memegang kepalanya


"eh bapak ayo kembali ketempat tidur saja istirahat saya buatkan sup ya pak" ucap zenita


Zenita pun menutun zylando ketempat tidur lalu ia keluar membuat sup serta makan malam karena jam sudah menunjukkan jam 18: 05


Saat mengantar sup zenita melihat zylando yang kembali memainkan laptopnya


" pak istirahat " ucap zenita meletakkan sup kemeja samping kasur dan mengambil alih laptop milik zylando


"ada yang harus diurus" ucap zylando


"nanti bapak kabari semua orang yang berurusan itu. Pasti mereka menundanya. Bapak tu lagi sakit "


" nih makan" ucap zenita menyodorkan semangkuk sup


"bapak bapak emang aku bapak mu" ucap zylando


"bos makan bos" ucap zenita


"tangan ku lemas " ucap zylando. Zylando memang kalo lagi sakit minta disuapi ibunya tapi semenjak meninggal ia tak pernah meminta pada siapa pun. Kalau lapar ya makan sendiri

__ADS_1


"aaaa" zenita menyuapkan sup itu kemulut zylando dan diterima dengan baik oleh zylando.


__ADS_2