
"aduh pengen terima itu kerjaan biar deket sama zylando tapi apa kata orang orang ya aku jadi pembantu hiks sedih amat hidup ku, tapi lumayan sih gaji udah pasti oke dan lagi cuci mata hehhe" ucap zenita pada diri sendiri yang mondar mandir didepan pintu asrama
"kenapa sih tuh anak" tanya dani didalam asrama
"tau tuh, balik balik udah kayak orang kesesat gitu" ucap aulia
akhirnya zenita masuk asrama dan berbaring dikasurnya
"kenapa sih lo ta? " tanya aulia
"emmm" ucap zenita bingung mau menjelaskan nya bagaimana
"kenapa sih ditembak atalan hahha" ucap aulia. dani yang mendengar ucapan aulia langsung melotot kearah aulia dan hal itu membuat aulia terdiam. dan mereka bertiga (zenita, aulia, dan dani) melirik kearah qila yang diam tak berekspresi. mungkin hatinya kecewa guys hanya author yang tau
"ngak kok aku... aku ditawarin kerja" ucap zenita ragu ragu
"wow lo kerja diperusahaan ezhar? " ucap dani
"waw keren tuh, kok bisa bukanya lo blom lulus kan ngak bisa gitu" ucap aulia
"bukan diperusahaan " ucap zenita. semua nya terdiam menunggu zenita melanjutkan ucapan nya
"aku ditawar kerja jadi ART gitu" ucap zenita
"hah pembantu??" ucap aulia terkejut
"ups maaf" lanjutnya
__ADS_1
"ya emang gitu sih" ucap zenita
"trus apa yang buat lo bingung gitu" ucap dani "em gimana ya bingung aja. masih ragu ragu gitu" ucap zenita
"kenapa ragu, bukanya lu butuh uang juga" ucap qila
"iya sih" ucap zenita
"coba tanya bibi dulu" ucap qila
"oh iya bener aku blom bilang ibu" ucap zenita. zenita pun meraih hpnya dan menelpon adiknya karena ibunya ngak ada hp. tut.. tut... tut
"hallo kan ada apa" ucap zyen diseberang telpon
"hallo dek ada ibu disana" tanya zenita
"hallo ta kenapa?" ucap ibu ijah
"bu ita ditawarin kerja jadi ART, apa boleh buk" ucap zenita
"ART?? ART teh apa ya zyen" ucap bu ijah
"ART teh bu asisten rumah tangga" ucap zyen
"asisten? berarti bantu bantu ya" ucap bu ijah
"ya sejenis pembantu gitu buk" ucap zenita
__ADS_1
"lo disuruh kuliah jauh kok jadi pembantu, jangan lah malu sama tetangga kalau mereka denger teh nduk" ucap bu ijah
"tapi buk biasanya gajinya besar lo buk" ucap zyen
"Moh nduk kamu ngak denger berita pembantu disiksa majikan ada lagi yang dilecehkan" ucap bu ijah
zenita yang mendengar kan ibunya khawatir menjadi terharu.
"kerjanya dirumah atalan bu" ucap zenita
"lo nak atalan. memangnya orang tua nya kemana" ucap bu ijah
" atalan tak punya ibu, ayahnya diluar negeri cuma punya kakak bu zylando " jelas zenita
"apa? zylando pemimpin perusahaan EZHAR itu kak, wow keren" ucap zyen
"ia dek, jadi bagaimana buk" ucap zenita
"emm kalau nak atalan sih ibu percaya ya udah kalau nduk ita mau terima aja kalau tidak juga ibu setuju aja" ucap bu ijah
"lo kok ibu jadi boleh buk kan dirumah kak atalan cowok semua malah bahaya" ucap zyen
"hiss kamu kalau zenita nikah sama atalan ibu juga setuju" ucap bu ijah
"apa sih ibu" ucap zenita
"ya boleh lah kak mungkin kak atalan mau lihat hasil kerja calon istri hehe kalo jadi keluarga mah aku bisa pinjam mobil hehe" ucap zyen
__ADS_1