
"Ketopak... ketopak...hyakl...cresss"
Pasukan yang memacu kudanya membersihkan dedaunan mengitari membuat lahan permainan. Padahal aslinya gak kenapa kenapa jika langsung balik dengan satu ekor burung sebagai hasil buruan. Toh dikayangan sudah banyak sajian berlebih mungkin Leo lebih menyukai ini .
Tampang kesalnya begitu kentara "Rasakan! Tapi kau sendiri cukup terhibur" begitulah saat yang mengaku teman berusaha menghibur. "Ah... kalau ga jadi ini nanti haftcu..." mendadak Leo bersin kelelahan.
Dari bersandar kemudian jongkok ototnya sedang dikencangkan dengan pengulangan beberapa gerakan melenturkan. Sekitar dua jam telah usai ... prajurit turut memperhatikan pakaian kulit yang melekat ditubuh Leo. Makanan dari hasil buruan memang lebih segar dan terjual tinggi di dalam kayangan.
Bernilai peradatan bersama pasukannya secara global Leo baru saja mendapat buruan kecil. Untuk berfikir kembali bahwa Leo harus menunjukan dirinya adalah Raja dalam segala bidang. Sekuat dan selembut jaket yang dikenakannya apa bisa menembuskan ujung panah ke tubuh buruan.
__ADS_1
Dua jam saja tidaklah untuk menghabiskan tenaga bersama dahaga melainkan menemui titip permasalah sulitnya ditemukan buruan. "Benarkah di Panthera banyak rusa yang terjual?" hal itu pun terucap saat Leo menunggangi kudanya.
"Iya...direktur perdagangan akan menggambarkannya kepada anda nanti setelah kembali ke Panthera" menundukan dengan sangat sopan serta mengunggulkan label dari pakaian Raja. "Baguslah...itu terdengar kreatif dan aku ingin mengutip banyak halaman tentang pemburuan...hyak".
Sejak erak abad VII di Kayangan kuno , Panthera memang didirikan sendiri oleh nenek moyang asli dari King Leo. Lambat laun diketahuilah bahwa didilamnya tersimpan puluh ribu bahkan jutaan kepingan emas. Menjadi hal yang paling berharga dalam silsilah keturunan keluarga Panthera diujung ambang kehidupan Leo puncak pewarisan tahta.
Memberikan banyak darah lelaki bangsawan konglomerat memecahan rekor kecanggihan dan trending yang tak kan terkalahkan. Itulah Panthera diantara ratusan negara yang tershohor dan benar tak bisa dipungkiri lagi kesejahteraan rakyatnya.
Alam hanya memberi prestai pada masing-masing yang dimilikinya. Misalnya kopi tadi yangkita lewati justru baru-baru ini agak lebih dikenal. Dengan nama Leo itu sangatlah pantas untuk disandangkan pada Kanata tepat pada hari lahirnya kian tumbuh menjadi remaja. Itupun belum lama "Aahhh punggungku" menarik antar siku kebelakang saking berasa lelahnya.
__ADS_1
"Rupanya usaha para pasukan lebih sekedar berhasil" tapi untuk mengangkat Leo menjadi yang terbaik adalah mustahil. Mengidolakannya sama saja dengan menduakan negara. Sejauh ini tak ada busur panah yang terpantul berbalik . Juga belum ada pemahaman lebih lanjut mengenai populasi yang paling aktif.
"Tuan anda harus merekamnya dengan pengamatan paling dalam" pasukan yang khawatir dengan ketidak seriusan Leo. Hal itu mungkin membahayakan untuk dijadikan lelucon sebelumnya semuanya sudah tuntas.
"Diseluruh lokasi Panthera apa ada yang mendaftar lagi untuk menjadi prajurit?" mencatat pencapaiannya Leo memperlihatkan kegusarannya. Beberapa diantaranya menyimak baik - baik. "Tulislah aku akan mengirimkan surat untuk Kayanagan, pertama Aku akan berhasil melakukan ini . Kedua dan akan kembali dihari Minggu" .
"Apa tuan ingin memahami seluruh wilayah?"
"Iya"
__ADS_1
Padahal ada sekitar 2000 kunci Kayangan Panthera sendiri yang belum diketahui oleh Leo atau itu sekedar julukan dari Kanata muda.