STUPID PELAKOR

STUPID PELAKOR
Posesif


__ADS_3

Hari yang Bella tunggu tunggu sudah datang, hari ini Bella akan kedatangan klien besar di kantor nya, Bella benar benar se exited itu, bahkan pagi pagi sekali Bella sudah bangun dan mempersiapkan semua nya.


" Ih Bellla, kamu cepat sekali bangun nya?."


" Sengaja Di, saya gak mau ada hal hal yang salah nanti, jadi saya bangun lebih awal."


" Baik lah ibu Bella, bersiaplah, hari ini aku akan menjadi asisten untuk mu."


Sementara Ibas masih terlelap, dia tidak tahu kalau hari ini istri nya akan lebih melampaui dirinya, Bella akan menjadi lebih dari sukses di bandingkan dengan Ibas suami nya. Saat Bella ber make up tiba tiba ada tangan yang merangkul pinggang nya.


" Sayang, ini masih sangat pagi, kamu sudah berdandan?." Ucap Ibas dengan nada berat karena dia baru bangun tidur.


" Iya Ibas, hari ini saya akan menghadiri peresmian kantor teman saya, jadi saya bersiap lebih awal." Ibas terus saja menciumi tengkuk leher Bella


" Kamu tidak bilang, mau aku temani sayang?." tawar Ibas lalu kembali mencium pipi Bella lalu beralih ke bibir cantik Bella.


" Ibass, sudah jangan begini, biarkan saya bersiap, kamu juga bersiap, nanti kamu terlambat pergi ke kantor."


Setelah mereka selesai dengan adegan itu Bella pun turun ke ruang makan, disana sudah ada Dias dan Ibas.


" Kenapa kamu cantik sekali Bella?, kamu hanya akan menghadiri peresmian saja kan?, kenapa harus berdandan dan berpakaian seperti ini?." Ibas heran melihat penampilan Bella yang sangat cantik dan sexy pagi itu.


" Sudah lah Ibas, Bella pergi denganku, jangan takut begitu."


" Tetap saja, kalau kamu mau pergi, kamu jangan berpakaian seperti itu, aku tidak mengizinkan!!." Tegas Ibas


" Ayolah Ibas, ini biasa bukan?, saya biasa berpakaian seperti ini kan, kamu juga tahu."


" Tidak Bella, ganti pakaian mu sekarang juga!!." Dias terlihat sangat kesal melihat Ibas melarang Bella sampai seperti itu.


" Gak bisa!, tema pakaian hari ini memang seperti itu, gak bisa di ganti sama sekali Ibas!, jadi jangan mengomeli Bella seperti itu!!." potong Dias membela Bella.


" Aku bilang ganti ya ganti!, tidak ada alasan, kalau tidak di ganti tidak usah pergi!." Mendengar itu Bella langsung segera ke atas dan mengganti pakaian nya.


Bella menurut karena tidak mau mencari keributan di rumah, dan juga Bella tidak mau memperlambat waktu, jadi dia menuruti apa yang Ibas katakan.


" Bella, buka pintu nya Bella!."


" Saya ingin mengganti pakaian, ada apa?."


" Ibas langsung masuk dan memeluk Bella." Dia mengusap rambut Bella lalu kemudian menciumi Bella dari setiap bagian, Bella hanya diam ketika Ibas melakuka semua itu.


" Dengar sayang, tubuh ini milik ku, aku tidak mau orang lain bisa melihat nya, ini hanya milik ku Bella."


" I know, saya sudah mengganti nya, sesuai dengan permintaan kamu."


" Terimaksih sayang, aku mencintaimu." Ibas kembali mencium bibir Bella dan mengusap rambut nya perlahan.

__ADS_1


Bella benar benar malas meladeni hal hal seperti itu, jika waktu nya sudah tepat nanti Bella benar benar akan membuka semuanya.


" Bella, cepatlah!!." Dias berteriak dari luar kamar agar Bella segera keluar dan pergi dengan nya.


" Saya harus pergi, hati hati di jalan nanti Ibas." Bella mencium pipi Ibas lalu pergi meninggalkan nya di kamar mereka.


Sementara di kantor Bella, semua karyawan terlihat sangat rapih tidak seperti biasanya. Bella hari ini memakai dress berwarna hitam dengan rambut panjang yang terurai, make up yang simple dan elegan yang membuat wajah nya semakin cantik.


" Bella, kamu cantik sekaliiii!!!." Puji Sonya tiba tiba menghampiri Bella


" Sonya, thank you, kamu juga sangat cantik."


" Oke guys, are you ready for today?."


" Yashh, semangatt."


Tidak berselang lama akhirnya orang yang Bella tunggu tunggu akhirnya datang juga.


Terlihat dari jauh sosok pria muda yang sangat tinggi dan rapih memasuki loby kantor Bella, pria itu mengenakan kemeja hitam polos dengan kacamata yang di pakai nya, pria itu berbadan bagus dan sangat tinggi.


" Selamat pagi Bella." sapaan itu keluar dari mulut pria tampan tadi.


" Selamat pagi pak, senang bisa bertemu dengan anda."


" Sebaliknya Bella, kamu terlihat begitu cantik hari ini, sama seperti biasanya selalu terlihat cantik."


" Bapak juga sangat menawan sekali."


" Disini kita tidak perlu berbicara formal, santai saja ya, saya menawarkan kerja sama ini karena saya lihat kerja kamu dan perusahaan begitu pesat, kamu juga sangat mahir dalam mempromosikan segala brand yang kamu miliki."


" Terimakasih sebelumnya, tapi kerja bapak dan perusahaan bapak jauh lebih pesat dari saya."


" Panggil saya Arkan saja, kita tidak perlu berbicara begitu formal Bella."


" Baik Arkan."


Tapi entah kenapa Bella masih benar benar terlihat kikuk berbicara dengan Arkan, Bella masih belum bisa bersikap formal.


" Begini, mari kita makan malam nanti Bella, disana kita akan bisa mengobrol lebih santai."


" Boleh Arkan, saya terima tawaran kamu."


" Berikan nomor ponsel mu, saya akan menjemput kamu malam nanti."


Bella meng iyakan ajakan Arkan karena Bella juga berfikir mungkin akan lebih bagus jika mereka berbicara dengan santai malam nanti, itu akan lebih mempermudah Bella.


Sebelumnya Bella berfikir kalau Arkan bukan lah orang yang terbuka, dia selalu berfikir kalau Arkan adalah laki laki dingin yang jarang berbicara, namun semua itu tidak seperti yang Bella pikirkan sebelumnya.

__ADS_1


Bella tidak pulang dulu ke rumah karena nanti malam Arkan akan menjemput dirinya, kali ini Bella akan pulang ke apart milik nya.


Kali ini aku akan memakai pakaian sesuka ku, Ibas tidak bisa melarang nya lagi, ini adalah dinner jadi wajar kalau aku berpakaian glamour dan sexy malam ini bukan.


**Telpon Bella Berdering!!!!


" Hallo Bella?."


" Benar."


" Ini saya Arkan, kamu boleh simpan nomor saya, jam 8 malam nanti saya akan jemput kamu, tolong shareloc nanti Bella."


" Baiklah Arkan**."


Malam ini benar benar akan menjadi saksi betapa bahagianya Bella, bukan karena akan makan malam dengan Arkan, tapi karena sepertinya Arkan akan menerima semua kerja sama ini dengan baik.


Dias sudah di berutahu oleh Bella untuk tidam pulang dulu ke rumah, karena Bella takut kalau Ibas pulang nanti dia akan curiga kemana Bella pergi.


Malam ini tepat pukul 8 malam, Bella sudah menunggu kedatangan Arkan.


**Notifikasi!


' Bella saya sudah di bawah**.'


Begitu melihat pesan singkat dari Arkan, Bella segera turun dan menemui Arkan, terlihat disana Arkan sudah berdiri menungu kedatangan Bella.


" So beautifull Bella, kamu terlihat sangat sempurna dengan gaun dan riasan itu." Lagi dan lagi Arkan memuji kecantikan Bella, tapi tidak heran, karena Bella memang se cantik itu malam ini.


Arkan membuka kan pintu mobil untuk Bella, memastikan Bella aman masuk ke dalam mobil miliknya.


" Kita akan makan dimana?."


" Saya sudah menyiapkan segalanya Bella."


Bella masih terlihat canggung begitu juga Arkan, dia terlihat sedikit canggung malam ini, mungkin karena Bella terlalu cantik malam ini.


" Kita sudah sampai Bella, bagaimana kamu menyukai nya?."


" Ya, saya suka sekali, ini tempat yang benar benar saya sukai."


" I know Bella, ayo duduk lah dan nikmati makanan nya."


Arkan mengajak Bella untuk dinner di sebuah restoran bintang 5 yang mempunyai pandangan sangat indah, tepat di pinggir laut, di kelilingi dengan bunga yang indah, dan di tambah dengan suasan malam yang begitu cantik.


" Jadi bagaimana Bella?, kamu menerima kerja sama kita bukan?."


" Bagiamana bisa saya menolak kerja sama dengan perusahaan kamu Arkan."

__ADS_1


" Baiklah, kita sudah sepakat, mungkin kedepannya kita akan lebih banyak menghabiskan waktu bersama Bella, dan saya harap kita akan akrab."


Benar saja, percakapan dan kerja sama mereka terjalin dengan baik, keduanya menyetujui untuk bekerja sama, dua perusahaan yang sangat besar menjalin kerja sama, ini benar benar sangat luar biasa, perusahaan Arkan dan perusahaan Bella adalah 2 perusahaan tersukses pada saat itu.


__ADS_2