STUPID PELAKOR

STUPID PELAKOR
Siapa Dia


__ADS_3

Benar saja, Emi benar benar masuk ke dalam kediaman Bella dan Ibas, dan dia memasak bahkan untuk orang yang bukan suami nya sendiri. Entah bagaimana jika Bella tau bahwa suami nya berani memasukkan wanita lain ke dalam kediaman mereka berdua.


" Lain kali jika istri bapak lembur dan tidak bisa memasak untuk bapak, saya bisa datang dan memasak untuk bapak seperti ini.."


" Tentu saja Emi, selain cantik ternyata kamu pandai memasak juga, saya baru tahu kalau masakan kamu enak.."


Dan benar saja tanpa keduannya sadari Bella sudah berdiri di belakang mereka sedari tadi, dan pastinnya Bella mendengar apa yang mereka katakan.


" Selain cantik, seharusnya anda punya rasa malu dan sopan santun!!." Mendengar suara itu Ibas dan Emi langsung berbalik badan dan terkejut


" Kenapa?, mau tanya siapa saya?, kamu liat dari penampilan saya apa saya terlihat seperti pembantu dirumah ini?, tidak bukan?, jadi kamu pasti tau jawaban nya.."

__ADS_1


" Bella, kenapa tidak menelpon kalau kamu akan pulang?."


" Kenapa?, apa saya perlu menelpon untuk masuk ke dalam rumah saya sendiri?, duduk kalian berdua!!." Dengan nada suara yang santai namun penuh penekanan Bella menyuruh Ibas dan Emi untuk duduk.


" kalian pikir kalian siapa?, dan kamu, apapun niat di hati kamu itu, saya tidak perduli, jangan melakukan hal hal menjijikan di rumah ini dan di hadapan saya, saya peringatkan dari awal, kalau kamu ingin bersaing, pastikan saingan mu bukan saya, kenapa?, karena dari segi menghirup udara saja kamu sudah kalah, apalagi yang lain.."


" Saya hanya memasak untuk pak Ibas karena kamu tidak bisa memasak makanan untuk nya."


" Dan kamu Ibas, saya gak lupa kalau saya pernah ingatkan kamu tentang suatu hal bukan?, jangan coba coba bermain dengan saya!, buang semua peralatan makan yang sudah perempuan ini sentuh dan pakai, ganti juga sofa yang sudah kalian berdua duduki.."


Demi tuhan ini benar benar keterlaluan, semua peralatan masak ku di sentuh oleh wanita sampah itu, melihat penampilan nya saja membuat mataku sakit, Ibas bodoh, bagiamana dia bisa bersama dengan wanita seperti itu.

__ADS_1


Emi pasti tidak akan berhenti sampai disitu, walaupun dia sudah melihat betapa cantik dan sempurnanya Bella tadi.


" Bella, bisa aku masuk?."


" Ganti semua pakaian mu, saya tidak mau tidur dengan bekas dari sentuhan orang lain.."


" Bella, kami tidak melakukan hal apapun, dia hanya memasak untukku, maaf jika aku memang salah."


" Sudah pasti kamu salah, kamu tau kamu sudah mempunyai istri dan kamu membiarkan wanita lain masuk ke rumahmu, dimana akal sehat mu Ibas?.."


" Benar Bella, aku benar melakukan kesalahan, tolong maafkan aku untuk kali ini.."

__ADS_1


Bella memutuskan untuk meyudahi pertengkaran nya dengan Ibas malam tadi, disisi lain Bella masih belum tidur, ada sesuatu yang masih mengganjal di pikiran nya.


Ibas ini benar benar memancing kesabaran ku, kalau yang lain tau dia bersama dengan perempuan seperti itu mau taruh dimana harga diriku, baiklah mulai besok aku akan mengantar makan siang dan menyediakan makan malam untuk nya.


__ADS_2