Suami Tidak Punya Harta Istri Tidur Dengan Laki Laki Lain

Suami Tidak Punya Harta Istri Tidur Dengan Laki Laki Lain
episode 12 pertemuan Laras dan Catrin


__ADS_3

"Sayang hari ini kamu udah boleh pulang sama dokter." Kata Reno.


"Aku udah gak betah lama-lama di rumah sakit. Aku mau cepet pulang." Ucap Laras.


"Iya sayang." Jawa Reno dengan lembut kepada Laras.


Setelah 3 jam akhirnya mereka sampai di rumah. Rani menyambut Ibunya dengan bahagia.


"Ibu, ibu sudah pulang." Ujar Rani.


"Iya sayang." Jawab Laras.


"Ibu gak boleh kecapean dulu ya, ibu harus istirahat." Ucap Reno menjelaskan kepada Rani


"Apa gak sebaiknya kamu pulang ke rumah Ibu Ras?" Tanya Ibu kepada Laras.


"Gak Bu, Laras disini saja." Laras menolak ajakan Ibu untuk sementara waktu pulang ke rumah Ibunya.


"Ya udah kalau gitu Ibu yang menginap di sini, sekalian bantu kamu pas Reno kerja." Ucap Ibu.


"Iya Bu gakpapa." Laras berbaring di tempat tidur.


"Tapi apa tidak merepotkan Ibu?" Tanya Reno kepada Ibu mertuanya.


"Gak lah Ren. Ibu gak merasa direpotkan." Jawab Ibu


"Oh ya sudah Bu, Reno ikut saja."


Pagi hari Ibu Laras menyiapkan sarapan.


"Nenek, Rina bantu ya." Ucap Rina


"Kamu bisa sayang?" Tanya Nenek.


"Bisa dong nek, Rina sering bantu Ibu memasak." Jawab Rina.


"Boleh, ini bawa ke meja makan ya sayang. Pelan-pelan ya." Nenek memberikan Rina piring berisi lauk.


"Iya Nek."


Reno dan Laras menyusul Rani ke meja makan, Reno menggandeng Sasa untuk makan. Mereke segera sarapan.


"Ibu Reno titip Laras ya. Reno udah harus berangkat kerja." Ucap Reno di sela-sela makan.


"Iya Ren." Jawab Ibu.


"Sayang aku udah harus berangkat kerja. Kamu jaga diri baik-baik ya." Pesan Reno kepada Laras.


"Iya."


Selesai makan Reno berpamitan berangkat kerja. Rina juga berpamitan untuk pergi ke sekolah. Sebelum menuju tempat kerja Reno mengantar Rina dan Sasa ke sekolah. Tinggal Ibu dan Laras di rumah. Laras izin masuk kamar kepada Ibunya.


Sesampainya di dalam kamar Laras mengambil HP mencoba menghubungi Danu kembali. Namun tidak ada jawaban dari Danu.


Dirumah Danu


"Pagi sayang". Ucap Danu kepada Catrin.


"Pagi juga sayang, nih sarapan dulu." Kata Catrin menyiapkan sarapan untuk Danu.


hoek...hoek..hoekkk

__ADS_1


Tiba-tiba Catrin merasa mual. Catrin berlari ke toilet. Danu yang panik mengejar Catrin ke toilet.


"Kamu kenapa sayang?" Tanya Danu panik.


"Gapapa kok. Sebenarnya aku hamil mas. Kemarin aku udah cek." Jawab Catrin


"Ha-hamil? Jadi kamu hamil?" Tanya Danu bahagia


"Iya mas, sebentar lagi Farel bakal punya adik." Jawab Catrin.


"Aku seneng banget dengernya sayang. Kok kamu gak telfon aku kemarin."


"Aku mau bikin kejutan untuk kamu."


(Wah Danu pria hebat dalam sekali tempur langsung 2 wanita hamil 🤭)


"Mulai sekarang kamu gak boleh terlalu capek ya. Kalau mau pergi harus izin dulu sama aku." Ujar Danu.


"Iya bawel." Jawab Catrin


"Ya udah lanjutin makannya ntar kesiangan ke kantor." Imbuh Catrin


"Iya sayang, kamu kok kelihatan cantik banget sih hari ini." Sembari jalan ke ruang makan menuntun Catrin.


"Gak tau, semenjak hamil aku jadi suka dandan." Jawab Catrin.


Danu terpesona melihat penampilan Catrin hari ini. Danu merasa kembali mencintai Catrin dan tidak ingin kehilangan Catrin.


"Kamu harus jaga kandungan kamu baik-baik ya sayang."


"Kamu duduk sini. Biar aku yang nyiapin sarapan untuk kamu." Ucap Danu


Sebenarnya Danu adalah sosok pria romantis dan sangat mencintai istrinya. Namun karena Catrin yang sibuk mengurus rumah dan anaknya sampai melupakan dirinya sendiri. Catrin gak pernah pakai make up kemana pun dia pergi. Tapi sekarang semenjak hamil Catrin kehilatan sangat cantik, dia merawat tubuhnya, memakai skin care, menggunakan make up walau hanya dirumah membuat Danu kembali terpikat pada Catrin.


"Ssstt kamu duduk disini diam. Gak boleh bantah suami kamu yang paling tampan ini." Ucap Danu


"Idihh siapa yang bilang kamu tampan."


"Tu barusan kamu bilang "


"Kamu ni ya." Catrin mencubit perut Danu.


"Ini makanan untuk istri aku tercinta." Kata Danu.


"Makasih sayang. Kamu juga makan gih." Jawab Catrin


Hubungan Danu dan Catrin terlihat sangat harmonis.


"Oh iya Farel mana?" Tanya Danu.


"Itu di atas susah dibanguninnya." Jawab Catrin.


"Mbak, mbak." Danu memanggil asisten rumah tangganya.


"Iya pak." Sahut mbak Narti.


"Minta tolong bangunin Farel ya mbak." Ujar Danu.


"Baik Pak." Mbak Narti segera ke atas untuk membangunkan Farel.


Danu dikenal sebagai sosok Ayah dan suami yang baik dikeluarganya. Entah setan apa yang merasuki Danu yang membuat Danu melakukan kesalahan dengan Laras.

__ADS_1


"Mas nanti aku mau periksa kandungan ke dokter." Sembari makan Catrin meminta izin kepada Danu.


"Aku anterin ya." Ucap Danu.


"Gak usah aku bisa sendiri kok. Sekalian nanti aku mau jalan-jalan." Jawab Catrin


"Kamu beneran bisa sendiri?" Tanya Danu.


"Iya mas. Nanti aku gak pake mobil sendiri kok nanti aku ajak pak sopir." Jawab Laras


"Oh ya udah, kamu hati-hati ya."


"Iya mas."


"Udah siang aku berangkat kerja dulu ya sayang."


"Iya, kamu hati-hati ya." Catrin mencium tangan Danu.


"Mbak, mbak." Catrin memanggil mbak Narti.


"Iya Bu." Mbak Narti menghampiri Catrin.


"Nanti saya mau ke dokter. Udah gak usah bangunin Farel mungkin dia kecapekan nanti biar saya izin ke gurunya." Ucap Catrin


"Baik Bu." Mbak Narti pergi meninggalkan Catrin.


"Oh iya mbak. Bilang pak Ujang suruh nyiapin mobil ya." Catrin kembali meminta tolong ke mbak Narti.


"Baik Bu, ada lagi Bu?" Tanya mbak Narti.


"Udah mbak." Jawab Catrin.


Catrin pergi ke dokter diantar oleh sopirnya. Kebetulan juga Laras kontrol ditempat yang sama. Laras sudah pernah melihat foto Catrin di HP Danu. Dengan sengaja Laras duduk di samping Catrin. Laras memulai perbincangan dengan Catrin.


"Periksa kandungan juga mbak?" Tanya Laras kepada Catrin.


"Iya mbak, mbaknya juga periksa kandungan?" Tanya balik Catrin.


"Saya keguguran mbak, orang yang hamilin saya gak mau tanggung jawab. Untung ada orang baik yang mau bertanggung jawab. Tapi sayang saya malah keguguran." Ucap Laras dengan nada sedih.


"Ya ampun tega banget itu orang mbak. Untung saya dapat laki-laki yang baik mbak."


"Oh iya saya Catrin." Catrin memperkenalkan diri kepada Laras.


"Saya Laras mbak." Ucap Laras.


"Periksa sendiri mbak?" Tanya Catrin


"Iya mbak, suami saya kerja." Jawab Laras.


berbinya Laras dan Catrin berbincang-bincang. Tiba nomor antrian Laras dipanggil. Laras masuk terlebih dahulu ke ruang periksa.


Selesai periksa Laras berpamitan dengan Catrin untuk pulang terlebih dahulu.


"Mbak saya duluan ya." Ucap Laras kepada Catrin.


"Udah selesai mbak?" Tanya Catrin.


"Sudah mbak." Jawab Laras.


"Hati-hati ya mbak." Ucap Catrin.

__ADS_1


Laras tersenyum lalu meninggalka. Catrin


__ADS_2