
Aldi lalu memasangkan kalung ke leher Laras. Laras memengangi rambutnya.
"Tuh kan, kamu makin cantik." Ucap Aldi .
"Makasih ya, tapi ini aku lepas dulu aja deh. Sebentar lagi suami aku jemput." Jawab Laras.
"Iya deh, sini aku bantu lepasin."
Aldi melepas kalung di leher Laras, wajah Aldi yang berdekatan dengan wajah Laras membuat Aldi memikirkan hal yang seharusnya tidak ia lakukan.
Perlahan Aldi mendekati Laras, Laras pun hanya terdiam. Aldi mendekati bibir Laras dan mencium bibir Laras. Laras pun tidak menolak ciuman dari Aldi.
Permainan bibir yang membuat Aldi nekat melakukan hal lain. Tangan Aldi mulai meraba ke bawah, namu tiba-tiba HP Laras berbunyi membuat Aldi dan Laras mengehentikan ciumannya.
"Ma-maaf aku salah." Ucap Aldi.
"Aku juga minta maaf." Ucap Laras membenarkan bajunya.
"Bentar suami aku telfon." Imbuh Laras.
"Halo mas." Ucap Laras mengangkat telfonnya.
"Oh oke ini aku juga baru selesai laporannya. Aku turun sekarang, tunggu sebentar." Imbuh Laras.
"Maaf Al aku harus pulang dulu, mas Reno udah jemput aku di bawah." Ujar Laras.
"Oh oke kamu hati-hati ya." Jawab Aldi sedikit kecewa.
Laras bergegas turun kebawah dan keluar menemui Reno.
"Udah selesai sayang?" Tanya Reno.
" Udah mas." Jawab Laras.
"Kita mau mampir ke rumah Ibu atau langsung pulang?" Tanya Reno di perjalanan pulang.
"Kita pulang aja ya mas, aku gerah banget mau mandi." Jawab Laras.
Reno dan Laras segera pulang ke rumah. Sesampainya di rumah Reno mandi terlebih dahulu. Laras masuk ke kamar. Baru sampai di dalam kamar, suara HP Laras sudah berbunyi. Laras mengambil HP di dalam tas nya, ternyata Aldi yang menelfon Laras.
"Udah sampai rumah cantik?" Tanya Aldi di balik telfon.
"Baru aja sampai, ada apa Al?" Tanya Laras.
"Kamu lupain sesuatu ya." Ucap Aldi.
"Oh iya, kalungnya lupa aku bawa." Jawab Laras.
"Ya udah besok aja kamu ambil ya." Ucap Aldi.
"Kamu besok berangkat pagi ya, sebelum karyawan lain datang, kamu udah harus datang." Imbuh Aldi.
"Oke mengerti." Jawab Laras sambil tersenyum.
"Siapa sayang?" Tanya Reno dari belakang."
"Eh ini bos aku." Ucap Laras kaget lalu mematikan telfonnya.
"Ada apa kok telfon, apa ada masalah?" Tanya Reno.
"Aku besok disuruh berangkat pagi, soalnya ada laporan yang harus dibenerin." Jawab Laras.
"Oh oke kalau gitu besok aku anterin kamu, biar aku jenguk anak-anak sebelum aku berangkat kerja.
Keesokan harinya, Laras berangkat pagi karena permintaan Aldi. Sesampainya di kantor hanya ada Laras dan Aldi. Aldi menelfon Laras.
"Kamu dimana Ras?" Tanya Aldi.
"Aku udah di cafe ini." Jawab Laras.
"Ya udah kamu naik ke atas ya." Pinta Aldi.
"Oke aku ke atas." Laras menutup telfonnya.
__ADS_1
Laras bergegas naik ke atas lalu masuk ke ruangan Aldi.
"Ada apa Al kamu nyuruh aku berangkat pagi?" Tanya Laras yang baru saja masuk ke ruangan Aldi.
"Duduk Ras." Ucap Aldi.
Laras lalu duduk di samping Aldi.
"Ini kalung kamu." Aldi memberikan kalung yang semalam ketinggalan.
"Makasih." Laras memakai kalungnya.
"Sebenarnya aku mau ngajak kamu pergi Ras." Ucap Aldi.
"Pergi? Pergi kemana?" Tanya Laras.
" Udah lah kamu ikut aja." Tanpa memberi penjelasan Aldi mengajak Laras pergi.
"Tapi pekerjaan aku gimana?" Tanya Laras kebingungan.
"Aku udah minta karyawan lain untuk gantiin kamu hari ini." Aldi lalu manarik tangan Laras.
"Tapi.."
"Udahlah gak usah banyak bicara, kamu ikut aja."
Aldi dan Laras lalu masuk ke dalam mobil Aldi.
"Sebenarnya kamu mau ajak aku kemana sih?" Tanya Laras.
"Aku mau ajak kamu jalan-jalan." Jawab Aldi.
"Jalan-jalan kemana?" Laras masih tidak mengerti maksud Aldi.
"Udah kamu ikut aja." Aldi menjawab dengan wajah nakalnya.
Ternyata Aldi membawa Laras ke taman hiburan. Aldi ingin bersenang-senang dengan Laras.
"Kamu kaya anak kecil aja." Imbuh Laras.
"Kamu belum tau aja rasanya main semua permainan disini ditemani cowok tampan."
"Yang kamu maksud tampan itu kamu?" Tanya Laras.
"Iya." Aldi menaik turunkan alisnya.
Laras hanya bisa tersenyum dengan semua sikap Aldi.
Aldi membeli tiket masuk untuk mereka berdua. Aldi tidak sabar ingin mengajak Laras mencoba semua wahana permainan yang ada di situ.
"Kamu mau naik yang mana?" Tanya Aldi kepada Laras.
"Kita lihat-lihat aja ya gak usah naik, aku takut." Jawab Laras.
"Tenang kan ada aku." Aldi menggenggam tangan Laras.
Aldi menarik Laras untuk naik bianglala.
"Aku takut, jangan naik itu ya." Ucap Laras berhenti melangkah kan kakinya.
"Gapapa, nanti aku peluk." Ucap Aldi.
Akhirnya Laras mengikuti kemauan Aldi. Mereka menaiki bianglala. Di dalam bianglala mereka berdua mengobrol.
"Sebenarnya kenapa sih kamu ngajak aku ke sini?" Tanya Laras yang tidak melepaskan tangan Aldi.
"Kamu gak suka ya?" Aldi cemberut.
"Eh nggak kok, aku suka. Aku cuma bingung aja." Laras menjelaskan tentang pertanyaan nya.
"Aku tu kangen masa kita pacaran dulu. Kita dulu kan sering main ke tempat-tempat kaya gini." Jawab Aldi.
Laras hanya tersenyum mendengar jawaban Aldi. Aldi menatap mata Laras seperti ingin mengatakan sesuatu.
__ADS_1
"Ras sebenarnya..."
Belum selesai Aldi berbicara Laras langsung mencium bibir Aldi sembari menjulurkan lidahnya kedalam.
Aldi yang bingung dengan sikap Laras menjadi terdiam.
Aldi menarik wajahnya menjauh dari Laras.
"Kamu ternyata nakal juga yah." Ucap Aldi.
Laras hanya tersenyum tanpa sepatah kata keluar dari mulutnya.
Selesai menaiki bianglala Aldi dan Laras pergi membeli es krim kesukaan Laras. Seperti layaknya orang pacaran, mereka mengumbar kemesraan di depan umum.
Setelah beberapa jam berada di taman itu Aldi mengajak Laras untuk pulang.
"Kita pulang yuk" Ajak Aldi.
"Yah kok pulang sih." Wajah Laras kecewa.
"Udah ikut aja." Aldi menarik tangan Laras.
"Silahkan masuk tuan putri." Aldi membukakan pintu mobil untuk Laras.
"Makasih." Laras masuk ke dalam mobil.
Di perjalanan tangan Aldi mulai meraba paha Laras. Laras hanya terdiam memasang wajah datar dan melihat pemandangan di sekitar.
"Kita sebenarnya mau kemana sih, ini bukan jalan pulang loh." Tanya Laras.
"Emang kamu mau pulang secepat itu, ini baru jam 11 masih ada waktu 10 jam lagi untuk kita pergi jalan-jalan." Jawab Aldi.
"Oke, terus kita mau kemana?" Tanya Laras heran.
"Ikut aja, kamu gak akan nyesel deh." Jawab Aldi dengan ssnyum manisnya.
Akhirnya mereka sampai di pantai.
"Yuk turun." Aldi menghentikan laju mobil nya.
"Kita berhenti di sini?"
"Iya."
Laras mengikuti Aldi turun.
Aldi mengajak Laras untuk bermain pasir pantai. Namun Laras menolaknya.
"Gak ah, nanti baju aku kotor." Ucap Laras
"Kamu tenang aja, aku udah beliin kamu baju kok."
"Yang bener?"
"Iya, itu ada di mobil." Aldi menunjuk ke arah mobil.
Akhirnya mereka bermain pasir dan air pantai, Aldi merupakan sosok pria yang sangat romantis.
"Udah yuk pulang, aku capek." Ucap Laras menepi.
"Ya udah yuk." Aldi menarik tangan Laras.
Mereka tidak benar-benar pulang melainkan pergi ke salah satu penginapan yang ada di pinggir pantai.
"Kita ngapain kesini?" Tanya Laras.
"Katanya kamu capek?" Jawab Aldi.
"Iya tapi kita kan bisa pulang."
"Tapi aku gak mau pulang." Aldi menjulur kan lidahnya.
Aldi melakukan check-in, Laras yang masih bingung dengan sikap Aldi hanya bisa diam menunggu Aldi.
__ADS_1