
Sudah dua minggu ini radha dan jhon tidak bertemu,Setidak nya itu yang radha pikir,Karena pada kenyataan nya jhon selalu datang tiap malam untuk menatap wajah istrinya.
''Semoga tidak datang.''Doa radha
Hari ini adalah tanggal dimana ia biasa nya kedatangan tamu bulanan,Namun radha berharap itu tidak datang karena radha ingin cebong jhon berkembang biak.
''Tapi kok rasa nya basah.''Gumam radha sambil berlari kekamar mandi
Deg
Jantung radha seakan mau melompat dan hatinya mencelos pedih,Dibalik segi tiga setan ada titik noda berwarna merah meski pun tidak banyak.
''Kenapa tuhan.?Kenapa kau tidak pernah mengabul kan doa ku.''Isak radha pilu
''Kenapa kau selalu memberikan ku kesedihan.!''Teriak radha histeris
Berulang kali radha menerima kenyataan pahit,Namun untuk yang satu ini radha tidak bisa memerima dan merasa tuhan terlalu kejam padanya.
''Kenapa kau tidak pernah sekali pun memberiakan ku kebahagian.!''Teriak radha sambil mengambil kursi
pyarr
Cermin pecah saat dihantam kursi melayang,Tidak puas disitu saja,Kini radha menghancur kan ranjang dengan pisau pengupas buah.
''Aku benci pada mu.!!Aku benci kalian semua.!''Jerit radha
Kaki yang tertancap beling pun tidak lagi dihirau kan nya,Radha keluar kamar dengan membawa tongkat baseball.
Pyaar,Prang.
Semua benda hancur beratakan karena amukan seorang wanita yang haus akan kasih sayang dan kini harus menerima jika dia belum berhasil hamil,Namun hatinya tidak menerima dan malah meluap kan emosi.
Duaar.
Televisi meledak saat sedang hidup dipukul oleh radha,Buk mun yang melihat segera menghubungi jhon.
''Nona tolong jangan begini.''Ucap buk mun lembut
''Apa.?! Kau mau menyaran kan agar aku bisa menerima takdir.!''Sentak radha sambil mengacung kan tongkat
''Kita hanya menjalani nona,Garis hidup sudah ditentukan oleh tuhan kita.''Ucap buk mun
''Hahahaha,Kau tidak tau rasa nya munaroh.!''Tawa radha bagaikan suara setan neraka
''Ayo saya obati kaki anda nona.''Rayu buk mun
''Diam kau disitu.!''Sentak radha
Tidak ingin mengambil resiko,Buk mun hanya bisa menatap radha yang membuang semua benda dengan tangis pilu.
''Kalian bajingan,Kenapa kalian tidak bisa membalas perasaan ku.?''Teriak radha sembari memukul gucci
Pyarr
__ADS_1
''Cukup radha.!''
Suara bariton menghentikan gerakan radha yang akan memukul kaca pembatas,Jhon berdiri sekitar satu meter darinya.
''Hahaha mantan suamiku datang.''Tawa radha sambil menitikan air mata
''Bahkan menangis dalam tidur pernah aku lalui.''
Ucapan radha tempo hari kembali terngiang ditelinga jhon,Kini terbukti dihadapan nya bahwa istrinya menangis dalam tawa.
''Kenapa kau begini.?''Tanya jhon lembut sembari mendekat
''Kau tau kenapa aku begini jhon.''Ketus radha
''Aku tidak tau.''
''Kau tau tapi kau pura pura tidak tau karena aku tidak berharga.!''Sentak radha
''Siapa yang bilang kau tidak berharga.?''Tanya jhon meraih tangan saradha
''Aku,Aku yang merasa diriku tidak ada harganya.!!Karena itu lah semua orang bahkan tuhan tidak peduli padaku.!''Teriak radha
''Jangan begini.''Ujar jhon meminta tongkat baseball ditangan radha
''Laku aku harus bagaimana jhon.?Aku bahkan mengorban kan keperawanan ku hanya karena ingin anak dari mu!!Tapi tuhan tidak ingin aku mendapat kan nya.!!''Jerit radha kembali menangis
''Aku tidak memikirkan harga diriku karena hanya ingin hamil dari pria yang ku cintai,Apa kau tau aku memberi obat hanya karena ingin kau tidur dengan ku.!''Lanjut radha
Jhon hanya diam mendengarkan,Ia ingin radha mengeluar kan emosi nya meski pun saat ini jhon senang bukan kepalang karena radha mengakui perasaan nya.
Radha tidak menjawab ia malah bergegas pergi,Namun dengan cepat jhon menarik tubuh ramping nya lalu memeluk erat dari belakang.
''Kau sangat seram jika mengamuk.''Gurau jhon
''Lepas kan aku.!''Sentak radha
''Omong omong bagaimana rasa nya buka segel dengan ku.?''Goda jhon sambil membalik tubuh radha menghadap nya
Tidak ada jawaban dari bibir tipis radha,Hingga membuat jhon gemas dengan tingkah radha karena ia malah berkomat kamit tidak mengeluarkan suara.
''Kau mengumpat ku.?''Tanya jhon
''Kau pria gay sialan.!''Umpat radha
Hmmpp
Jhon langsung menyambar benda kenyal tak bertulang itu,Lidah mereka bertemu lebih tepat nya jhon yang menerobos masuk.
''Enak.?''
''Tidak,Bekas scot.!''
Merasa jhon hanya mempermain kan nya,Radha segera berlari masuk kamar saat jhon lengah.
__ADS_1
''Ck kau pikir aku tidak bisa masuk.''Rutuk jhon sambil membuka pintu kamar radha
''Hey kenapa kau bisa masuk.?''Kaget radha
''Tentu saja aku bisa masuk kamar ku.''Ucap jhon duduk disofa
Tidak ingin berdebat lagi dengan pria dingin ini,Radha menuju balkon dan duduk sambil meraba raba perut nya.
''Perut mu sakit heh.?''Tanya jhon
Yang ditanya hanya diam menatap kosong,Jhon tau saat ini radha hanya ingin menangis.
''Jhon kau mau apa.?''Teriak radha kaget saat jhon mengangkat nya dan menduduk kan dipaha
''Menangis lah dipelukan ku.''Ujar jhon
''Perkataan seperti itu hanya untuk orang yang saling mencintai jhon.''Lirih radha
''Memang kita tidak.?''
''Tidak,Kau hanya mencintai orang lain dan bukan aku.''Jawab radha meringis sedih
''Kenapa kau marah marah begini.?Hanya karena tidak hamil kau jadi menghancurkan rumah.''Kesal jhon ******* ***** pinggang radha
''Bukan hanya itu,Aku merasa tuhan tidak adil.''Jawab radha sendu
''Kenapa tidak adil.?''
''Wanita lain diberi suami yang sangat mencintai mereka,Lalu mereka hamil dan menjalani hidup bahagia.''Ujar radha
''Tangan mu kok ya tidak bisa diam.!''Kesal radha
Sejak tadi tangan jhon menelusuri pinggang ramping radha,Tentu saja itu membuat radha merinding.
''Bagaimana rasanya bercinta dengan ku.?''Goda jhon
Cepat radha berdiri dan ingin berlari menjauh karena malu,Tapi jhon lebih cepat dan merangkul erat istrinya.
''Aku ada video nya.''Bisik jhon erotis
''Vi video apa.?''Gugup radha
''Video saat kau memperkosa ku.''Jawab jhon menepel kan kening nya hingga hembusan nafas nya membuat radha tercekat
''Mana ada wanita memperkosa pria.!''Sanggah radha
''Buktinya kau memberiku obat dan memperkosa ku saat aku tidak sadar.''Ucap jhon
Tidak bisa lagi radha berkata kata karena sudah terpojok,Kini ia memejam kan mata saat jhon menempel kan bibir mereka berdua.
''Jauh kan tangan mu,Kita bukan suami istri dan lagi saat aku menjadi istrimu kau tidak pernah sudi menyentuh ku.!''Ketus radha menghempas kan tangan jhon
''Haiss.''
__ADS_1
Seandainya tidak malu,Jhon ingin sekali berkata bahwa selama itu ia menahan diri bukan nya tidak mau.