
Dor,Dor.
Pintu kamar scot di gedor dari luar, Scot menekan remot agar pintu nya terbuka. Saat pintu sudah terbuka, Bodica langsung masuk.
''Aku ingin pergi bersama teman ku, Mungkin akan pulang larut.'' Ucap bodica berdiri di hadapan scot.
Meski sekarang ica sangat membenci pria ini, Tapi ia masih berpamitan jika akan pergi. Karena itu lah yang di ajar kan oleh radha, Sebelum ia meninggal kan mansion kemarin.
''Kemana ?'' Tanya scot tanpa melihat ica.
''Teman ku ada yang ulang tahun, Jadi kami pergi clubing.'' Jawab ica.
''Jangan banyak minum alkohol, Aku tidak mau anak ku celaka.'' Ujar scot.
''Iya.''
Setelah kepergian ica, Scot memandang hampa karena ia merasa bukan seperti suami. Ica sama sekali tidak peduli pada nya, Dan itu membuat scot terluka.
Kini ica sedang di antar bodyguard yang di perintah kan oleh suami nya, Mobil mereka berhenti di depan rumah yang tidak terlalu mewah.
''Paman pergi lah, Nanti aku pulang bersama teman ku.'' Perintah ica.
''Baik nona.'' Angguk sopir.
__ADS_1
Tanpa ica tau kalau sopir itu hanya diam bersembunyi mengawasi nya dari jauh, Karena ia sudah bertanggung jawab hidup dan mati nya bodica.
''Kapan datang sayang ?'' Tanya kevin dari lantai atas.
''Baru saja.'' Jawab ica tersenyum manis.
Ica dan kevin resmi pacaran, Ica tau kalau kevin yang ingin menjebak nya tempo lalu. Tapi karena cinta yang buta, Ia malah menerima kevin sebagai pacar nya.
''Sama siapa tadi ?'' Tanya kevin merangkul pacar nya.
''Sama sopir, Ayo siap siap dong.'' Ujar ica.
''Mau iku kekamar gak ?'' Tawar kevin.
Bukan menjawab, Ica malah lebih dulu naik keatas menuju kamar kevin. Tentu saja sang buaya tersenyum senang, Karena korban malah menyerah kan diri.
Kevin berbisik lembut di telinga bodica, Sang buaya betina juga malah menyambut sambil berbalik badan. Kevin langsung menyambar bibir kekasih nya, Lidah mereka bertemu dan berbelit.
Tubuh ica di baring kan nya di ranjang, Tanpa melepas kan ciuman mereka. Tangan kevin bekerja membuka kancing span yang ica gunakan.
Tiba tiba di mata ica terlintas bayangan scot saat berada di atas nya, Bahkan hati ica terasa sakit karena merasa sudah menghianati suami nya.
''Jangan vin.'' Tolak ica.
__ADS_1
''Sekali saja sayang, Kenapa kau selalu menolak ku ?'' Kevin yang sang3 jadi kesal.
''Tidak vin, Aku takut.'' Ucap ica membenar kan rok nya.
''Takut sama siapa ? Kita hanya berdua loh sayang.'' Rayu kevin masih berusaha.
''Lain kali ya ?'' Tawar ica.
''Ck!''
Kevin mendesah kesal karena di tolak lagi dengan ica, Bukan hanya sekali ia mendapat penolakan seperti ini.
''Tapi jangan menolak lagi ya.'' Ucap kevin.
''Iya aku janji.'' Ujar ica.
Merasa ini belum rezeki nya, Kevin hanya bisa pasrah dan berganti baju saja untuk acara nya. Karena club yang mereka pilih cukup jauh dari rumah kevin, Di tambah kevin hanya punya mobil usang.
Ica melihat kevin yang masuk kedalam ruang ganti, Diam diam ia mengambil uang dan meletak kan nya di atas meja kevin.
''Semoga dia senang.'' Ujar ica.
Bukan hanya sekali ica memberi kevin uang, Berulang kali ia memberikan materi kepada kekasih nya ini, Kevin yang memang dari kalangan misquen pun membuat ica merasa iba.
__ADS_1
''Cinta membuat mu bodoh.'' Ucap scot.
Tanpa ica tau kalau scot menaruh alat penyadap di tas nya, Karena benda itu sangat kecil dan berbentuk gunting kuku.