Suamiku Gay

Suamiku Gay
Season2


__ADS_3

Delapan belas tahun berlalu, Bodica sudah tumbuh menjadi gadis cantik. Tidak pernah sekali pun ica mengecewa kan orang tua nya, Tapi kini jhon sangat marah dengan keputusan yang di ambil putri nya.


''Apa kau sudah gila ?!'' Teriak jhon dengan wajah mengeras.


''Maaf kan ica pa.'' Ujar ica menunduk.


''Lalu kau scot, Kenapa kau melakukan itu kepada putriku.'' Bentak jhon kalap.


''Maaf kan saya tuan, Kami dalam pengaruh obat saat melakukan nya.'' Jawab scot tanpa takut.


Gigi jhon gemeletuk menahan emosi, Sedang kan radha terdiam karena sangat syok dengan berita yang di bawa putri nya.


''Restui lah kami pa, Aku sedang mengandung.'' Isak ica memeluk jhon.


Jhon melepas kan pelukan putri nya, Dia menerjang kearah scot yang duduk anteng tanpa rasa takut itu.


Duaak.


Kepala scot terdongak karena di hantam dengkul jhon, Pria ini sama sekali tidak melawan saat jhon menghajar nya.


''Buak, Buak.''


Perut scot menjadi sasaran tinju jhon, Namun scot masih saja tidak membalas jhon yang seperti kerasukan setan.


''Hentikan papa!!'' Jerit ica memeluk pinggang jhon.


Nafas jhon terengah engah, Sedang scot sudah tergeletak di lantai dengan tubuh babak belur usai di hantam tinju.


''Jangan sakiti dia pa, Anak ku nanti tidak punya ayah.'' Rintih ica.


Jhon hanya melirik saat ica membantu scot untuk berdiri, Meski sekarang scot adalah pria baik. Tapi jhon tidak rela jika putri nya bersuami kan pria yang hampir sama dengan usia nya, Di tambah scot adalah mantan pasangan gay nya.


''Bicara lah baik baik sayang.'' Ucap radha menarik tangan suami nya untuk duduk.


Kini mereka duduk berhadapan, Tatapan jhon masih nyalang ketika melihat scot yang juga menatap nya.


''Cerita kan kejadian nya.'' Pinta radha dengan suara tegas.


Ica melirik scot untuk meminta pria yang sudah menghamili nya untuk bercerita, Scot akhir nya buka suara.


Flasback.


Tiga bulan lalu bodica meraya kan kelulusan nya, Mereka memutus kan liburan di puncak bogor.


Scot yang memang kerja dengan gefari kadang juga dengan jhon pun mendapat tugas mengawasi ica, Hingga mereka berangkat kesana.


''Nanti kita menginap satu malam uncle.'' Beritahu bodica.


''Sudah bilang pada papa mu ?'' Tanya scot sambil mengemudi.

__ADS_1


''Sudah, Papa bilang tidak masalah asal paman juga ikut menginap.'' Sahut bodica tersenyum.


Sampai lah mereka di villa yang ternyata milik jhon sendiri, Para teman teman ica sudah berkumpul karena mereka tiba nya sore hari.


''Naah ini yang punya villa.'' Ujar kevin teman ica.


''Sorry ya gue telat.'' Cengir ica.


''Kebiasan banget sih lo.'' Ejek liona.


Ica tersenyum malu karena teman teman nya sudah tau kebiasaan nya, Mereka lalu membuat acara BBQ dan tentu nya dengan alkohol.


Saat semua sudah larut dalam kesenangan, Tanpa ada yang melihat kalau kevin memasukan sesuatu kedalam gelas milik ica. Saat ica meminum nya, Tubuh nya panas seakan ada minta di tuntas kan.


''Lo kenapa ca ?'' Tanya liona.


''Enggak tau ni, Badan gue panas banget rasa nya.'' Jawab ica.


''Mending lo mandi deh sana.'' Ucap liona.


''Ya udah, Gue duluan ya masuk kamar.'' Pamit ica.


Melihat ica yang sudah di rasuki obat, Kevin ikut berpamitan pada teman teman nya dengan alasan sakit perut pengen modol.


''Kemana sih dia ?'' Batin kevin kebingungan.


''Cium aku uncle.'' Pinta ica menggeliat kan tubuh nya.


''Sadar lah ica, Kau kenapa ?'' Scot membenar kan kaos ica yang terangkat.


Melihat gelagat ica, Scot tau kalau ada yang memberi obat kepada keponakan nya ini. Dia bergegas keluar menemui teman nya, Mereka masih bersenang senang.


''Ada yang ingin aku tanyakan.'' Ujar scot dingin.


Teman ica langsung menoleh kaget, Mereka terlihat takut terlebih lagi kevin. Dia tampak pucat, Sedang kan yang lain terlihat bingung.


''Ada apa paman ?'' Tanya brian.


''Apa ada yang memberikan sesuatu kepada minuman ica ?'' Tanya scot.


''Sesuatu apa ?'' Tanya liona terlihat bingung.


''Pelaku segera lah mengaku sebelum aku yang menemukan sendiri.'' Tegas scot.


Mereka tampak bingung karena ada yang tidak maksud dengan sesuatu yang di maksud scot, Karena mereka masih diam. Akhir nya scot mengalah saja, Ia memutus kan untuk mencari tau sendiri.


''Apa maksud paman itu ?'' Heran liona.


''Seperti nya ada yang ingin meniduri ica, Sehingga dia memberi obat perangsang.'' Ucap brian membuat semua kaget.

__ADS_1


''Yang benar saja kau.'' Ujar sinta mendelik.


''Lihat lah paman itu tadi marah sekali.'' Lirih lona.


''Pasti salah satu di antara kalian kan jantan!'' Tuduh sinta.


''Mana ada.'' Elak mereka semua.


Kembali kedalam kamar, Kini ica di masukan kedalam kamar mandi oleh scot dan air dingin mengguyur tubuh nya. Scot sedikit terganggu dengan pemandangan ketat yang di dada ica, Di tambah ica yang tidak bisa diam.


''Panas uncle, Aakhh.'' Ica mendesah.


''Tahan lah sebentar, Nanti akan hilang panas nya.'' Ujar scot.


Sebenar nya scot tau kalau obat itu tidak akan hilang dengan sendiri nya, Apa lagi jika pelaku memasukan dengan dosis tinggi.


''Aakkhh enak uncle.'' Jerit ica.


Scot memutus kan membantu ica lewat sentuhan saja, Itu ia lakukan agar gadis ini tidak sangat tersiksa.


Tangan scot menelusuri lembah dingin yang belum pernah di jamah, Ternyata di bawah sana sudah sangat basah.


Saat jari scot masuk kedalam, Ica malah menyambar bibir scot dan ******* nya dengan gaya amatir. Sebagai pria yang sudah normal, Tentu saja scot sangat kewalahan menahan nafsu setan nya.


''Aaakkhh!''


Ica menjerit ketika lahar pertama nya sudah keluar, Scot segera menggendong nya keranjang dan membuka seluruh baju ica.


''Kuat kan aku tuhan.'' Doa scot dalam hati nya.


Tapi ternyata tuhan sedang tidak berpihak pada scot, Saat semua baju ica sudah terlepas. Gadis ini malah menarik scot hingga jatuh menimpa nya.


''Panas uncle.'' Rintih ica sambil meremas milik nya.


''Astaga godaan ini sangat berat.'' Desah scot frustasi.


Karena scot masih diam menatap nya, Ica malah membuka ikat pinggang scot dengan tergesa gesa. Iman scot ambyar seketika ketika tangan ica menggenggam cacing alaska milik nya.


''Paling aku di hajar oleh jhon.'' Batin scot pasrah.


Scot langsung unboxing ica dengan perlahan, Cacing nya perlahan lahan masuk kedalam lembah nan sempit itu.


''Aarrkh sakit!'' Jerit ica.


Scot tersenyum senang karena ini ternyata yang pertama bagi ica, Dalam hati ia bertekad kalau tidak akan melepas kan gadis ini.


**Hallo bestie, Ini season 2 nya ya.


Semoga kalian suka, Jangan lupa tekan like, coment dan vote serta hadiah nya🙏**

__ADS_1


__ADS_2