Suamiku Gay

Suamiku Gay
Ancaman scot


__ADS_3

Bodica hanya mondar mandir di depan pintu ruangan yang scot masuki tadi, Sudah hampir dua jam lama nya scot di dalam. Ica sungguh penasaran yang suami nya perbuat pada kevin, Namun untuk melihat ica tidak punya nyali.


Tak lama scot keluar dengan wajah dingin, Ica tergagap melihat suami nya. Bahkan lirikan scot bagaikan belati tajam, Sehingga membuat bodica ketakutan.


''Masuk saja jika kau khawatir pada kekasih mu!'' Sinis scot sambil berlalu.


Noda darah di kemeja scot membuat ica penasaran setengah mati, Maka ica memberanikan diri untuk masuk kedalam ruang rahasia itu.


''Kau masih menghawatir kan dia, Meski ia telah menyakiti mu.'' Batin scot di ambang pintu kamar nya.


Di dalam ruangan, Ica terpana melihat banyak nya alat penyiksaan. Dan mata ica langsung terpana melihat kevin bersimbah darah tengah duduk di kursi, Untuk mendekat pun ica tidak punya nyali.


''Hueek,Hueek.''


Ica berlari keluar karena bau amis membuat perut nya mual, Di dalam kamar mandi ia memuntah kan isi perut nya.


''Dia sama sadis nya dengan papa.'' Batin ica yang lemas.


Sore hari.


Karena ingin menebus kesalahan nya pada scot, Dan ica juga ingin hubungan nya dengan scot kembali seperti dulu. Mereka dulu cukup dekat, Bahkan bercanda juga tidak sungkan sedikit pun karena scot sudah menganggap ica seperti anak nya.


''Aku masak cumi asam manis saja lah.'' Gumam ica yang melihat cumi di kulkas.


Setelah di cuci, Kini ica mulai memotong bumbu yang akan di gunakan. Tak lupa saos juga sudah ia sedia kan di dekat kompor, Karena cumi asam manis adalah masakan andalan bagi ica.


''Apa yang kau lakukan ?'' Tanya sebuah suara.


Bodica menoleh dan langsung dongkol, Sarah berdiri sambil berkacang pinggang seperti sedang memarahi pembantu nya.


''Punya hak apa kau menanyai ku.'' Sinis ica masih tetap mengaduk masakan.


''Menjauh dari sana, Aku ingin memasak untuk scot.'' Usir sarah.


''Scot itu suami ku, Jadi yang punya hak untuk memasak adalah aku.'' Jawab ica tanpa menoleh.


Sarah berjalan mendekati ica yang tengah memasak, Sedikit berbisik ia berkata yang membuat ica meradang.


''Selama ini aku yang mengurus scot, Sedang kan istri nya sibuk pacaran!'' Ketus sarah.


''Jaga bicara mu perawan tua!'' Bentak ica.


''Yang ku ucap kan fakta, Kami selalu bersama saat kau tidak ada. Apa kau tidak berpikir pada yang kami lakukan ?'' Ucap sarah menaik turun kan alis nya.

__ADS_1


''Apa maksud mu ?'' Lirih ica dengan hati ketar ketir.


''Saat kau berdua dengan kevin, Apa yang kau lakukan ? Maka itu lah yang kami lakukan.'' Jawab sarah sambil meninggal kan ica yang terbengong sendirian.


Berciuman,Berpelukan. Bahkan ia dan kevin hampir melakukan hubungan badan, Mungkin kan scot juga melakukan nya dengan sarah. Memikir kan hal itu membuat hati ica sakit, Tanpa terasa air mata nya jatuh setetes.


''Kenapa aku tidak rela ?'' Batin ica bingung.


Bohong jika selama ini ica tidak sedikit naksir pada scot yang tetap tanpan meski sudah berusia matang, Namun ica malu pada diri nya sendiri karena jatuh cinta pada pria tua.


Jadi saat tau kalau scot sudah meniduri nya, Ica lebih memilih kevin saja. Karena ica berusaha membunuh setitik api cinta di hati nya, Usia scot yang sudah tua dan di tambah scot adalah mantan pasangan gay papa nya. Itu membuat ica merasa muak.


*****


Saat makan malam tiba, Scot keluar kamar dengan menggunakan kaos putih dan celana pendek. Di meja makan sudah menunggu ica dan sarah, Scot langsung duduk mengambil piring.


Sarah dengan sigap mengambil kan nasi, Tentu saja ica membuang muka karena melihat suami nya di layani wanita lain.


"Kenapa kau makan bersama kami ?" Tanya scot pada ica.


"Jika kau terganggu maka aku akan pergi." Jawab ica ingin beranjak.


Scot segera menarik tangan istri nya untuk kembali duduk, Jauh di hati nya ica merasa senang karena scot menahan nya.


"Kau memasak dengan bumbu baru ?" Tanya scot kepada sarah.


"Apakah enak ?" Tanya sarah balik.


"Lumayan." Jawab scot seada nya.


"Yang memasak istri mu." Ucap sarah menunjuk ica.


"Benarkah ?" Tanya scot menoleh.


Anggukan ica membuat scot meradang, Bahkan sendok nya pun langsung ia banting di atas meja. Tentu saja ica jadi bingung dan ketakutan, Bahkan perut nya terasa sedikit keram.


"Lain kali tidak usah memasak untuk ku." Ucap scot sengit.


"Kenapa kau tidak mau masakan ku, Apa kau lebih suka jika dia yang memasak untuk mu !?" Teriak ica kalap.


"Kenapa jika aku lebih suka masakan sarah ? Lagi pula kau tidak pernah peduli padaku." Sinis scot.


"Aku hanya berusaha menjadi istri yang baik, Kenapa kau malah menolak usaha ku ?" Ujar ica bergetar menahan tangis dan keram di perut nya.

__ADS_1


"Setelah perselingkuhan mu di ketahui oleh jhon dan radha, Baru kau ingin menjadi istri yang baik." Cemoh scot.


Rasa sedih karena penolakan scot membuat perut ica semakin keram, Hingga ia meringis kesakitan.


"Sssh sakit sekali." Lirih ica memegang perut nya.


"Ada apa dengan mu ?" Tanya sarah mendekati ica.


"Menjauh dari ku sampah, Aku tidak sudi kau sentuh!" Teriak ica melempar gelas kearah sarah.


Bukan hanya gelas yang ica lempar kan, Karena emosi yang meledak ledak. Ica melempar semua piring di atas meja, Bahkan scot juga mulai kebingungan.


"Kalian jahat pada ku, Dasar anj!ng." Maki ica melempari scot dan sarah.


"Aarrkhh sakit sekali."Teriak ica memegang kembali perut nya.


"Ica tenang lah." Pinta scot mendekati istri nya.


"Pergi kau gay!" Teriak ica melempar piring besar kearah scot.


Meski bisa menghindar, Tapi scot malah tidak menghindar dan mendekati istri nya yang kesakitan. Satu kali tarikan ica sudah berada dalam genggaman scot, Dengan cepat scot membawa ica kedalam kamar.


"Tolong beres kan ini sarah." Ucap scot.


"Baiklah."


"Lepas kan aku, Perut ku sakit scoott." Teriak ica dalam gendongan sarah.


"Maka nya jangan nakal." Jawab scot.


"Aakkh ku rasa bayi nya gugur." Ucap ica yang kesakitan.


"Jika sampai dia gugur, Maka akan ku lempar kau dari jendela itu." Ancam scot.


Di tengah rasa sakit nya, Ica jadi merinding ketakutan karena membayang kan tubuh nya yang di lempar dari lantai tiga puluh ini.


"Diam berbaring di sini." Perintah scot.


"Tidak mau, Aku jijik karena ini bekas sarah." Ketus ica mode merajuk anak ABG.


"Diam atau ku tembak kepala mu!" Ancam scot menodong kan pistol di kening ica.


Bodica teperangah karena ancaman scot yang tidak manusiawi, Bukan nya di bujuk dengan manis. Kening ica malah di todong dengan senjata, Tentu saja ica langsung kaku.

__ADS_1


__ADS_2