
Sudah satu minggu radha melahir kan, Mereka sudah pulang kembali kemansion dan radha sepenuh hati merawat putri nya.
''Malam ini ica bobok di kamar ya ?'' Tanya jhon pelan.
''Iya.''
Radha menjawab tanpa menoleh karena asik bercanda gemas dengan putri nya, Jhon merasa sedikit terabai kan.
''Maksud ku bobok di kamar nya sendiri bersama sus diana.'' Ucap jhon ikut duduk di ranjang.
''Tidak lah sayang, Ica bobok di box bersama kita.'' Jawab radha.
''Lalu apa guna nya kita buat kan dia kamar.'' Ujar jhon sedikit meninggi.
''Guna nya ya kalau ica udah besar dong papa.'' Ujar radha mengangkat ica masuk kedalam box.
Jhon menendang nendang udara karena kesal, Kamar ica sudah siap dengan peralatan nya dan tak lupa juga camera untuk memantau jika ica menangis.
''Kenapa tidak di kamar sebelah saja, Kan sus diana jadi tidak ada guna nya radha. Siang tak pernah dia mengurus ica, Malam juga dia tidak mengurus.'' Kesal jhon.
''Ya kan aku udah bilang sayang,Aku bisa mengurus ica sendiri.'' Jawab radha mendekati suami nya.
''Lalu apa guna nya aku membuat kamar untuk ica, Sekarang tidak pernah sekali pun dia kau tidur kan di sana.'' Ucap jhon.
__ADS_1
''Anak ku baru satu minggu jhon, Aku tidak bisa setega itu untuk membiar kan dia tidur sendiri.'' Ucap radha mulai kesal.
''Ya kan ada camera, Kita bisa melihat dan mendengar suara nya kalau ica nangis.'' Kekeh jhon.
''Aku tidak mau, Karena aku ingin tidur dekat putriku!" Ujar radha tidak bisa di ganggu gugat.
Braakk.
Pintu kamar di banting dengan jhon, Bukan hanya radha yang kaget. Ica pun ikut menangis sangking kaget nya, Radha segera menimang nimang putri nya.
"Uluh cayang mama, Ayo nen dulu nak." Ujar radha membuka kancing piyama.
Ica yang menangis jadi tenang karena sudah mendapat kan nutrisi nya, Radha yang kesal dengan jhon kini jadi lupa setelah melihat wajah cantik putri nya.
"Yang sehat ya nak, Semoga ica selalu sehat biar mama saja yang sakit ya." Ucap radha mencium pipi anak nya.
Sudah dua kali mereka bertengkar semenjak radha melahir kan, Yang pertama karena masalah dot dan sekarang masalah kamar.
"Kenapa kau jhon ?'' Batin radha serba salah.
Sesungguh nya radha tidak melupakan kehadiran jhon di sisi nya, Tapi radha memang sedikit mengacuh kan suami nya karena kehadiran ica.
Kehadiran anak yang selama ini selalu radha tunggu, Sehingga radha rela melakukan apa saja agar anak nya sehat.
__ADS_1
''Kenapa kau tidak mengerti perasaan ku jhon, Aku hanya tidak ingin jauh dari putri ku.'' Isak radha.
****
Di sebuah bar tampak pria berparas india sedang menenggak minuman nya, Jhon meluap kan rasa kesal akibat di acuh kan oleh radha kesebuah bar.
"Ingin turun tuan ?" Tawar wanita berpakian kurang bahan.
"Tidak!"
Penolakan jhon tidak membuat wanita itu menyerah, Ia malah duduk di samping jhon sambil membuka lebar paha nya.
"Bagai mana jika kita pesan kamar ?" Tawar nya lagi sambil mengusap dada jhon.
"Pergi lah!" Usir jhon.
"Ayo lah tuan, Kau akan ketagihan setelah merasakan goyangan ku." Goda nya genit.
"Aku tidak tertarik." Jawab jhon cuek.
Tangan wanita itu semakin menjalar kebawah perut jhon, Hingga membuat jhon kaget dan menyentak tangan wanita itu.
Tapi gerakan jhon sedikit terlambat karena seseorang sudah mendapat kan foto intim itu, Jhon yang marah langsung menendang wanita itu.
__ADS_1
"Apa kau tidak punya telinga ? Aku bilang tidak ya tidak!" Bentak jhon.
Wanita yang di tendang oleh jhon meringkuk di lantai karena kesakitan, Bahkan dari mulut nya ia memuntah kan darah segar.