Suamiku Gay

Suamiku Gay
Bhonchap


__ADS_3

Jhon memutus kan untuk tidak masuk kantor saja karena pikiran nya yang tidak fokus, Ia menghubungi adik adik nya untuk berkumpul di cafe xxx.


''Apa ada yang genting ?'' Jakson bertanya setelah duduk di samping gara.


Mark juga datang sambil menenteng map, Bisa di lihat kalau mereka sebenar nya sedang sibuk dalam pekerjaan masing masing.


''Aku sedang kesal sekaligus bingung.'' Keluh jhon.


''Kenapa memang nya ?'' Tanya gara sambil menghisap rokok.


''Semenjak kami punya anak, Radha tidak lagi perhatian padaku.'' Ucap jhon.


''Ya wajar lah jhon, Dia kan punya bayi yang harus di urus.'' Sahut mark.


''Tapi aku juga butuh perhatian mark!'' Kesal jhon.


Para adik jhon saling tatap karena masih bingung dengan permasalahan yang kakak nya alami, Fungsi nya mereka di panggil pun belum bisa di mengerti.


''Dia bahkan menyuruh sus diana untuk menemani ku sarapan.'' Lirih jhon.


''Apa ?!''


Baik mark, Jakson dan gara. Mereka langsung berteriak kaget dengan ucapan jhon, Jhon pun tampak bingung dengan situasi yanh di alami nya.


''Kenapa radha begitu ?'' Heran gara.


''Dia sangat mencintai ica, Jadi radha tidak rela jika sus diana yang mengurus putri kami.'' Jawab jhon.


''Jadi mau mu bagai mana ?'' Gantian jakson yang bertanya.


''Aku juga ingin perhatian jakson, Aku ingin yang menemani ku sarapan, Yang membuat kan kopi untuk ku itu radha bukan nya diana!'' Kesal jhon.

__ADS_1


''Coba lah bicara baik baik pada nya.'' Saran mark.


''Tapi aku bingung mark harus memulai nya dari mana ?'' Sahut jhon.


''Seperti nya masalah mu cukup rumit, Aku tidak pernah mengalami nasib seperti mu. Saat kecil nya bianca atau pun jessica.'' Ujar gara.


Mereka terdiam bingung melihat jhon yang semakin kesal, Mau menolong pun tidak tau harus dengan cara apa.


''Aku kemari mendengar kan curhatan mu jhon, Tapi aku kehilangan puluhan miliyar dari klien ku.'' Rutuk jakson.


''Hari ini gefari membebas kan aku dari urusan kantor nya dan aku punya waktu sehari untuk mengecek kantor ku, Tapi kau malah memanggil ku kesini.'' Sambung gara pula.


''Seharus nya aku tadi main kuda kudaan dengan viona, Tapi kau menyuruh ku kesini.'' Ucap mark.


''Kenapa kalian jadi mengajukan banding pada ku hah ?! Tidak bisa kah kalian mengerti perasaan ku.'' Teriak jhon.


''Lah kok ngamok ?!''


Ketiga pria itu mengucap berbarengan, Seketika jhon menenggak minuman nya untuk menghilang kan rasa dongkol yang bersarang.


Sore hari jhon pulang dengan wajah masam, Tidak ada radha yang menyambut dengan senyum manis di wajah nya.


"Tuan sudah pulang ?" Diana menyambut jhon.


Jhon tidak menjawab pertanyaan baby sister anak nya, Ia sedikit risih dengan tingkah diana yang menggoda nya dengan membuka dua kancing baju nya.


"Di mana istriku ?" Tanya jhon.


"Nyonya sedang di halaman belakang tuan." Jawab diana.


Karena diana masih saja berusaha mencari perhatian nya, Jhon bergegas mencari radha yang sedang bersantai di gazebo bersama ica.

__ADS_1


"Sayang sudah pulang."


Radha menyambut jhon sambil mengambil tas di tangan suami nya, Hati jhon sedikit senang karena radha masih peduli pada kepulangan nya.


"Sedang apa anak papa ini." Jhon menoel pipi ica.


"Ica lumayan rewel hari ini sayang." Beritahu radha.


"Capek banget ya kamu ?" Tanya jhon menyelip kan rambut radha.


"Lumayan sayang, Tapi aku senang saja agar anak ku bahagia." Ujar radha tersenyum.


"Ya sudah ayo bawa kekamar, Sekalian kamu istirahat." Ajak jhon.


Radha mengangguk sambil menggendong ica, Mereka menaiki tangga sambil tangan jhon memegang pinggang istrinya.


Diana menatap tidak suka dengan keharmonisan majikan nya, Rasa cemburu bersarang di hati gadis muda ini.


Jhon yang usai mandi langsung menuju ranjang, Pukul sudah menunjukan tujuh malam. Perut nya sudah meronta ronta minta diisi, Ia menggoyang bahu istrinya agar bangun.


" Sayang, Ayo temani aku makan." Pinta jhon.


Radha yang memang kelelahan hanya diam karena sudah tertidur pulas, Tapi jhon masih berusaha membangun kan istri nya.


"Radha ayo bangun." Ajak jhon.


"Aku ngantuk sayang, Kamu makan sendiri saja lah." Tolak radha dengan mata terpejam.


"Sebentar saja sayang." Rayu jhon.


"Aku capek jhon, Kasihan juga ica sudah tidur." Tolak radha lagi sambil memunggungi suami nya.

__ADS_1


Jhon menahan kecewa di hati nya, Begitu tidak berharga kah dia di mata radha saat ini. Sehingga hanya sekedar makan saja radha tidak mau menemani, Ingin sekali rasa nya jhon berteriak kepada istri nya.


Namun ia memilih turun untuk mengisi perut saja, Lagi pula maid sudah menghidang kan berbagai macam masakan untuk tuan nya.


__ADS_2