Suamiku Gay

Suamiku Gay
Prasangka


__ADS_3

''Kau mau menembak ku paman ?'' Tanya ica tak percaya.


''Kenapa tidak.'' Jawab scot tegas.


''Apa kau gila hah ? Aku ini mengandung anak mu dan sekarang perut ku sedang keram. Bisa bisa nya kau malah mengancam mu.'' Teriak ica.


Cup.


Scot langsung menyambar bibir macam betina yang sedang mengaum, Tentu saja ica terdiam karena bungkaman bibir suami nya.


''Istirahat dengan baik.'' Ucap scot lembut.


Ica melirik scot yang akan menuju pintu kamar, Sudah pasti jika ia akan di tinggal sendirian.


''Aku ingin di elus elus.'' Pinta ica.


''Sama siapa ?'' Tanya scot berbalik.


''Sama kamu lah, Masa sama orang gila.'' Jawab ica membuang muka.


''Nanti ya, Aku mau memanggil dokter dulu.'' Ucap scot.


''Tidak mau, Aku mau nya di elus saja.'' Tolak ica.


Scot dengan sabar mendekati istri nya, Ia berdiri di dekat ranjang dan mengelus rambut panjang bodica.


''Bukan rambut nya paman.'' Protes ica kesal.


''Lalu apa nya ca ?'' Bingung scot.


''Perut ica dong, Kan dedek nya yang mau di elus. Memang nya ica hamil di kepala ?!'' Kesal ica dengan suara berubah manja.

__ADS_1


Scot sedikit kaget dengan perubahan ica yang tiba tiba, Sudah lama gadis ini tidak bersikap manja pada nya.


''Ya sudah.'' Ucap scot naik keranjang.


Ica menaik kan kaos nya keatas, Hingga perut nya yang sedikit membuncit terlihat. Scot menahan nafas saat melihat perut mulus istri nya, Apa lagi kaos ica naik nya ketinggian. Tentu saja semangka yang tergantung sedikit terlihat karena ica tidak memakai bra.


''Cepat dong paman.'' Rengek ica.


Scot mengelus dengan perlahan dan membuat ica nyaman, Dengan bersandar pada bedboard. Ica berulang kali melirik scot yang gelisah, Tentu saja ica berpikir jika scot gelisah karena kasihan pada sarah di luar.


''Apa masakan dia sungguh enak ?'' Tanya ica.


Pertanyaan ica tidak terdengar di telinga scot, Karena saat ini scot sedang berusaha menahan sesuatu dalam diri nya.


''Paman.''


Ica menyodok perut scot dengan dengkul nya karena suami nya malah bengong, Sedikit kaget scot mendongak melihat bodica.


''Apa ?''


''Jebol gendang telinga ku.'' Rutuk scot.


''Gendang telinga jebol tidak akan hamil.'' Ketus ica.


''Kalau yang bawah jebol maka jadi kuping.'' Sahut scot.


''Hey mulut mu itu.'' Teriak ica membungkam scot dengan bantal.


Scot segera merangkul ica yang berada di atas nya, Tatapan mereka bertemu untuk sesaat lama nya.


''Aku tidak ingin kau memasak karena aku tidak ingin jika anak ku sampai terluka.'' Ucap scot.

__ADS_1


''Aku ini bukan anak mu.'' Ketus ica berusaha beranjak.


''Kau memang bukan anak ku, Tapi kau lawan untuk membuat anak ku.'' Jawab scot frontal.


''Dasar paman mesum.'' Maki ica memukul dada scot dan beranjak duduk.


Kini mereka duduk berhadapan di atas ranjang, Entah angin apa yang datang sehingga membuat mereka menjadi baikan.


''Aku memasak karena ingin jadi istri yang baik.'' Ucap ica menunduk.


''Cukup kau lahir kan anak ku saja.'' Jawab scot.


''Lalu setelah anak ini lahir ?'' Tanya ica.


''Aku akan jadi ayah.'' Jawab scot berdiri mengambil gelas berisi air putih.


Bukan itu jawaban yang ica ingin kan sebenar nya, Tapi untuk mendesak pun nyali ica hilang entah kemana.


''Tidur lah.'' Perintah scot.


''Baru juga pukul tujuh, Masa sudah mau tidur.'' Rutuk ica.


''Lalu mau apa ?'' Tanya scot.


''Bagai mana jika kita.''


Ica tidak melanjut kan ucapan nya, Tapi jari ica memberi tanda penyatuan di hadapan scot. Tentu saja scot langsung mendekati istri nya, Dan berbisik lembut.


''Jika kau ingin membebas kan kekasih mu maka lakukan saja, Tidak perlu mendekati ku seperti ini.'' Bisik scot di telinga bodica.


''Apa maksud mu ?'' Tanya ica tak percaya.

__ADS_1


''Aku tidak melarang mu ca, Demi kevin kau sampai mendekati ku bahkan merela kan tubuh mu.'' Sinis scot meninggal kan ica di kamar.


Air mata meluncur di pipi mulus nya, Apa mungkin ini terlalu mendadak bagi scot. Dan scot malah menganggap ica hanya merayu nya agar mau membebas kan kevin, Tapi sedikit pun tidak ada niat di hati ica untuk menolong kevin lagi.


__ADS_2