
Radha yang mata nya sudah terlanjur terbuka, Langsung bangun karena ia juga merasa bersalah pada jhon.
''Semoga dia tidak marah.'' Gumam radha.
Sambil membawa alat pemantau untuk baby ica, Radha menuruni tangga untuk menemani jhon makan malam.
Tapi saat hampir sampai di dapur, Rasa heran dan penasaran mendengar tawa jhon bersama seorang wanita.
Diana tampak mengambil kan makanan untuk jhon, Di selingi canda tawa mereka berdua. Jhon juga tampak tidak canggung bercanda dengan baby sister anak nya, Rasa cemburu bersarang di hati radha.
''Sayang.''
Jhon menoleh mendengar suara istrinya, Hanya senyum sekilas lalu kembali berbincang dengan diana.
''Pergi lah, Biar aku yang mengurus suami ku.'' Ucap radha menekan kata suami saat berkata.
''Tidak usah radha, Biar diana saja.'' Tolak jhon.
Bagai kan di sambar petir radha mendengar penolakan jhon, Kini suami nya lebih memilih di layani oleh diana dari pada istri nya sendiri.
''Tuan mau apa lagi ?'' Tanya diana dengan logat manja.
''Cukup ini saja, Buat kan aku kopi.'' Pinta jhon.
''Biar aku yang membuat.'' Sahut radha.
''Tapi tuan lebih suka kopi buatan ku nyonya.'' Ujar diana seolah mengejek radha.
''Dia suami ku! Sudah pasti dia lebih suka kopi buatan ku.'' Sentak radha.
''Buat kan aku kopi diana.'' Suruh jhon tanpa menoleh.
Diana menyeringai senang karena jhon lebih memilih diri nya, Sedang kan radha menahan air mata yang siap meluncur.
''Tidur lah, Aku bisa makan bersama diana.'' Ucap jhon.
''Kau lebih memilih dia di banding aku jhon ?'' Tanya radha gemetar.
''Bukan kah kau yang menyuruh ku makan bersama nya ? Kenapa kau sekarang malah seolah menjadi korban perselingkuhan.'' Jawab jhon menatap tajam istri nya.
Radha kini tau kalau kelakuan nya membuat jhon merasa di abai kan, Karena merasa bersalah ia mendekati dan memegang lengan jhon.
''Maaf kan aku sayang, Aku tidak bermaksud mengabai kan mu.'' Isak radha pelan.
''Kau tidak bersalah, Lagi pula aku jadi senang karena diana selalu ada bersama ku.'' Jawab jhon membuat radha semakin cemburu.
''Kau lebih memilih dia jhon ?!'' Teriak radha.
__ADS_1
''Tentu saja, Dia masih gadis masih cantik. Lelaki mana yang tidak tertarik, Sedang kan kau tidak pernah peduli padaku.'' Ucap jhon masih melahap makanan nya.
''Anda harus sadar diri nyonya, Lihat lah tubuh anda sudah gemuk seperti itu.'' Ejek diana.
Jhon menggenggam garpu di tangan nya dengan erat, Tampak pria ini sedang menahan emosi yang bersarang di dada nya.
Plaakk.
Tamparan radha mendarat di pipi diana dengan keras, Tampak gadis ini meringis kesakitan karena pipi nya ada cap telapak tangan radha.
''Siapa kau memang nya ?!'' Sinis radha.
''Huhuhu anda kasar sekali nyonya, Lihat dia tuan.'' Adu diana memegang lengan jhon.
''Jangan sentuh suamiku!'' Bentak radha menghempas kan tangan diana.
''Masuk lah kamar mu dulu ya.'' Ujar jhon lembut sambil memegang pundak diana.
''Apa yang kau lakukan jhon!!'' Teriak radha.
Diana menatap dengan ejekan pada radha, Gadis ini masuk kedalam kamar. Sedang kan jhon langsung menarik lengan radha kedalam ruang kerja nya, Radha meronta ronta ingin di lepas kan agar bisa menghajar diana.
''Kau membela nya jhon, Kata kan kau punya hubungan apa dengan wanita itu!'' Teriak radha.
Jhon hanya diam memandang istri nya yang seperti kesetanan, Bahkan kancing kemeja jhon sampai lepas karena di tarik tarik radha.
''Kau menghianati aku jhon! Kenapa kau tega padaku.'' Tangis radha di dada jhon.
''Sudah ?'' Tanya jhon kemudian.
Radha hanya diam sambil duduk dengan rambut yang awut awutan, Jhon berjalan mendekati nya dengan perlahan.
''Bagai mana rasa nya ?'' Tanya jhon.
''Apa nya yang bagai mana ?!'' Sentak radha.
''Tidak enak kan rasa nya di abai kan oleh orang yang kita cintai, Aku juga baru mengalami nya.'' Ujar jhon.
''Aku memang salah karena sudah mengabai kan mu, Tapi kenapa kau langsung selingkuh dengan nya!'' Kesal radha menendang kaleng soda.
''Kata siapa aku selingkuh dengan gadis binal itu ?'' Tanya jhon meraih tubuh istri nya.
''Aku melihat nya sendiri jhon, Bahkan kau lebih memilih dia di banding kan aku!'' Teriak radha mencubiti perut jhon.
''Kau lebih suka di layani dia bahkan kau sangat menyukai kopi buatan nya, Lebih parah nya lagi kau tadi memegang pundak dia!'' Bentak radha.
''Lalu kenapa ?'' Tantang jhon.
__ADS_1
''Kau jahat padaku jhon!'' Tangis radha kembali pecah.
''Aku memang jahat radha, Jika kau terus mengabai kan aku. Maka dia akan ku ambil menjadi istri muda ku, Lalu kau bisa mengurus anak anak.'' Seringai jhon.
''Aakkhh!!''
Radha semakin histeris mendengar ucapan jhon, Sapu yang ada di situ menjadi senjata nya untuk memukuli jhon.
''Aakkhh aduh sakit radha, Hentikan ini sakit radha.'' Jerit jhon.
''Rasakan ini.''
Jhon berhasil menangkap sapu di tangan radha, Di peluk nya dengan erat agar istri nya ini tidak kembali berulah.
''Aku hanya mencintai mu, Meski pun kau selalu mengabai kan aku. Tapi cinta ku tidak luntur, Apa lagi hanya modelan seperti dia.'' Bisik jhon pelan.
''Bohong!''
''Aku tidak berbohong.'' Jhon membalik tubuh radha menghadap nya.
''Lalu kenapa kau begitu lembut pada nya ?'' Kesal radha.
''Agar kau tau kalau aku ini berharga.'' Jawab jhon.
Radha menghelai nafas nya, Ia memegang rahang jhon dengan lembut. Satu kecupan mendarat di bibir jhon, Radha memandang suami nya yang pernah ia abai kan.
''Kau selalu berharga di hidup ku jhon, Maaf kan aku ya sayang.'' Ucap radha merasa bersalah.
''Aku juga butuh perhatian dari mu.'' Ujar jhon menubruk istri nya hingga jatuh kesofa.
''Aku akan berusaha membagi waktu ku untuk mu dan anak kita.'' Jawab radha sambil tersenyum.
Tapi senyum radha perlahan lahan surut karena tangan jhon sudah merayap kemana mana, Bahkan asi nya sampai keluar karena jhon mendusal dusal di sana.
''Kita belum boleh melakukan nya sayang.'' Ujar radha mengingat kan.
''Kau kan masih punya lobang lain.'' Jawab jhon.
''Maksud mu mulut ?'' Tanya radha memastikan.
Tanpa menjawab jhon langsung mengeluar kan phyton nya yang berdiri tegak, Sedang kan radha masih tampak ragu untuk menuruti jhon.
''Kalau kau tidak mau ya sudah, Aku sama dia saja.'' Ujar jhon melangkah mundur.
''Sama siapa ?!''
Radha langsung menarik tangan jhon agar kembali menghadap nya, Jhon tersenyum senang karena menemukan senjata untuk mengancam radha.
__ADS_1
**Hallo bestie, Kalian bosan gak sih sama bhoncahp nya. Kalau bosan othor gak buat lagi ni.
Jangan lupa tekan like,coment dan hadiah serta vote nya🙏**