Sweet Blood

Sweet Blood
Bab 28 - Tamu Yang Datang


__ADS_3

2 Minggu berlalu setelah pertama kali Edward dan Bella menyatu.


Awalnya Edward kembali enggan menyentuh Bella, karena tidak ingin menyakiti sang istri.


Tapi Bella yang begitu mendamba sentuhan sang suami terus meminta Edward untuk menyentuhnya.


Di awal-awal Bella memang selalu kewalahan ketika menghadapi nasfhu suaminya tersebut, tapi semakin lama dia akhirnya bisa mengimbangi.


Edward pun mulai bisa mengendalikan dirinya sendiri.


hingga akhirnya aktivitas menyatu itu menjadi candu bagi keduanya.


"Ahk! pelan-pelan Ed," ucap Bella saat dia di dorong hingga menyentuh dinding di kamar mereka.


Seharian ini Bella dan Edward sibuk membawa mama Maiden untuk pindah ke rumah utama keluarga Lim.


Dan mereka baru punya waktu bersama di saat malam hari ini.


Dengan sekali hentakan, Edward berhasil membobol sang istri dari belakang, Bella Langsung menjerit nikmat dan membungkuk.


"Oughhh ahhkkk," terus seperti itu seirama dengan hentakan yang diberikan oleh sang suami.


Menjelang makan malam, akhirnya Edward dan Bella keluar dari dalam kamar mereka.


Sama-sama tersenyum dengan lebar.

__ADS_1


Seluruh keluarga Lim, belum ada yang tahu bahwa Bella telah mengetahui jati diri mereka semua.


Mommy Lilyana tidak tahu jika anaknya telah berhasil menyatu dengan gadis cantik itu.


Pikir mom Lilyana semuanya masih dalam kendali dia. Tidak akan ada hal buruk yang menimpa keluarga mereka.


Semua keluarga kini telah berkumpul di meja makan, mama Maiden awalnya cukup heran ketika melihat beberapa orang di keluarga ini nampak begitu pucat, hanya Lilyana dan Serine yang nampak cantik karena menggunakan make up.


Tapi semua prianya terlihat begitu pucat.


Tapi mama Maiden tidak berpikir terlalu jauh, di dalam benaknya hanya terpikir bagaimana caranya membalas kebaikan keluarga ini.


Mama Maiden sadar, semua biaya pengobatannya pasti ditanggung oleh suami sang anak, Edward.


memberi kehangatan sebuah keluarga.


Edward hanya tersenyum ketika berhasil mendengar pikiran Mama Maiden tersebut.


"Makan yang banyak Maiden, ini sangat enak," ucap mom Lilyana.


"Ini terlalu banyak Lil, bagaimana caranya aku menghabiskannya," jawab mama Maiden.


Kedua wanita paruh baya itu tertawa kecil, kedekatan yang sudah terjalin.


Awalnya Bella sendiri seperti tidak percaya jika keluarga terhormat ini memiliki kepribadian yang begitu baik. bahkan bersedia menerima dia dan ibunya yang bukan siapa-siapa.

__ADS_1


Tapi cukup lama tinggal di sini membuatnya sadar bahwa ini semua nyata, keluarga Lim sangat sangat baik. sampai rasanya Bella pun bersedia jika harus mengabdi selama-lamanya.


"Maaf Nyonya, Tuan, ada tamu yang datang," ucap seorang pelayan, masih rasanya sangat tidak enak hati mengganggu acara makan malam ini, tapi tetap saja dia harus menghadap.


"Tamu? siapa?" tanya kak Serine.


"Nona Liona," jawab pelayan tersebut.


dan mendengar nama itu sontak Bella dan Edward saling pandang, Bella langsung merasa cemburu masih suaminya masih duduk di samping dia.


Seluruh keluarga tahu bahwa wanita itu adalah mantan kekasih Edward.


Dan hal ini membuat suasana jadi sedikit canggung.


"Hem, biarkan dia masuk, bawa ke sini untuk makan bersama kami," ucap mom Lilyana.


"Baik Nyonya," pelayan itu pun pergi untuk memanggil Liona.


Setelahnya mom Lilyana pun menatap ke arah sang menantu.


"Tidak apa-apa kan sayang? meski Liona duduk di meja makan ini bukan berarti ada apa-apa, hanya bentuk menghormati," jelas mom Lilyana.


Sebuah penjelasan yang membuat Bella tak berkutik, justru terenyuh.


"Iya Mom, tidak apa-apa," balas Bella.

__ADS_1


__ADS_2