Sweet Blood

Sweet Blood
Bab 34 - Melenyapkan Nyawa Liona


__ADS_3

Bella langsung diamankan oleh mommy Lilyana dan Daddy Gilbert, Sementara Andrew ditangani oleh kak Serine dan kak Lucas.


Menjelang tengah malam saat itu suasana sangat kacau.


Edward mencengkeram kuat tangan Liona hingga Gadis itu merintih kesakitan.


"Sa-sakit Ed," ucap Liona merintih, tubuhnya sudah menekuk merasakan sakit yang luar biasa.


Tapi Edward sedikitpun tidak terpengaruh dengan kesakitan yang dialami oleh Liona.


Tidak perlu dijelaskan dengan kata-kata, ataupun serinci mungkin, karena Edward sudah tahu, bahwa Liona lah yang membuat istrinya jatuh.


Edward benar-benar marah.


Tidak hanya itu, Liona bahkan berencana untuk membongkar jati diri keluarga Lim. Juga berniat jahat untuk membakar mereka semua.


Edward tidak akan tinggal diam dengan semua pemikiran licik wanita ini.

__ADS_1


"Aku akan membunuhmu," ucap Edward, dia bicara dengan suaranya yang sangat dingin kedua taringnya keluar begitu tajam. Sorot matanya terlihat merah penuh dengan amarah.


Liona seketika gemetar tubuhnya. Apa yang dihadapannya sekarang bukanlah Edward yang selama ini dia kenal, bukan lagi pria tampan yang selalu membuatnya terpesona. tapi pria yang sangat mengerikan hingga membuatnya begitu ketakutan.


"Ja jangan Ed, aku mohon maafkan aku, aku tidak sengaja membuat Bella jatuh, aku sangat mencintai kamu Ed, aku mohon maafkan aku," mohon Liona, dia menangis. tangannya seperti patah dalam cengkraman Edward.


Dan satu-satunya yang terpikir di dalam benaknya adalah meminta maaf kepada pria ini dan mengatakan tentang cinta.


Tapi apa yang keluar dari mulut Liona sangat berbeda dengan apa yang ada di dalam kepalanya.


Cih! itulah kenapa keluarganya bisa menguasai bisnis di negara ini dalam waktu sekejap, ternyata mereka menggunakan kekuatan jahat.


Menjijiikkan, mereka semua adalah pemakan darah. harusnya mereka sudah punah sejak lama.


Dan Bella wanita itu memang layak mati, karena berani-beraninya mengusik hidupku.


Liona terus berpikir tentang hal-hal yang kejam, tanpa berpikir sedikitpun bahwa Edward bisa membaca pikirannya tersebut.

__ADS_1


"Aku tidak pernah mengusik hidupmu Liona, sedikitpun aku tidak pernah berniat jahat kepadamu. Tapi ternyata pikiranmu begitu licik," balas Edward, secepat kilat kini tangannya bukan lagi mencengkeram tangan Liona, tapi sudah berpindah mencekik leher wanita ini.


"Manusia seperti dirimulah yang harus dilenyapkan dari dunia ini." tambah Edward.


Dan ucapan Edward itu seketika membuat Liona mendelik dalam ketakutan yang semakin menguasai jiwa, karena pria ini soalah bisa membaca pikirannya.


"Akkk!" Liona sudah tidak bisa bicara apa-apa lagi, lehernya dicekik dengan begitu kuat oleh Edward.


Dan Edward sedikitpun Tltidak ada selera untuk mengambil darah wanita ini, dia terus mencekik sampai Liona kehabisan udara, membunuh secara perlahan.


"Akk le-lepaskan aku Ed," kata Liona, namun hanya terdengar seperti hembusan nafas karena tak ada lagi suara yang berhasil keluar dari mulutnya.


"Ed!!" pekik Mom Lilyana, suaranya yang menggelegar hingga akhirnya menyadarkan Edward tentang keadaan sang istri.


Dan saat itu juga, tanpa belas kasihan sedikitpun akhirnya Edward benar-benar melenyapkan nyawa Liona. dicekiknya dengan sangat kuat lalu dilempar ke sembarang arah sampai membentur dinding dan jatuh ke lantai.


Brugh!!

__ADS_1


__ADS_2