
Sesaat Bella benar-benar terpengaruh dengan ucapan Liona tersebut, selalu memposisikan dirinya sendiri bahwa dia adalah wanita yang jahat.
Tapi kemudian ketika ingat bahwa dia juga sangat mencintai Edward, Bella jadi punya keberanian juga untuk mempertahankan.
"Maafkan aku Liona, tapi aku tidak bisa meninggalkan Edward. hubungan ku dengan dia jauh lebih dalam dibandingkan hubunganmu dengan Edward, jadi aku mohon, biarkan kami hidup bahagia," mohon Bella, inilah satu-satunya cara yang terpikir di dalam benaknya untuk menghadapi Liona.
Memohon maaf dan coba untuk menjalin hubungan yang baik.
Namun mendengar kata maaf yang terucap dari mulut Bella justru membuat Liona jadi semakin benci. Liona tertawa dengan nada yang terdengar jelas penuh dengan hinaan.
"Aku tidak perlu bicara denganmu, katakan saja di mana Edward sekarang?" balas Liona, yang ingin dia temui dan ajak bicara adalah Edward, bukan Bella.
jadi baginya hanya membuang-buang waktu saja berbicara dengan wanita ini.
Tapi sungguh, Bella tidak akan membiarkan Liona bertemu dengan sang suami. Apalagi saat ini Edward sedang tertidur dengan tubuhnya yang polos di atap sana.
Bella menggeleng pelan sebagai tanda bahwa dia tidak akan membiarkan Liona bertemu dengan sang suami.
__ADS_1
"Dimana? apa Edward ada di atap? aku akan menemuinya."
"Tidak, kamu tidak boleh menemui dia!" cegah Bella, dia bicara dengan suaranya yang terdengar cemas. Bella bahkan Tidak segan menahan tubuh Liona yang hendak melewati dia.
"Lepas, jangan berani-beraninya menyentuhku dengan tanganmu yang kotor!"
"Kamu tidak boleh menemui Edward! sekarang dia adalah suamiku! Sadarlah Lio!"
"Dasar Gila! Harusnya kamu yang menyingkir boddoh!! bentak Liona pula.
di antara kedua tenaga wanita itu, Bella adalah yang paling unggul, jadi masih sedikit kesusahan akhirnya Bella berhasil membawa Leona pergi menjauh dari kamarnya dengan sang suami.
"Jangan begini Lio, lebih baik kamu pergi dari sini," ucap Bella lagi.
"kurang ajar! lepaskan aku!!" pekik Liona, beberapa pelayan akhirnya mendengar perkelahian dua wanita tersebut.
Awalnya semua orang bingung dari mana suara teriakan seorang wanita itu berasal, tapi kemudian semua orang cepat menyadari bahwa suara teriakan itu berasal dari lantai 3.
__ADS_1
"Lepaskan aku bodoh! kamu adalah wanita paling jahat yang pernah aku temui!!" maki Liona. sekuat tenaga dia coba untuk terlepas dari cengkraman Bella, Tapi tetap saja tidak pernah berhasil mengalahkan tenaga wanita tersebut.
Bella sudah terbiasa hidup dengan keras, berbeda dengan Liona yang seorang Nona muda, maka tenaga Bella pun jadi lebih besar daripada dia.
"Lepas!!"
"Aku tidak akan melepaskan!! aku akan membawamu keluar dari rumah ini!!" tekad Bella, biar saja semua orang melihat perkelahian mereka, bahkan Bella sangat berharap mommy Lilyana bisa melihatnya juga.
lantas setelah itu mommy Lilyana tidak akan lagi membiarkan gadis ini menginap di rumah mereka.
"Lepas!!" pekik Liona.
Para pelayan pun semakin mempercepat lari mereka untuk segera tiba di lantai 3, dan Liona yang tidak ingin ditarik paksa keluar dari rumah ini pun segera menjegal kaki Bella hingga akhirnya wanita itu terjatuh.
Brugh!! Bella tepat jatuh di turunan tangga, jadi saat itu juga tubuhnya langsung menggelinding dengan cepat.
Akh!! pekik para pelayan yang melihat adegan tersebut.
__ADS_1