
Edward tidak menjawab pertanyaan yang diajukan oleh sang istri, dia justru menatap Bella dengan lekat.
Bella yang jadi nampak begitu cantik setelah peristiwa mengerikan itu.
"Jawab Ed! bagaimana anakku!!" Bella nyaris menangis, namun kemudian dia merasakan sesuatu yang berbeda dari tubuhnya. Perlahan Bella menunduk dan melihat perutnya sendiri yang sudah membuncit.
Deg! jantung Bella tersentak, dan makin terbuka lebar kedua matanya ketika dia merasakan ada sebuah pergerakan di dalam perut itu.
Deg!
Semua orang menatap bingung ke arah Bella, hanya Andrew yang tersenyum.
"Bayi itu sangat menyayangi kak Bella, dan hanya sedikit menyayangi kak Edward," ucap Andrew, bicara dengan bibir yang tersenyum miring.
Hanya dia yang bisa berkomunikasi dengan bayi tersebut.
"Jadi bayiku masih hidup?" tanya Bella menuntut penjelasan.
__ADS_1
"Tentu saja, kak Bella bisa merasakannya sendiri bukan?" balas Andrew.
Bella akhirnya bisa tersenyum, namun air bening di kedua matanya tetap mengalir juga. Tapi itu bukanlah air mata kesedihan, namun air mata penuh kebahagiaan.
Orang tua mana yang tega membunuh anaknya sendiri. Bella tidak akan pernah sanggup untuk melakukan itu. jadi ketika dia tahu anaknya selamat, Bella benar-benar merasa bahagia.
Kekacauan itu akhirnya menemukan ujungnya.
beberapa saat lalu Leo telah mengurus jasa d Liona.
Dan setelah Bella sadar, Edward dijauhkan lebih dulu dari istrinya tersebut. Sementara mom Lilyana, Daddy Gilbert, kak Serine, kak Lucas dan Andrew coba menjelaskan situasi ini kepada Bella.
Bella sangat tercengang.
sampai akhirnya Daddy Gilbert menjelaskan dengan lebih rinci.
"Bayi yang kamu kandung adalah bayi darrah campuran Bella. Bayi itu ada disaat kamu masih manusia dan Edward vampir. Kita tidak bisa tau Apa yang akan terjadi di masa depan pada bayi itu, apakah kekuatannya bisa dikendalikan atau justru jadi mesin membunuh untuk para manusia yang lain. Kami tidak pernah menangani vampir darrah campuran. Dan lagi saat Kak Serine meramal masa depan mu, dia tidak melihat ada bayi itu. Karena itulah kami memutuskan untuk menyelamatkanmu lebih dulu sebelum memikirkan tentang bayimu," terang Daddy Gilbert.
__ADS_1
"Ini juga tidak mudah bagi Edward, mommy sangat berharap kamu bisa memahami situasi ini dan memaafkan suami mu," terang mom Lilyana juga. Sungguh, dia tidak ingin ada selisih paham di antara Bella dan Edward.
"Dan satu lagi, bayi yang kamu kandung sangat berbeda dengan bayi pada umumnya. Perkembangannya begitu cepat. kita bahkan tidak bisa menduga kapan bayi itu akan lahir," tambah mom Lilyana.
Bella lantas menyentuh perutnya sendiri yang sudah membuncit. Bella ingat betul beberapa jam lalu ketika dia menghabiskan waktu bersama Edward di rooftop, perutnya masih lah datar.
Namun hanya selang beberapa jam, kini perutnya nampak sudah membuncit.
Terus, Bella mengelus perutnya dengan lembut. Meski ada sedikit rasa takut yang menyelimuti hatinya, tapi Bella coba tegar. bagaimana penjamin yang ada di dalam rahimnya adalah sang anak.
Bella sangat yakin, jika dia akan jadi anak yang baik. tidak membahayakan seperti apa yang semua orang duga.
Malam itu belum berakhir, karena disaat semua orang sedang berkumpul di ruang tengah seperti itu dengan kondisi Bella yang sudah jelas berbadan dua.
Tiba-tiba mama Maiden mendatangi mereka semua.
Tercengang ketika melihat perut sang anak yang tiba-tiba membuncit seperti itu.
__ADS_1
"Bella ..." panggil Mama Maiden.